FIGHTING GIRL VERSUS BADBOY

FIGHTING GIRL VERSUS BADBOY
#80 (Edisi Edna Francis)



Edna dan Francis tiba di apartemen. Edna langsung menuju kamar mandi dan mengganti bajunya.


Beberapa menit kemudian, dia keluar dari kamar mandi dan tak melihat Francis di dalam kamar.


Edna keluar dari kamar dan menuju ruang tengah dimana Francis sedang duduk disana.


"Aku akan pulang besok pagi," kata Edna.


"Bukankah kau akan pulang bersamaku minggu depan?" tanya Francis.


"Aku hanya ingin kita berjauhan dulu," jawab Edna yang bersandar di depan pintu kamarnya sembari melipat tangannya di depan dada.


Francis menatap Edna dari jauh.


"Hei.. come on. Kita belum membicarakan hal ini," kata Francis dengan wajah herannya.


"Aku sudah memikirkannya barusan. Aku hanya ingin tahu seberapa besar keseriusanmu padaku," jawab Edna.


Francis beranjak dari duduknya dan menghampiri Edna.


"Kau juga tak boleh menyentuhku," lanjut Edna.


"Are you kidding, honey?" kata Francis heran.


"No... Aku sangat serius," jawab Edna.


Francis memegang lengan Edna dan memandangnya tajam.


"Kau mau mengujiku?" tanya Francis.


"Aku hanya ingin memberi jeda pada hubungan kita," jawab Edna.


Francis semakin menatap Edna. Dia melihat keseriusan Edna disana. Ednanya tak lagi sama. Dia sudah semakin dewasa dan tentu saja ini adalah hal yang wajar baginya untuk mendapatkan status yang jelas darinya.


Menjalin hubungan selama 5 tahun bukanlah hal yang sepele. Mereka sama sama saling membutuhkan meskipun hubungan mereka selama ini selalu labil dan putus sambung.


Francis berusaha mengerti hal ini. Edna sedang berada di tahap jenuh dengan semuanya.


Francis menangkup wajah cantik Edna dan mengecup bibir serta hidungnya.


"Baiklah jika itu maumu. I love you," ucap Francis.


Lalu Francis pun memeluk Edna dan mereka berpelukan lumayan lama.


Edna telah memikirkan matang matang dengan apa yang diputuskannya. Dia ingin Francis lebih dewasa dalam menjalani hubungan ini.


Dia tak ingin hubungan mereka hanya jalan di tempat saja tanpa ada perkembangan.


Keesokan harinya Edna pun pulang ke California. Dia menaiki pesawat pribadi milik Francis.


Francis memandang kepergian Edna. Dia tak menyangka akan sedalam ini mencintainya.




Dulu dia selalu menghindari perasaan itu. Francis tak pernah ingin jatuh cinta pada wanita manapun. Tetapi dia tak bisa menampik lagi bahwa dia memang mencintai Edna.


Edna adalah cinta pertamanya. Dia tak menyangka akan mencintai gadis remaja yang menyerahkan kegadisannya pada Francis. Dia justru terikat kuat dengan Edna karena hal itu.


Dia tak bisa meninggalkannya ataupun ditinggalkan oleh Edna. Seberapa kuat dia menjauh dari Edna tetapi tetap saja dia akan kembali pada Edna.


Dan kali ini, Francis ingin berusaha memprioritaskan Edna karena dia tak ingin kehilangan cinta sejatinya.


Setelah dari bandara, Francis kembali bekerja. Dia ingin cepat menyelesaikan urusannya di New York agar cepat bisa kembali ke California.


Setibanya di California, Willow dan Vena tampak menjemput Edna di bandara. Mereka bertiga pun saling berpelukan.


"Aku akan menikah," kata Vena menunjukkan jari manisnya pada kedua temannya.


"Waaahhh.. Benarkah? Aku ikut bahagia untukmu," ucap Edna dan kembali memeluk Vena.


Willow pun ikut memeluk sahabatnya itu.


"Ayo kita makan malam bersama. Aku akan mentraktir kalian," kata Vena.


Lalu merekapun menuju sebuah restoran mewah milik paman Vena.


"Apa kau yakin dengan Ethan, Ven? Kalian baru 3 bulan saja berpacaran," kata Willow.


"Hmm, dia tak ingin berpacaran lama. Dan kami sudah cukup dewasa untuk tak bermain main lagi," jawab Vena di sela sela makan malamnya.


"Aku harap semuanya berjalan lancar," kata Edna.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT SAN HADIAH YA❤❤❤