
Damon yang ada di ruang tengah mengikuti Velvet ke kamarnya. Velvet duduk di ranjangnya dan masih sibuk ber chat ria dengan Willow dan Heidi membahas pernikahannya.
Damon kemudian mengambil ponsel Velvet dan menaruh di meja nakas. Dia menarik tangan Velvet agar berdiri.
"Damon, aku masih..."
Damon memotong ucapan Velvet dengan ciumannya. Dia mencium bibir Velvet dengan lembut dan perlahan yang justru membuat darah Velvet berdesir.
Tubuhnya mulai bergetar ketika tangan Damon sudah masuk ke dalam kaosnya dan menyentuh punggungnya yang hangat.
"Kurasa tak akan ada yang mengganggu kita malam ini," lirih Damon dan menatap mata biru Velvet.
"Kau mencintaiku, Baby?" Damon menangkup pipi Velvet.
"Apa kau marah jika aku menjawab tidak tahu?" jawab Velvet pelan.
Damon tersenyum dan kembali mencium bibir Velvet. Tanpa mengatakan apapun, Damon sangat tahu apa yang dirasakan Velvet padanya.
Ciuman yang awalnya lembut menjadi lebih menuntut. Velvet merasa jatuh dalam pesona Damon dan tertarik ke dalam permainan yang lebih panas lagi ketika Damon membuka bajunya.
Tanpa sadar, Velvet meraba dada bidang Damon yang semakin membuat tubuhnya bergetar. Kemudian Damon membuka baju Velvet dan melepas kait branya.
Damon merebahkan tubuh Velvet di ranjang. Dia menikmati dada Velvet yang masih telihat segar dan menantang. Velvet mendesah dan membuat Damon semakin bergairaah.
Lalu tangannya masuk ke dalam celana Velvet dan membuat Velvet terpekik ketika Damon memegang daerah sensitifnya.
Velvet memegang rambut Damon dan melengkungkan tubuhnya ketika tangan Damon masih bermain di balik celananya.
"Kita lakukan ini sekarang?" tanya Damon lirih.
Velvet hanya mengangguk karena dia juga tak ingin menghentikan ini di tengah jalan. Gairahnya sudah memuncak begitu juga dengan Damon.
Damon membuka celana Velvet dengan perlahan. Dia menciumi paha mulus Velvet dan kaki jenjangnya.
"Aaahhh, Damon. Kau sudah mengunci pintunya?" tanya Velvet dengan nada mendesahh.
"Apakah itu perlu? Tak akan ada siapapun yang datang," jawab Damon dan kembali mencium bibir Velvet.
"Tidak, itu bisa saja terjadi. Kunci pintunya," perintah Velvet menangkup rahang Damon.
"Oke," jawab Damon dan menuju pintu kamar Velvet lalu menguncinya.
Kemudian Damon membuka celananya dan menuju ranjang kembali. Damon kembali menciumi tubuh Velvet yang sekarang sudah tak memakai apapun.
Tak lama kemudian, Damon mulai memasukkannya. Karena milik Velvet masih sangat rapat membuatnya sedikit kesulitan melakukannya.
"Kau benar benar limited edition, baby," lirih Damon.
"You're so lucky," jawab Velvet.
Kemudian, akhirnya Damon pun berhasil menembus pertahanan terakhir milik Velvet. Velvet terpekik pelan ketika hal itu terjadi dan tangannya mencengkeram bahu lebar Damon.
Damon berusaha bermain sangat pelan karena ini pertama kalinya untuk Velvet. Besok dia akan benar benar menghajar Velvet setelah menikah.
Damon menggerakkan tubuhnya dengan perlahan di atas tubuh Velvet. Mata mereka saling menatap. Damon mencium kembali bibir dan leher Velvet.
"Kau menikmatinya?" tanya Damon berbisik di telinga Velvet.
"Hmm. Kurasa ini yang akan membuatku jatuh cinta padamu," jawab Velvet.
Damon tertawa pelan dan bibirnya mulai bermain kembali di dada Velvet. Tangan Velvet di angkat ke atas hingga Damon puas menciumi dadanya dengan leluasa.
Peluh sudah keluar dari tubuh mereka berdua. Hingga akhirnya Damon menyelesaikan permainannya dan mengeluarkan benihnya di rahim Velvet. Dan Velvet tak masalah dengan hal itu.
Damon hanya melakukannya sekali saja karena dia tak ingin Velvet kelelahan di hari pernikahan mereka besok. Kini mereka saling berpelukan dengan mata yang masih terbuka.
"Kau tidur disini malam ini?" tanya Velvet pelan.
"Tentu saja, aku tak akan meninggalkanmu sendirian disini," jawab Damon sambil mengusap rambut Velvet.
"Aku bukan wanita lemah, Dam," jawab Velvet.
"Kau sudah izin cuti kuliahmu?" tanya Damon.
"Hmm. Liburku hanya seminggu. Tidak boleh lebih," jawab Velvet.
"Tak masalah, kita berbulan madu di mansion saja. Karena aku juga masih sangat sibuk di perusahaan," ucap Damon.
Setelah mengobrol ringan cukup lama, akhirnya mereka berdua pun tetidur.
(Ga terlalu hot ya??? ya, memang otor bikin selawww.... kalau terlalu hot reviewnya lamaaaa... kayak semalam... dah update 2 bab eh ga nongol2 di apk..proses review muluk sampe pagi menjelang😁.. akhirnya otor ubah semua...)
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA....❤❤❤