
Mobil itu akhirnya tiba di sebuah villa yang sederhana namun tampak mewah. Gea melihat villa yang indah itu lalu mereka pun masuk dan Gea mulai melihat sekeliling villa.
"Villa siapa ini?" Tanya Gea.
"Ini milik keluargaku." Balas Kevin.
Gea tidak pernah menyangka keluarga Kevin memiliki villa ini.
"Villa ini pasti mahal. Keamanan villa ini sangat hebat." Ucap Gea. "Kevin, apakah kau ingin kita menginap di sini malam ini? Tapi bagaimana jika teman-teman yang lain mencari ku? Mereka akan curiga jika aku menghilang seperti ini." Ucap Gea.
"Jangan khawatir, aku sudah mengaturnya. Aku ingin menghabiskan waktuku bersamamu malam ini Gea." Ucap Kevin.
Setelah itu Kevin mengambil mantelnya dan pergi ke kamar mandi. Gea lalu berdiri di dekat jendela.
Ketika Kevin keluar dari kamar mandi, dia lalu berjalan ke arah Gea dan melingkarkan lengannya di pinggang Gea.
"Apa yang kau pikirkan? Apakah kau takut? Jangan khawatir, aku akan melindungi mu." Ucap Kevin.
Kevin membalikkan tubuh Gea. Dia lalu menatap mata Gea dan perlahan menundukkan kepalanya dan mencium bibir Gea.
Tangan Kevin meluncur di punggung Gea. Ciumannya perlahan pindah ke leher Gea.
Gea merasa tubuhnya menjadi panas.
Kevin menggendong Gea dan meletakkan tubuh Gea ke atas tempat tidur. Dia lalu naik ke atas tubuh Gea dan mencium bibirnya lagi. Dia mencium leher Gea dan dia menarik pakaian Gea dan mulai mencium bahu Gea yang terekspos itu.
Tangan Gea berada di rambut Kevin. Ciuman mereka semakin memanas. Kevin lalu menyelipkan tangannya di bawah pakaian Gea.
"Kevin...." Ucap Gea.
Kevin kembali tersadar.
"Sial! Maafkan aku." Ucap Kevin.
Dia lalu mencium kening Gea dan dengan cepat bangkit dari tubuh Gea. Dia berjalan ke kamar mandi dan kemudian mandi air dingin. Dia hampir saja kehilangan kendali akan tubuhnya sendiri.
Sementara itu, Gea merapikan pakaiannya. Wajahnya memerah dan dia juga hampir kehilangan kendali dirinya. Ciuman Kevin selalu membuatnya tenggelam. Kevin begitu hebat dalam berciuman.
Kevin berjalan keluar dari kamar mandi dan berbaring di samping Gea. Dia menarik Gea ke dalam pelukannya.
"Ayo tidur." Ucap Kevin seraya mencium rambut Gea.
...----------------...
"Kevin ayo bangun, jam berapa sekarang?" Tanya Gea.
"Selamat pagi sayang. Ayo kita harus segera kembali ke hotel." Ucap Kevin.
Gea melihat langit masih gelap. Dia lalu melihat waktu di ponselnya yang sudah menunjukkan pukul 05.00 pagi.
Mereka masuk ke dalam mobil dan pengawal yang sama mengantar mereka kembali ke hotel.
Ketika mereka tiba, sudah hampir jam 06.20 menit. Gea keluar dari dalam mobil lebih dulu di pintu masuk hotel, setelah itu mobil menuju ke tempat parkir di bawah tanah. Kevin lalu masuk ke dalam lift pribadi yang langsung menuju kamarnya.
Gea perlahan masuk ke kamarnya. Teman sekamarnya masih tidur. Dia pun pergi ke kamar mandi untuk mandi. Ketika dia keluar, teman sekamarnya sudah bangun.
"Hei, kau kembali." Ucap teman sekamar Gea.
Gea mengangguk. Mereka tidak bertanya lagi, jadi dia merasa lega.
Sementara itu saat Kevin masuk ke kamarnya, Liam sudah bangun. Dia ingin pergi ke kolam renang. Dia melihat wajah Kevin yang tersenyum.
"Sepertinya kau bersenang-senang bro." Ucap Liam.
Kevin tidak menjawabnya dan dia berbaring di tempat tidurnya dan tidur dengan senyuman di wajahnya. Liam tahu bahwa suasana hati Kevin sedang baik.
...----------------...
The Rain sarapan di kamar mereka sambil mendiskusikan konser mereka. Sementara Gea dan yang lainnya sarapan di restoran. Setelah itu mereka kembali ke pekerjaan mereka masing-masing.
The Rain pergi latihan dan Gea beserta yang lainnya bekerja di samping panggung mengatur hal yang lainnya.
Ketika malam tiba, konser dimulai. Gea tidak pernah menonton pertunjukan mereka dan dia begitu terkejut ketika melihat semua kursi sudah penuh dan konser pun dimulai.
Gea sangat sibuk dengan barang-barang anggota Boyband itu. Mereka mulai mengganti pakaian mereka dan Gea membantu mereka mengambil minuman dan yang lainnya. Gea tidak pernah berpikir bahwa pekerjaan yang dilakukannya itu benar-benar melelahkan.
Daniel dan Josh juga sangat baik. Gea tidak yakin jika mereka tahu tentang dirinya dan Kevin. Dia hanya tahu bahwa Liam yang mengetahui tentang hubungannya dan Kevin.
Kevin yang melihat Gea sibuk sepanjang hari membuatnya merasa kasihan kepada Gea.
Bersambung....