FIGHTING GIRL VERSUS BADBOY

FIGHTING GIRL VERSUS BADBOY
#56



TEK TEK TEK....


Terdengar bunyi seperti suara pukulan benda keras dan besi.


TEK TEK TEK..


Bunyi itu terdengar lagi dan membuat Damon serta Velvet mulai bangun. Damon dan Velvet sama sama masih mengantuk dan belum sempurna membuka matanya. Damon dalam keadaan sedang memeluk tubuh Velvet yang polos sehingga dada mereka saling menempel.


"Apakah ada yang ingin kalian jelaskan pada mommy?" tanya suara yang sangat dikenal Damon dan Velvet.


Dan hal itu membuat Damon dan Velvet langsung terbangun dalam posisi duduk. Mereka berdua sama sama melihat Galy, mommy Damon didepan ranjang dengan tangan yang sudah bersedekap di depan dada.


Velvet melihat dadanya yang terbuka dan langsung menaikkan selimutnya. Damon yang sangat jelas melihat hal itu lumayan memadang takjub.


"Aunty, ini tak seperti yang aunty pikirkan. Sungguh," kata Velvet mencoba menjelaskan.


"Aunty tahu ini pasti bukan salahmu, Sayang. Aunty hanya ingin menginterogasi Damon yang nakal ini," kata Galy melihat Damon yang sangat santai menghadapi hal ini.


"Jelaskan Damon," lanjut Galy.


"Ini seperti apa yang mommy pikirkan," kata Damon akhirnya.


"APA??!!!" kata Galy heran mendengar jawaban Damon.


"Kami tak melakukan apapun, aunty," ucap Velvet bersih keras.


"Tentu saja kita telah melakukan sesuat, Baby. Lihatlah kau bahkan tak memakai apapun," kata Damon dan itu membuat Velvet kesal dan membelalakkan matanya pada Damon.


"Kau tahu kan Damon? Mommy tak ingin anak anak mommy melakukan hubungan sekss bebas. Terlebih sekarang kau melakukannya dengan Velvet. Anak kesayangan mommy," kata Galy dengan tegas.


"Aunty, tolong dengarkan aku dulu," kata Velvet.


"Aku akan menerima hukuman apapun dari mommy," ucap Damon dengan tenangnya.


"Baiklah. Kalian harus menikah secepatnya. Mommy tak rela jika kau mempermainkan Velvet setelah mengambil sesuatu yang sangat berharga darinya, Damon," kata Galy.


"Oke, Aku sangat setuju dengan hal itu," jawab Damon tersenyum.


"Damon, apa kau gila?" kesal Velvet.


"Honey, tolong menikahlah dengan Damon. Jika tidak, aunty akan selalu dihinggapi rasa bersalah atas apa yang telah Damon lakukan padamu," kata Galy.


"Tapi aunty, ini tak..." ucapan Velvet langsung dipotong oleh Damon.


"Ya mom. Aku akan bertanggung jawab padanya," jawab Damon dan membuat Velvet mencubit paha Damon dengan keras.


"AAWWWW, apakah kau sudah tak sabar menikah denganku, baby?" kata Damon sembari mengelus pahanya yang sakit karena cubitan Velvet.


Lalu Galy menoleh lagi pada Damon dan Velvet.


"Oh ya, lain kali kunci pintumu, Damon. Bagaimana jika tadi yang masuk itu adik adikmu?" kata Galy.


"Ya mom," jawab Damon santai dan beranjak dari ranjangnya lalu mengunci pintu kamarnya.


Velvet masih mengawasi gerak gerik Damon dan apa yang akan dia lakukan.


Setelah mengunci pintunya, Damon langsung menuju ranjangnya kembali dan langsung mencium bibir Velvet serta membuka selimut yang menutup tubuhnya.


"Hei.. Apa kau gila? Keluargamu berkumpul diluar dan kita bermesraan di dalam? Kita dalam masalah besar, Damon. Apa kau tak menyadari hal itu?" kesal Velvet dan menahan wajah Damon agar berhenti menciumnya.


"Masalah besar apa?" tanya Damon dengan tangan nakalnya yang sudah merayap ke dada Velvet yang terbuka.


"DAMON!!" bentak Velvet.


"Oke oke.. Kita akan menikah. Itu bukan masalah besar bukan?" jawab Damon mengecup bibir Velvet.


"Kau yang membuatnya semakin runyam. KIta tak melakukan apapun semalam. Tetapi kau justru mengatakan sebaliknya," kata Velvet dengan nada marah.


"Begini... Jika kau melihat pasangan dalam posisi seperti kita. Tanpa memakai baju dan saling berpelukan. Apakah kau percaya bahwa mereka tak melakukan apapun semalam? Apa kau percaya bahwa mereka hanya tidur bersama tanpa ada embel embel sekss?" kata Damon menjelaskan.


"Tapi kita memang tak melakukan apapun," jawab Velvet.


"Katakan itu pada orang tuaku dan adik adikku. Tanya mereka, apakah mereka percaya dengan hal itu?" tanya Damon lagi.


"Lalu bagaimana?" tanya Velvet.


"Simple. Kita menikah seperti kemauan mommy. Bukankah aku mencintaimu? Jadi aku akan sangat senang bila akhirnya bisa menikah denganmu," jawab Damon mencium hidung mancung Velvet.


"Pernikahan sesuatu yang sangat serius, Damon," kata Velvet.


"Aku tahu. Dan aku sangat serius denganmu," jawab Damon lalu mencium bibir Velvet dengan lembut dan lama hingga Velvet tak bisa berkata apa apa lagi karena terbuai dengan ciuman dan sentuhan Damon ditubuhnya.


TOK TOK TOK ......


"DAMON...VELVET.. CEPATLAH KELUARRR... APA KALIAN MELANJUTKAN KEGIATAN KALIAN?TAHAN ITU SAMPAI KALIAN MENIKAH," teriak Galy dari luar pintu.


"Oh my... Mengapa kegiatan kita selalu terganggu, huuffftt," kata Damon sembari menempelkan keningnya di kening Velvet setelah mereka melepaskan ciumannya.


Kali ini Velvet tak bisa menahan tawanya karena merasa ini adalah hal yang sangat lucu dan Damon senang melihat tawa Velvet yang langka itu.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA...