FIGHTING GIRL VERSUS BADBOY

FIGHTING GIRL VERSUS BADBOY
#59



Setelah permainan selesai, semua yang ada di kolam tampak naik. tetapi ada beberapa yang melanjutkan renangnya.


Damon naik ke atas dan menuju ke arah Velvet. Phoenix juga berjalan di sebelahnya. Lalu Damon mencium bibir Velvet di depan Phoenix.



"Carilah wanita lain, sayang," ledek Damon dengan wajah menyebalkannya pada Phoenix.


"Oh God.. Dia adikmu Damon. Tentu saja dia adikku juga. Jangan meledeknya terus," ucap Velvet.


Damon tertawa mendengar hal itu karena ucapan Velvet mengartikan bahwa Velvet menganggap Phoenix seorang adik dan itu membuat Phoenix semakin cemberut.


"Tapi aku tetap lebih tampan dari kakak," ledek Phoenix.


"Tapi kau lebih pendek dariku," balas Damon.


"Phoenix, masuklah. Ganti bajumu," perintah Thea yang sudah pusing melihat perselisihan dua kakak beradik ini.


Lalu Phoenix pun masuk ke dalam mansion. Kemudian Velvet melihat wanita yang pernah di temuinya waktu itu.


"Damon, bukankah itu mantan pacar Dillon?" tanya Velvet menunjuk ke arah Ciara.


Damon melihat ke arah yang ditunjuk Velvet.


"Untuk apa dia kesini lagi? Aku benar benar tak suka melihatnya," ucap Damon.


"Sudahlah, kau tak ingin ganti baju?" tanya Velvet.


"Hmm, ayo temani aku," jawab Damon menarik tangan Velvet ke kamarnya.


"Tidak. Aku akan membantu aunty di sana. Kau pergi saja sendiri," kata Velvet.


"Pelayanku sudah banyak. Kau tak perlu membantu apapun. Kau hanya perlu membantuku," jawab Damon yang tetap menarik tangan Velvet ke arah kamarnya lewat beranda tamannya.


Dan seperti biasa, Velvet hanya bisa pasrah akan hal itu.


Bahkan Velvet sedikit kaget akan hal ini karena menurutnya ini terjadi terlalu cepat. Velvet hanya bisa menyetujuinya saja karena keluarga Damon amat sangat baik kepadanya dan dia juga merasa bahagia ada di dalam tengah tengah keluarga Damon.


Malam harinya, Velvet pulang ke apartemennya diantar oleh Damon. Kini mereka sudah sampai di depan apartemen.


"Apa ini tidak terlalu cepat, Damon?" tanya Velvet.


"Tidak. Bahkan jikapun bisa, aku ingin menikahimu sekarang juga," jawab Damon mengusap pipi putih Velvet kemudian mengecup bibirnya.


"Aku belum mengabari Aunty Heidi dan teman temanku. Mereka pasti kaget karena hal ini," ucap Velvet.


"Ayo masuk," kata Damon.


Dan merekapun keluar dari mobil Damon lalu langsung menuju ke apartemen. Ketika masuk apartemen, tak ada siapapun di sana. Apartemen dalam keadaan sepi.


"Apa mereka masih di apartemen Willow?" guman Velvet dan mengambil ponselnya.


Velvet menelepon Heidi terlebih dulu.


"Aunty, dimana Aunty?" tanya Velvet.


'Maaf sayang, Aunty tak sempat mengabarimu. Aunty sedang di Boston bersama tuan Norman. Ada urusan mendadak tadi. Tapi Aunty akan pulang besok pagi,' jawab Heidi.


"Hmm, baiklah. Hati hati di jalan," kata Velvet dan menutupnya.


Kemudian Velvet menelepon Willow.


"Will?Kau tak pulang ke apartemen Aunty?" tanya Velvet sembari berjalan ke arah kamarnya.


'Tidak Vel. Aku bersama Vena sekarang. Besok aku akan kesana. Dan Edna bersama Francis sejak kemarin. Mereka kembali berhubungan lagi,' jawab Willow.


"Baiklah, aku akan mengirimimu chat setelah ini. Bye.." Velvet menutup ponselnya dan mengirim chat pada Willow dan Heidi tentang pernikahannya yang akan diadakan besok sore.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAAA.......