Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Pembukaan Toko



Di hari pembukaan toko, Lola dan Rio juga datang membantu Gea. Liam datang dengan topi di kepalanya dan dia tidak berada di sana terlalu lama karena dia punya pekerjaan yang harus dia lakukan. Pembukaan toko berjalan dengan sukses.


Setelah toko ditutup, Nina dan Kenzo pulang lebih dulu. Sementara Gea menunggu Kevin menelponnya.


Beberapa saat kemudian, Kevin menelpon Gea. Ketika dia berada di depan toko, Gea berjalan keluar untuk membuka pintum Kevin masuk ke dalam toko. Dia melihat sekeliling toko dan mengangguk.


"Tidak buruk." Ucap Kevin.


"Apa benar?" Tanya Gea.


"Mmmm istriku melakukan pekerjaannya dengan baik." Ucap Kevin seraya memeluk Gea dan mencium keningnya.


Gea berjinjit dan mencium pipi Kevin.


"Terima kasih atas bantuanmu Kevin. Terima kasih atas dukunganmu." Ucap Gea.


"Hanya ini?" Ucap Kevin menunjuk ke pipinya.


"Jadi apa yang kau inginkan?" Tanya Gea.


Dia tampak berpikir sejenak.


"Ikut aku. Aku akan memilihkan sesuatu untukmu." Ucap Gea lagi.


Gea kemudian meraih tangan Kevin dan berjalan ke lantai 2. Dia menyuruh Kevin menunggu, sementara dia berjalan untuk memilih beberapa pakaian. Ketika dia mendapatkan apa yang dia inginkan, dia mencocokkannya dengan tubuh Kevin satu persatu.


Setelah puas memilih, dia meminta Kevin untuk mencobanya. Kevin pun mengikuti keinginan Gea. Setelah berganti pakaian, Kevin keluar dari ruang ganti dan dia terlihat sangat tampan dan menarik.


"Bagaimana pilihanku?" Tanya Gea pada Kevin saat dia berdiri di depan cermin.


Gea ada di sampingnya. Dia melihat ke cermin dan Kevin tersenyum dan membelai rambut Gea.


"Apapun yang di inginkan istriku tercinta, aku pasti menyukainya." Ucap Kevin.


Kevin menarik tangan Gea dan membuatnya jatuh ke dalam pelukannya. Dia mengangkat dagu Gea dan mencium bibirnya.


"Terutama yang ini, aku sangat menyukainya." Ucap Kevin.


Wajah Gea semakin memerah. Kevin menempelkan keningnya di kening Gea. Dia menatap mata Kevin lalu dia berkata lagi pada Gea.


"Jadi itu berarti kau sudah puas dengan hadiah ini?" Tanya Gea.


Kevin tersenyum nakal. Dia membisikan sesuatu di telinga Gea yang membuat dia semakin tersipu. Dia menundukkan kepalanya. Kevin melihat rasa malu dari wajah Gea dan mulutnya. Setelah itu keduanya keluar dari toko dan berjalan menuju mobil Kevin.


Sopir segera membukakan pintu untuk mereka. Sebelum Kevin memasuki mobil seorang bodyguard membisikkan sesuatu kepada Kevin.


Kevin melihat kearah mobil yang tidak jauh dari mereka. Lalu dia berkata kepada pengawal itu tentang sesuatu. Pengawal itu pun mengangguk dan berjalan pergi. Kevin memasuki mobil dan pengemudi pun melajukan mobil pergi.


"Apa kau lapar?" Tanya Kevin pada Gea sambil membelai rambutnya.


Gea mengangguk. Sebenarnya sekarang ketika Kevin bertanya padanya, dia hanya ingin makan sedikit hari ini. Tali sekarang dia merasa lapar.


Kevin lalu membawa Gea ke sebuah restoran private. Sopir mengatakan kepadanya bahwa mobil itu masih mengikuti mereka. Kevin menggandeng tangan Gea dan berjalan masuk ke sebuah restoran. Kevin memesan beberapa makanan yang Gea sukai.


Ketika Gea melihat makanan itu, dia dengan cepat mencoba makanan itu. Kevin tertawa setelah menyelesaikan makan malam mereka.


Mereka lalu kembali ke villa mereka. Gea sudah tertidur ketika mereka tiba. Kevin menggendong Gea dan membaringkannya di tempat tidur mereka.


Setelah membersihkan diri dan mengganti pakaianny, Kevin berjalan ke ruang kerjanya. Dia bekerja di sana sampai tengah malam dan dia kembali ke kamar mereka.


Dia berbaring dan menarik Gea ke dalam pelukannya.


"Terima kasih telah menjadi istriku. Kau melengkapi duniaku." Bisik Kevin di telinga Gea.


Bersambung...