Living In Another World Is Hard!

Living In Another World Is Hard!
Chapter 31 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 3



"Sepertinya kau mewaspadai kekuatan Asuramaru."


"Aku tidak mau mengakuinya tapi dia lawan yang merepotkan, untuk bisa membuka gerbang kami 13 iblis atas harus membunuh Asuramaru. Hanya dia satu-satunya yang tidak mau melakukannya, baginya dunia iblis tidak perlu terlibat dengan manusia."


Yujin berfikir Asuramaru yang ditemuinya tidak seburuk yang dia duga, atau lebih tepatnya dia mencoba untuk membuat semuanya dalam jalur seharusnya.


Kini ia tahu alasan kenapa Asuramaru membenci sesama iblis dan meminta Yujin untuk membunuhnya.


"Kurasa apa yang dia ingin sudah tepat."


"Haha omong kosong, iblis seharusnya bersikap layaknya iblis membunuh semua manusia dan membuat mereka menderita."


"Aku tidak bisa membiarkan itu."


Yujin mengayunkan pedangnya mengirim bilah hitam ke arah Elmon, Elmon menggunakan dua kakinya untuk melompat ke udara di empat tangannya dia menciptakan bola-bola hitam yang dia lemparkan ke arah Yujin dengan sangat cepat.


Tiga dari keempat berhasil dihindari dengan lompatan ke belakang dan satu lagi ditebas oleh pedang Yujin untuk dikirim kembali ke pemiliknya. Elmon jatuh ke bawah lalu menciptakan bola-bola hitam di tangannya kembali.


Enam mata darinya bergerak dengan baik, seharusnya satu matanya telah tertebas namun jelas bahwa itu kembali pulih sedia kala.


"Matilah manusia menyedihkan."


Bola itu disatukan di satu tempat dan di luar dugaan itu menembakan semacam sinar laser, Yujin mengarahkan tangannya untuk menciptakan beberapa tembok yang dibuat dari debu-debu hitam di sekelilingnya. Itu dihancurkan satu persatu sampai wajahnya hingga dia menahannya dengan pedang.


Elmon yang tidak tinggal diam menerjang maju selagi mengirimkan pukulan memaksa Yujin ke mode bertahan. Dia melewati beberapa pukulan dan tendangan dengan cepat.


"Mata itu selalu membuatku membencinya, mata yang merendahkan siapapun termasuk iblis, kau jelas mirip sekali dengannya."


Yujin menyilangkan tangannya di depan saat sebuah tendangan menghantam dirinya yang mampu menerbangkannya menembus satu bangunan, tepat saat sebuah pukulan berikutnya akan melayang, Yujin berguling ke samping dan sekitar beberapa bangunan di belakangnya hancur dengan satu pukulan.


"Asuramaru adalah pemimpin di Tartarus, dialah Hirarki yang harus dilenyapkan dari sana."


"Tepat sekali, saat kami berhasil melawan Asuramaru kami memotong-motong tubuhnya, itu benar-benar sesuatu yang menyenangkan."


"Kalian memang iblis jadi aku tidak merasa terkejut lagi."


Elmon tersenyum masam sebelum menghentakkan kakinya dengan cepat, pandangannya bisa melihat kemana saja pergerakan yang dilakukan Yujin seolah tidak membiarkan dia menggunakan kemampuan matanya.


Yujin sendiri memiliki kemampuan untuk menciptakan ilusi yang dibuat dari matanya menjadi kenyataan, ketika seseorang terjebak olehnya dia hanya akan merasakan kematian yang mengerikan.


"Kenapa bocah kau tidak bisa melakukan trik bodohmu lagi, Kekuatan Asuramaru tidak begitu saja bisa kau kuasai, dia akan menyesal memberikannya padamu."


"Aku tidak peduli dengan perasaannya, yang jelas aku hanya mencoba memenuhi kontrak yang aku lakukan padanya dan menghancurkan gerbangnya."


"Kau?"


Sebuah tendangan menghantam kepala Elmon membuatnya meluncur dengan dentuman keras. Yujin menyilangkan pedangnya sebelum mengubah posisinya menjadi serangan.


Elmon memberikan tendangan sayangnya Yujin telah mengambil celah darinya dari bawah.


"Kau?"


Menarik pedangnya, seluruh lengan Elmon terpotong-potong termasuk setiap jarinya.


"Aku tidak bisa melihatnya."


Sebuah ujung pedang menembus tenggorokan Elmon sebelum dia berkutik, keenam matanya menatap mata Yujin yang gelap dan dingin.


"Akan kuberikan apa itu sebuah ketakutan."