
Pernikahan Edna dan Francis akan diadakan 3 hari lagi. Damon dan Velvet akan berangkat siang ini ke California.
Velvet tak sabar untuk bertemu ketiga sahabatnya dan ingin menghabiskan waktunya disana bersama mereka.
Mereka tiba di Los Angeles menjelang malam dan langsung menuju apartemen milik Damon disana. Sedangkan Dillon ada di mansion milik orang tuanya.
Dillon mendatangi apartemen Damon dan membawa banyak makanan karena ingin makan malam disana bersama kakak dan iparnya.
"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Damon melihat Dillon di depan pintu apartemennya.
"Aku ingin mengganggu kalian," jawab Dillon dan langsung masuk dengan mendorong tubuh Damon.
Velvet yang ada di ruang tengah melihat kedatangan Dillon.
"Kau membawa apa? Semoga itu makanan lezat," kata Velvet yang langsung beranjak dari sofa dan menghampiri Dillon.
Dillon menaruh semua bungkusan itu diatas meja makan. Velvet membuka bungkusan itu dan melihat banyak makanan lezat.
"Oooohh.. Kau datang di saat yang tepat, Dillon," gumam Velvet yang memang sedang lapar.
"Kalian baru datang, jadi aku sudah menyiapkan hal ini untuk kalian. Aku sangat baik, bukan? Ayo kita makan bersama," kata Dillon duduk di kursi makan.
Damon kemudian juga duduk disana dan menunggu makanan yang disajikan oleh Velvet. Mereka akhirnya makan malam bersama.
"Apa yang kau inginkan?" tanya Velvet setelah mereka selesai makan.
"Apa maksudmu?" tanya Dillon balik.
"Come on. Aku tahu bahwa kau lakukan ini untuk sebuah maksud tersembunyi" jawab Velvet.
"Willow, right?" ucap Damon.
Velvet melihat ke arah Damon.
"Wait, kau menyukai Willow?" tanya Velvet pada Dillon.
"Dia terlalu menutup dirinya. Aku bahkan tak bisa berbicara dengannya. Kau tahu usaha apa yang sudah kulakukan untuk mendekatinya? Aku bekerja sama dengan perusahaan ayahnya, Tuan Isaac," jawab Dillon.
"Nothing," jawab Dillon lesu.
"Kasihan sekali dirimu. Berjuanglah," kata Damon menepuk bahu Dillon.
"Bantu aku. Aku tak butuh kata kata semangat itu," balas Dillon.
Velvet tertawa pelan.
"Willow memiliki pribadi yang sangat lembut dan sensitif. Dan dia sangat introvert. Pertama tama yakinkan dulu hatimu apakah kau benar benar serius ingin mengejarnya? Jika hanya penasaran saja. lebih baik kau mundur saja. Willow sangat susah didapatkan. Dia mengalami trauma yang cukup berat pada laki laki. Jadi kau harus punya semangat dan cinta yang kuat untuk Willow. Apalagi Willow sudah berikrar bahwa dirinya tak akan menikah sampai akhir hidupnya," ucap Velvet panjang lebar.
"Sepertinya perjalanan cintamu akan sangat berat, Brother. Ck ck ck... poor you," kata Damon yang bersimpati tetapi terlihat seperti meledek Dillon.
Velvet tertawa pelan melihat wajah Dillon yang semakin menekuk karena sepertinya memang sangat susah untuk mendekati Willow.
"Jangan terlalu agresif mengejarnya. Dia akan ketakutan. Jangan seperti kakakmu yang bar bar dan brutal itu," kata Velvet menyindir Damon.
"Baby, Kau mencintaiku karena itu bukan? Kau tergila gila padaku karena kebrutalanku di ranjang," jawab Damon cuek.
"See? Jangan lakukan itu didepan Willow. Aku yakin Willow akan lari terbirit birit mendengar kemesuman seperti itu," kata Velvet.
"Aku tak seperti Damon, Vel. Dia memang sedikit gila. Dan aku masih waras," jawab Dillon.
"Kalian membicarakanku di depanku? Menyebalkan sekali," kata Damon.
"Diamlah, Dam. Aku ingin mendengar saran dari Velvet," ucap Dillon.
"Pergilah, besok kau kemari lagi. Kami sangat lelah," kata Damon menarik tangan Dillon dan mengusirnya.
"Aku bisa tidur disini," kata Dillon.
"No.. Kau akan mengganggu kami," jawab Damon dan menarik tubuh Dillon menuju pintu keluar.
Velvet hanya tertawa melihat hal itu. 2 orang dewasa yang berperilaku seperti anak kecil.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤