FIGHTING GIRL VERSUS BADBOY

FIGHTING GIRL VERSUS BADBOY
#48



Keesokan harinya, Damon mendapat tugas mendadak dari Daddynya untuk pergi ke Rusia. Dan itu lumayan lama sekitar seminggu. Itu artinya dia akan berpisah sementara dari Velvet.


Siang harinya, Damon pergi ke apartemen Velvet karena ini hari minggu dan Velvet masih libur.


Damon memencet bel apartemen Heidi. Tak lama kemudian, Heidi pun membukanya.


"Damon, Velvet sedang keluar. Apa dia tak memberitahumu?" ucap Heidi.


"Tidak, aku mendadak kemari. Dia kemana aunty?" tanya Damon


"Dia pergi bersama Willow ke salon. Dia akan mengganti warna rambutnya lagi," jawab Heidi.


"Baiklah kalau begitu, aku akan langsung meneleponnya," jawab Damon.


"Thank you, aunty. Bye," pamit Damon.


Lalu Damon menelepon Velvet sembari berjalan. Lama Velvet tak mengangkatnya. Setelah 10 panggilan tak terjawab, baru Velvet mengangkatnya.


"Kau dimana?" tanya Damon.


"Aku di salon," jawab Velvet.


"Dimana alamatnya?" tanya Damon.


"Kau mau menyusulku kesini? Kau mau perawatan di salon juga?" tanya Velvet.


"Aku hanya ingin menemuimu saja sebentar," jawab Damon.


"Baiklah, aku akan menshare alamatnya ke ponselmu," ucap Velvet.


"Oke," jawab Damon.


Tak lama Velvet pun mengirimkan alamatnya melalui chat kepada Damon. Lalu Damon pun langsung menuju ke salon itu yang jaraknya ternyata dekat dengan perusahaannya.



Sesampainya di salon, Damon langsung memakirkan motornya dan turun kemudian masuk ke dalam salon itu.


Dia melihat Velvet sedang membaca majalah dengan rambut dililit handuk basah. Kedatangan Damon tentu saja menarik perhatian pengunjung dan para pegawai disana yang semuanya wanita.


Damon menghampiri Velvet dan duduk berlutut dan memegang lututnya. Velvet sedikit terkejut karena kedatangan Damon yang mendadak.


"Apakah masih lama?" tanya Damon.


"Mungkin 2 jam lagi," jawab Velvet.


"Apa tidak bisa dipercepat?" tanya Damon lagi.


"Tidak bisa. Ada apa? Apa kau tak ada pekerjaan sampai menjemputku kesini?" kata Velvet.


Wanita yang duduk di sebelah Velvet tampak melting melihat sikap Damon yang manis pada Velvet.


"Kita bisa bertemu sore nanti, lagi pula kau akan mengajakku kemana?" tanya Velvet.


"Ke mansionku," jawab Damon.


"Untuk apa?" tanya Velvet.


"Untuk menciummu sepuasnya," jawab Damon dengan entengnya.


Dan hal itu membuat Velvet cepat cepat menutup mulut Damon yang memang tak pernah berfilter itu.


Velvet membelalakkan matanya pada Damon dan masih menutup mulut Damon dengan tangannya.


Willow yang mendengar itupun tampak tertawa pelan. Willow baru pulang tadi pagi ke apartemen Heidi karena daddynya sudah kembali ke California.


"Pergilah, nanti aku akan meneleponmu kalau sudah selesai," Bisik Velvet di depan wajah Damon.


Damon membuka tangan Velvet yang menutupi mulutnya lalu mengecup bibirnya.


CUP CUP...


"Oke, bye," jawab Damon dengan senyum sok polosnya.


Lalu Velvet menginjak kaki Damon karena sangat kesal dengan kelakuannya.


"OUUCCH, Kau menginjakku kakiku baby," kata Damon dengan sedikit berteriak dan membuat orang orang disana melihat ke arah mereka.


Velvet kembali membelalakkan matanya pada Damon dan memberi tanda agar Damon segera keluar dan pergi dari sana.


"Oke oke.. I love you, mmuuaahh," kata Damon yang semakin membuat Velvet kesal.


Dan Damon pun keluar dari salon lalu pergi mengendarai motornya.


"Kalian sudah pacaran?" tanya Willow.


"Entahlah, jangan membicarakan pria menyebalkan itu," kata Velvet dan membuat Willow tertawa pelan.


"Dia sangat tergila gila padamu sepertinya," ujar Willow.


"Kurasa sumpahku benar benar manjur. Dulu aku pernah menyumpahinya agar dia tergila gila padaku. Tapi justru aku yang sekarang menjadi gila karena kelakuannya," jawab Velvet.


Willow tertawa kembali mendengar ucapan Velvet yang sedang kesal.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA.......❤❤❤