Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Bagaimana Hubungan Kita?



Ketika dia bangun dia mendapati dirinya tengah memeluk Kevin dan tangan Kevin memegang tangannya.


Gea mencoba menarik tangannya tetapi Kevin memegangnya dengan erat.


"Tidurlah sebentar lagi." Ucap Kevin.


Kevin membalikkan tubuhnya dan menarik Gea erat-erat ke dalam pelukannya. Dia mencium kening Gea lalu menutup matanya. Gea yang tidak bisa bergerak, akhirnya dia pun menutup matanya dan tertidur lagi.


Beberapa saat kemudian, Gea bangun. Tapi dia tidak melihat Kevin. Dia mendengar suara pintu dan Kevin tampak berjalan keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk yang hanya melilit di pinggangnya. Rambutnya masih basah. Dia terlihat sangat seksi dengan perut sixpack miliknya. Gea mengakui bahwa Kevin memang memiliki tubuh yang sempurna.


Gea tampak tersipu dan dia menatap Kevin tanpa berkedip. Kevin menyadari bahwa Gea sedang menatap dirinya. Dia tersenyum dan berjalan ke arah Gea.


"Apa kau sudah puas melihatnya?" Tanya Kevin.


Gea pun tersadar dan dia menjadi semakin tersipu malu. Dia turun dari tempat tidur dan ingin berjalan ke kamar mandi. Tapi Kevin menangkap tangannya dan menariknya ke arahnya.


Kevin duduk di tempat tidur dan menarik Gea ke pangkuannya. Satu tangan memeluk pinggang Gea dan yang lain membelai rambut Gea.


Gea menjadi begitu malu.


Kevin menatap wajah merah Gea. Dia menarik kepala Gea ke bawah dan mencium bibir Gea dengan perlahan. Ketika dia melepaskannya, Gea langsung menutup bibirnya dengan tangannya karena dia belum menggosok giginya tapi Kevin sudah menciumnya.


Kevin tertawa saat melihat wajah Gea yang malu-malu. Kevin memberikan handuk kepada Gea dan memintanya untuk mengeringkan rambutnya yang basah. Gea mengambil handuk itu dan mulai mengeringkan rambut Kevin.


Gea menjadi terkejut. Dia pun berhenti mengeringkan rambut Kevin dan memelototinya. Dia memukul tangan nakal Kevin. Kevin lantas tertawa menggoda Gea.


Gea kesal dan menutupi kepala Kevin dengan handuk. Dia segera bangkit dari pangkuan Kevin dan berlari ke kamar mandi.


Di dalam kamar mandi, Gea memegangi wajahnya yang terasa panas. Ada senyuman di wajahnya. Gea melepaskan pakaiannya dan segera mandi. Ketika keluar dia tidak melihat Kevin. Dia tengah mengenakan jubah mandi. Dia melihat satu set pakaian wanita di tempat tidur. Dia tersenyum dan mengambilnya lalu memakainya.


Setelah itu dia turun ke lantai bawah dan melihat Kevin tengah memasak di dapur. Dia tetap berdiri di sana dan mengawasi Kevin.


Kevin meletakkan dua piring makanan di atas meja dia pun berjalan mendekat ke arah meja.


"Wow kelihatannya enak." Ucap Gea.


Kevin duduk di depan Gea. Mereka pun sarapan dan setelah itu Kevin bertanya tentang kelulusan Gea dan rencana selanjutnya.


Gea memberitahu tentang kelulusannya. Tapi dia tidak memberitahukan kepada Kevin tentang beasiswanya. Dia tidak tahu bagaimana caranya untuk memberitahu Kevin.


Setelah itu Kevin membawa Gea ke ruang musiknya. Gea menemaninya. Kevin bermain gitar dan dia duduk di sampingnya dengan kepala bersandar di pundaknya.


Gea merasa senang. Meski dia masih belum yakin dengan hubungan mereka, dia tidak tahu apa dan kemana arah hubungan mereka itu. Satu-satunya hal yang Gea inginkan sekarang adalah menghabiskan waktu bersama Kevin, menikmati kebersamaan mereka dan bersenang-senang dengannya.


Bersambung...