FIGHTING GIRL VERSUS BADBOY

FIGHTING GIRL VERSUS BADBOY
#103



Edna dan Francis baru pulang menjelang sore dari mansion Damon. Damon langsung menuju ruang kerjanya karena ada hal yang harus dikerjakannya.


Sedangkan Velvet berkutat di dalam kamarnya. Dia berendam di bath tub yang penuh sabun. Dia ingin memanjakan Damon malam ini.


Menjelang makan malam, Damon belum juga keluar dari ruang kerjanya. Setelah itu, Velvet menyusul Damon ke ruang kerjanya.


Velvet memakai gaun tidurnya yang tipis berwarna nude yang membuatnya terlihat tampak seksi. Dia membuka pintunya dan melihat Damon berkutat di depan laptopnya.


Saking fokusnya, membuat Damon tak mendengar kedatangan Velvet ke ruangannya. Velvet mengetuk daun pintu yang sudah dibukanya untuk menandakan kedatangannya.


Damon melihat ke arah Velvet yang tampak bersandar di pintu.


"Kau butuh makanan pembuka sebelum kita makan malam?" tanya Velvet dengan melipat tangannya di depan dada.


Damon seketika tersenyum melihat Velvet yang tampak menggodanya. Dia kemudian beranjak dari kursinya lalu menghampiri Velvet.


Damon merengkuh pinggang Velvet lalu mencium bibir serta lehernya yang wangi berry. Kemudian mengangkat tubuh Velvet hingga kedua kaki Velvet menjepit pinggangnya.


Mereka masih saling berciuman ketika Damon menutup pintu ruangan kerjanya dan membawanya ke ranjang yang ada di ruang kerjanya.


Velvet membuka baju Damon dan menciumi lehernya yang sekarang menjadi tempat favoritnya dan membuat tanda merah disana.


"Sepertinya kita akan melewatkan makan malam, karena aku akan menikmatimu dalam waktu yang lama," lirih Damon sembari membuka pakaian Velvet secara perlahan.


"Hmm, itu tak masalah buatku," jawab Velvet tersenyum.


Damon membuka celana dalaam berenda milik Velvet dan menciumi kaki jenjangnya hingga ke pengkal pahanya.


"I love you, baby," bisik Damon menyusuri tubuh Velvet dengan bibirnya.


Velvet tertawa pelan dan menyisir rambut Damon dengan jari jari lentiknya. Kaki Velvet naik ke atas bahu Damon dan bibirnya mendesah panjang ketika Damon memberikan pelayanan terbaiknya untuk Velvet.


Tangan Damon menangkup dada Velvet yang masih kencang. Lalu tangannya beralih ke pinggul Velvet dan mulai mengarah ke bagian inti tubuh Velvet.


Jarinya bermain main disana hingga Velvet meliukkan tubuhnya karena kenikmatan yang dirasakannya.


Lalu Damon pun melakukan adegan utama dari permainan panas ini. Damon bermain lembut di awal. Lama kelamaan Damon mulai mengencangkan gerakannya hingga Velvet mendesah keras begitu juga dengan dirinya.


Damon melakukan berbagai gaya bercinta dimana Velvet sudah sangat mahir akan hal itu dan mengikuti permainan liar Damon yang menjadi pemimpin kali ini.


Damon menyesap dalam dalam leher Velvet dengan bibirnya hingga tercipta banyak tanda merah di kulit leher Velvet yang putih.


"Kta akan bermain lama, honey..." desah Damon dan membalik tubuh Velvet.


Damon kembali bergerak dan menciumi punggung mulus Velvet dengan tangan yang menangkup dada Velvet dibawah tubuh Velvet.


Damon menelusuri tengkuk leher dan bahu Velvet dengan ciuman ciumannya. Tak lama kemudian, Damon membalik kembali tubuh Velvet dan kali ini mengangkat Velvet ke atas pangkuannya.


Velvet tersenyum menggoda dan mulai bergerak liar diatas pangkuan Damon. Velvet mendorong dada Damon hingga Damon merebahkan dirinya dan Velvet bergerak bebas diatasnya.


Velvet mendesah menikmati gerakannya dan perlahan tapi pasti. Hal itu justru membuat Damon semakin bergairaah dan tak tahan lagi untuk mengeluarkan semua benihnya di rahim Velvet.


Tangan Velvet bertumpu di perut sixpack Damon dan masih bergerak disana hingga dirinya mencapai kepuasannya untuk kesekian kalinya.


"Oh baby, aku tak bisa menahannya lagi," ucap Damon dan membalik kembali tubuh Velvet dan bergerak cepat di atasnya.


Mereka bergerak seirama hingga akhirnya Damon melaepaskan semua hasratnya pada istri cantiknya itu.


Velvet mengatur nafasnya kembali setelah cukup lelah menikmati percintaan panas malam ini bersama Damon. Mereka saling berpelukan dan kepala Damon berada di atas dada Velvet.


"Semakin lama aku semakin gila padamu," ucap Velvet lirih.


Damon tertawa kecil dan kemudian menatap mata biru bening Velvet.


"Ya, dan aku pastikan kau tak akan bosan padaku karena kharisma dan pesonaku terlalu kuat, baby," jawab Damon.


Velvet ikut tertawa dan mengecupi bibir Damon lalu menggigit kecil hidung mancung Damon.


"Ayo kita makan malam. Bahan bakarku sudah habis sepertinya," ucap Velvet.


Lalu Damon mengecup bibir dan kening Velvet kemudian memakaikan gaun tidurnya kembali ke tubuh Velvet.


Setelah berpakaian, mereka pun makan malam berdua.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN FAVORIT DAN HADIAH YAA...❤❤❤


THE END....