Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Gea Istriku



Gea Duduk diam dan penata rias sedang melakukan pekerjaan mereka. Kevin masuk dan tersenyum melihat wajah cemberut Gea. Dia tahu bahwa Gea sangat tersisa jika dia disuruh duduk diam selama berjam-jam.


Setelah penata rias selesai dengan tugas mereka, mereka pun berpamitan setelah menanyakan kepuasan Gea dan Kevin.


Gea akhirnya menghela nafas lega karena akhirnya dia selesai di make up. Kevin tersenyum melihat ke arah Gea. Dia menatapnya dengan penuh perhatian. Dia lalu meraih kedua tangan Gea dan menciumnya dengan lembut.


"Ayo pergi. Mama dan Papa sudah menunggu kita." Ucap Kevin.


Gea lalu berdiri dengan bantuan Kevin. Mereka pergi ke lantai baWAh. Orang tua Kevin melihat mereka dan keduanya tampak sangat puas.


Gea dan Kevin tampak sangat serasi. Mereka berdua sama-sama memakai WArna pakaian yang sama yaitu blue navy.


Mereka terlihat seperti pangeran dan putri.


Beberapa saat kemudian, mereka tiba di venue acara. Para tamu juga telah tiba. Begitu juga dengan para karyawan WA Entertainment yang diundang datang ke sana. Tidak semua karyawan diundang hanya ada beberapa staf dan artis atau selebritis yang berada di baWAh naungan WA Entertainment dan beberapa tamu undangan lainnya.


Kevin dan keluarganya sudah menunggu di salah satu ruangan di lantai atas. Semua anggota keluarga berada di ruangan itu juga. Kevin tidak melihat Gea. Dia lalu berjalan ke salah satu kamar dan melihat Gea yang berdiri melamun di samping jendela. Kevin berjalan ke arah Gea dan memeluknya dari belakang.


"Ada apa? Apa yang kau pikirkan?" Tanya Kevin kepada Gea.


Gea hanya menggelengkan kepalanya.


"Tidak apa-apa." Balasnya.


Kevin kemudian membalikkan tubuh Gea untuk menghadapnya. Dia mengangkat kepala Gea agar Gea bisa menatap matanya.


"Apa kau gugup?" Tanya Kevin.


Gea menatap mata Kevin lalu dia menganggukkan kepalanya.


"Kau bilang bahwa aku dulu bekerja di WA Entertainment dan sekarang aku tidak ingat mereka. Apakah mereka akan menganggap aku sombong?" Ucap Gea.


Sesaat Gea terdiam lalu dia melanjutkan bicaranya.


"Kau tahu bahwa mereka dulu adalah temanku. Tapi sekarang aku tidak mengingat mereka. Apalagi sekarang aku bersamamu. Apakah mereka akan marah dan membenciku karena aku tidak mengingat mereka?" Tanya Gea lagi.


Kevin lalu memeluk Gea dan menepuk punggungnya dengan perlahan. Dia mengerti dengan kekhaWAtiran yang dirasakan oleh Gea. Dia lalu menarik Gea ke tempat tidur. Dia duduk dan menarik Gea untuk duduk di pangkuannya. Dia lalu membelai rambut Gea dengan lembut.


"Sayang, kau terlalu banyak berpikir. Mereka tidak akan membencimu." Ucap Kevin meyakinkan Gea.


Kevin meraih tangan Gea dan menciumnya karena dia tidak bisa mencium bibir Gea. Dia berusaha menahan dirinya untuk tidak menyentuh bibir Gea. Dia tidak ingin merusak riasan di wajah Gea yang sudah tampak sempurna itu.


"Kau sangat cantik malam ini sayang. Mereka akan selalu menjadi temanmu. Jangan khaWAtir aku juga ada di sampingmu. Tidak akan ada yang berani mengganggumu Tuan Putri." Ucap Kevin semakin meyakinkan Gea.


Dia lalu mencium leher dan punggung Gea yang terekspos.


"Gea kau benar-benar cantik dan kau benar-benar menyiksaku malam ini." Ucap Kevin.


wajah Gea memerah setelah mendengar kata-kata Kevin. Jhony mengetuk pintu dan masuk melihat mereka. Jhony lalu berkata kepada Kevin.


"Oh ayolah Kevin, tidak bisakah kau sabar? Kalian bisa melanjutkannya nanti setelah acaranya selesai. Sekarang saatnya kita turun." Ucap Jhony.


Jhony mengedipkan matanya pada Gea.


Di ruangan pesta, para tamu undangan sedang menikmati hidangan dan minuman.


PembaWA acara lalu mengumumkan bahwa CEO baru mereka sudah tiba. Kevin tampak masuk dengan sosok Gea di sisinya. Para karyawan memandang mereka dengan rasa ingin tahu terhadap Gea.


"Siapa dia? Kenapa dia terlihat familiar?" Ucap salah seorang karyawan bertanya pada yang lainnya.


Para karyawan mulai berbisik. Lola dan Rio tersenyum dan mengacungkan jempol mereka pada Gea.


Tiba-tiba seorang karyawan berkata kepada temannya yang lain.


"Bukankah itu Gea? Iya benar itu memang Gea." Ucapnya.


karyawan yang lain langsung menatap ke arah Kevin dan Gea.


"Wow dia terlihat sangat cantik. Dia juga sangat beruntung." Ucap karyawan lainnya.


"Lihatlah mereka berdua sangat cocok." Ucap yang lain.


"Wah aku iri dengan Gea." Ucap yang lainnya lagi.


Mata mereka mengikuti ke mana Kevin dan Gea yang berjalan menuju meja mereka. Di sana sudah ada orang tua Kevin dan juga Jhony beserta istrinya duduk.


Di salah satu meja lainnya, Alina tampak duduk dengan mata yang penuh kebencian. Dia mengepalkan tangannya. Dia tidak menyangka bahwa Kevin benar-benar membawa Gea ke pesta itu dan gaun yang dikenakan Gea adalah gaun yang dia inginkan dari butik tempat dia membeli gaunnya tadi.


"Apakah wanita itu adalah kekasihnya atau dia hanya pasangannya untuk malam ini?" Tanya salah satu model yang duduk di samping Alina bertanya kepada temannya yang lain.


"Entahlah. Mungkin dia benar-benar kekasihnya." Balas temannya itu.


Alina mendengar percakapan mereka dan matanya menatap mereka dengan tajam. Dia mencoba untuk menahan amarah di dalam hatinya. Dia tidak bisa menerima semua itu. Posisi yang didapat Gea sekarang harus menjadi miliknya. Dialah yang pantas mendapatkan Kevin dan bukan Gea.


PembaWA acara mempersilahkan Kevin untuk naik ke atas panggung dan memberikan sedikit sambutan kepada para tamu undangan. Kevin lalu bangkit dari mejanya dan berjalan menuju panggung. Dia mulai berbicara dengan matanya yang selalu menatap ke arah Gea.


Dia tampak sangat takut kehilangan Gea. Beberapa tamu bahkan melihat hal itu. Mereka tahu bahwa Kevin selalu menatap Gea. Mereka merasa iri melihat cinta di mata Kevin untuk Gea. Begitu juga dengan Alina yang terbakar cemburu.


Di akhir sambutannya, Kevin mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf dan orang-orang yang telah mendukung WA Entertainment selama ini. Dia berharap semua orang dapat terus bekerja sama untuk membangun WA Entertainment bersamanya.


Saat selesai berpidato, tiba-tiba ada seorang tamu yang menanyakan siapa wanita misterius yang datang bersama Kevin malam ini.


Kevin menatap tamu itu, lalu matanya melihat pada wanita yang ingin diketahui semua tamu. Dia pun tersenyum dia menatap Gea yang wajahnya tampak merah. Orang tua Kevin pun ikut tersenyum.


Mata Kevin beralih ke para tamu lagi.


"Jadi kalian semua ingin tahu siapa dia?" Ucap Kevin.


"Iya..." Ucap beberapa tamu, mereka adalah para staf dari WA Entertainment.


"Dia adalah istriku tercinta, Gea William Alta." Ucap Kevin.


Setelah itu Kevin tersenyum dan berjalan kembali ke meja mereka. Para tamu begitu terkejut, tapi mereka tetap bertepuk tangan. Kemudian mereka melihat Kevin mencium kening Gea.


Bersambung...