Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Villa Kevin



Dua hari kemudian....


Kevin terlihat berada di salah satu pusat perbelanjaan. Dia sedang mencari sesuatu di toko perhiasan. Ketika dia berjalan keluar dari toko itu, dia memegang sesuatu di tangannya dan dia pun tersenyum.


Salah satu penggemarnya melihat Kevin dan mengunggah fotonya di akunnya dan akun itu pun menjadi booming.


Semua orang mengatakan bahwa Kevin sedang membeli cincin atau kalung untuk pacar barunya.


Gea membaca satu persatu komentar di akun orang itu dia juga melihat foto Kevin dengan seorang wanita yang merupakan seorang artis. Mereka bilang artis itu adalah pacar baru Kevin.


Gea menghela nafas dan menutup ponselnya. Dia tidak ingin banyak berpikir. Dia ingin mencoba untuk tidur karena besok dia harus pergi ke kampusnya untuk urusan kelulusannya.


...----------------...


Karena hari ini adalah hari sabtu, jadi Gea tidak harus pergi bekerja. Dia pun pergi ke kampusnya. Wisuda mereka akan diadakan minggu depan.


Setelah dari kampus Gea pergi berbelanja. Ketika dia berada di mall, Kevin menelpon dirinya dan bertanya di mana dia berada. Setelah dia memberitahukan kepada Kevin bahwa dia sedang bersama Nina di pusat perbelanjaan, Kevin tidak mengganggunya lagi.


Gea dan Nina berjalan di sebuah restoran di mall. Mereka duduk dan memesan makanan kesukaan mereka. Nina bertanya kepada Gea tentang dirinya dan Kevin dan dia menjawab mereka tidak ada masalah apapun.


Setelah menghabiskan waktu di mall mereka berdua pun pulang.


Ketika Gea tiba di apartemennya, Kevin menelponnya lagi dan dia bilang dia ingin bertemu dengannya.


"Aku akan datang ke apartemen mu." Ucap Kevin.


"Tidak, kau tidak boleh datang." Ucap Gea tidak mengizinkan Kevin untuk datang.


"Biar aku saja yang pergi ke tempatmu." Balas Gea.


"Kalau begitu, aku akan datang menjemput mu dalam waktu 20 menit lagi." Ucap Kevin.


Ketika Kevin tiba, dia menelepon Gea dan Gea pun pergi ke tempat parkir. Gea masuk ke dalam mobil Kevin dan dia pergi ke villa milik Kevin.


Kevin mengatakan, "aku sudah menyiapkan beberapa bahan makanan di kulkas."


Kevin naik ke lantai atas. Setelah beberapa saat, dia turun dan melihat Gea tengah memasak. Dia berjalan ke arah Gea dan memeluk Gea dari belakang dan menciumi telinga Gea lalu lehernya.


"Kevin jangan main-main, aku sedang memasak." Ucap Gea.


"Mmmm... aku merindukanmu. Aroma tubuhmu sangat wangi." Ucap Kevin.


"Kevin..." Ucap Gea.


Kevin membalikkan tubuhnya dan tangan lainnya mematikan kompor. Dia meletakkan tangannya di pipi Gea dan menciumnya. Pertama kali ciumannya biasa saja lalu dia mulai mencium bibir Gea dengan dalam. Ketika Kevin merasa nafasnya menjadi sulit, dia pun melepaskan Gea.


Gea tampak tersipu.


"Kevin..." Ucap Gea.


Gea lalu berbalik dan kembali menyalakan kompor.


"Aku mau melihat masakan mu." Ucap Kevin mencoba memeluk Gea lagi, namun Gea mencubit tangannya.


Kevin lalu melepaskannya. Dia pun pergi ke ruang tamu.


Setelah Gea selesai memasak, dia memanggil Kevin untuk makan. Kevin merasa hatinya sangat bahagia. Dia meminta Gea untuk menyuapinya makan. Gea merasa malu. Tapi dia tetap melakukannya. Mereka berdua pun tersenyum bahagia.


Mereka menghabiskan makanan mereka. Gea tidak terlalu banyak makan karena dia masih kenyang. Setelah itu Kevin membantu Gea mencuci piring. Setelah selesai, mereka berdua lalu menonton film bersama.


Mungkin karena lelah, Gea pun tertidur. Kevin membawanya ke kamarnya. Setelah itu, dia pergi ke ruang belajarnya. Dia bekerja di sana sampai tengah malam. Dia lalu kembali ke kamarnya.


Setelah mandi, Kevin naik ke tempat tidurnya dan berbaring di samping Gea. Dia menarik Gea ke dalam pelukannya.


Gea merasa hangat. Dia mengulurkan tangannya dan memeluk Kevin.


Bersambung...