
Malam harinya. Galy dan Rey kembali lagi ke rumah sakit untuk melihat keadaan Dillon. Sedangkan Thea dan Phoenix berada di mansion bersama Velvet.
Damon juga kembali ke rumah sakit. Karena jika malam hari, Willow akan pulang ke rumahnya jadi Damon yang bergantian menjaganya.
Damon selalu menelepon Velvet. Sebenarnya Velvet ingin pergi ke rumah Vena. Tetapi dia tak enak untuk pergi karena Dillon masih berada di rumah sakit meskipun keadaannya semakin membaik.
Dillon akan menjalani operasi kedua di kakinya 2 hari lagi. Dokter memajukan jadwalnya karena kesehatan Dillon sudah lumayan stabil.
Velvet mulai merasakan pusing dikepalanya. Rencananya dia akan memberitahukan tentang kabar kehamilannya pada Damon dan keluarga besarnya.
Karena besok, Velvet sudah harus pergi ke dokter kandungan untuk memeriksakan kehamilannya. Dia selalu mencari info tentang kehamilan. Dan Velvet mempelajari gejala apa saja yang akan dialaminya di trisemester pertama kehamilannya.
Jam 8 malam, Velvet keluar dari mansion karena ingin membeli beberapa buku untuk menemaninya di mansion selama Damon sibuk mengurus semua keperluan Dillon di rumah sakit.
"Kau mau kemana, Vel?" tanya Thea yang melihat Velvet keluar dari kamarnya.
"Aku ingin membeli buku di dekat sini," jawab Velvet.
"Aku akan menemanimu, tunggu sebentar aku akan mengambil jaketku," kata Thea.
"Baiklah," jawab Velvet.
Tak lama kemudian, Thea keluar menyusul Velvet yang ada di teras depan mansion.
"Ayo," kata Thea menuju mobilnya.
Kemudian mereka pun menuju toko buku yang jarak tempuhnya sekitar setengah jam dari mansion.
"Kak Damon dan kak Dillon memang sangat dekat. Jadi aku harap kau mengerti dengan kesibukan kak Damon yang menjaga kak Dillon," kata Thea.
"Aku sangat mengerti. Kadang aku iri melihat kedekatan mereka. Aku adalah anak tunggal jadi aku tak pernah merasakan hal seperti itu, tapi aku bersyukur memiliki sahabat sahabat yang sudah seperti saudaraku," jawab Velvet tersenyum.
"Heiii..Aku juga saudaramu jika kau lupa," ucap Thea tak terima.
Velvet tertawa pelan mendengar ucapan Thea.
"Tujuanku bukan Paris lagi nanti. Aku masih memilih milih negara mana lagi yang ingin kukunjungi. Kau punya saran?" tanya Thea.
"Banyak negara di Eropa. Kau bisa mengelilinginya satu persatu," jawab Velvet.
"Huwaaaahh. .. Itu ide yang bagus Vel," jawab Thea sumringah.
Beberapa menit kemudian mereka pun tiba di toko buku. Thea dan Velvet langsung turun dari mobilnya dan menuju masuk kedalam toko buku itu.
Thea juga melihat buku buku disana dan membelinya beberapa. Dan akhirnya mereka sudah selesai memilih buku lalu membayarnya di meja kasir.
Thea melihat ke arah buku yang dibeli Velvet karena Velvet membeli buku seputar kehamilan dan perkembangan bayi.
"Kau sedang hamil, Vel?' tanya Thea.
Velvet hanya mengangguk saja dan membayar semua buku yang mereka beli.
Thea diam sejenak dan menunggu Velvet selesai membayar buku. Lalu Thea mengambil bungkusan plastik berisi buku itu dari tangan Velvet.
"Kau tak memberitahu kami kabar ini, Vel?' tanya Thea heran.
"Aku baru saja mengetahuinya. Besok aku akan memberi tahu hal ini pada Damon dan semuanya," jawab Velvet tersenyum.
Lalu Thea menaruh buku itu dilantai dan memeluk Velvet.
"Selamat kakak iparku... Semua pasti akan sangat bahagia mendengar kabar ini. Dan akhirnya aku akan memiliki keponakan," ucap Thea mengusap lembut punggung Velvet.
"Hmm. Thank you, Thea," jawab Velvet tersenyum.
Dan akhirnya mereka pulang kembali ke mansion,
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA..