Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Pergi Ke Luar Negeri



Saat Kevin tiba di bandara, dia mengirim pesan kepada Gea. Tapi dia tidak mendapat balasan apapun. Kemudian dia mencoba untuk menelpon Gea lagi sebelum pesawat akan mulai mengudara, tapi Gea benar-benar tengah sibuk bekerja.


Sekarang Kevin sudah ada di atas pesawat. Dia hanya duduk di sana seraya memainkan ponselnya. Dia membuka galeri ponselnya dan menscroll foto yang ada di sana. Dia melihat beberapa foto Gea yang dia ambil hari itu. Dia membuka sebuah foto di mana Gea tampak tersenyum. Gea tengah mengenakan sebuah kaos berwarna putih dengan celana jeans berwarna biru terang. Gea terlihat menggemaskan dan cantik.


Kevin pun tersenyum. Liam yang duduk di samping Kevin, melihat Kevin tersenyum. Dia pun melihat ke arah ponsel Kevin.


"Apa yang kau lihat? Seorang gadis ya? Apa dia cantik? Biarkan aku melihatnya." Ucap Liam.


Kevin menutup ponselnya dengan segera.


"Diam lah dan tidurlah sana." Ucap Kevin.


Kevin lalu menutup matanya mencoba untuk tidur, dan saat mereka tiba di negara S, saat itu sudah tengah malam.


Perjalanan mereka memang membutuhkan waktu 4 jam. Mereka sengaja terbang saat malam hari untuk menghindari para fans mereka.


Setelah pesawat landing dan mereka telah menyelesaikan semua prosedur di bandara, mereka semua lalu menuju hotel dimana mereka akan tinggal. Ada dua kamar besar di dalam hotel yang akan mereka tempati. Kevin dan Liam berbagi satu kamar. Mereka langsung berbaring di atas tempat tidur dan tertidur sampai pagi hari.


Saat mereka bangun, Manager memanggil mereka dan mengatakan kepada mereka untuk segera sarapan.


Joshua dan Daniel pergi ke area kolam renang, sementara Liam dan Kevin memilih untuk tetap berada di kamar mereka.


Hari ini mereka akan melakukan jumpa fans. Kemudian mereka akan pergi ke arena konser mereka untuk melihat situasinya.


Sebagai seorang leader, Kevin memiliki tanggung jawab yang lebih dan dia selalu memonitor arena konser sendirian. Dia itu seorang pekerja yang perfeksionis dan dia akan selalu melakukan pengecekan sebelum konser dimulai.


Setelah sarapan, Kevin mengatakan kepada anggota nya bahwa dia akan melakukan briefing dengan mereka. Kemudian setelah itu, dia berjalan masuk ke dalam kamarnya. Dia mengeluarkan ponselnya dan menelpon nomor Gea.


Setelah beberapa kali deringan, Gea pun menjawab panggilan itu.


"Halo." Ucap Gea.


"Ini aku." Ucap Kevin.


"Kevin?" Ucap Gea.


"Apa yang kau lakukan? Kenapa kau butuh waktu yang cukup lama hanya untuk menjawab panggilan dari ku?" Ucap Kevin.


Mendengarkan hal itu, Gea menjadi kesal. Sejak datang ke kantor, Gea sudah dibuat kesal karena ada teman kantor yang mencari masalah dengannya. Dia tidak tahu apa yang salah dengan temannya yang bernama Maya itu.


Maya datang dan memberikan Gea setumpuk file dan mengatakan bahwa dia harus membereskannya dan juga pekerjaan yang diberikan manajer Lina kepadanya, Gea harus menyelesaikannya dengan cepat. Sekarang Kevin memarahinya hanya karena dia tidak menjawab panggilan darinya dengan cepat.


"Apa kau pikir aku tidak punya pekerjaan yang bisa aku lakukan? Aku sibuk. Kenapa kau mencari ku?" Tanya Gea.


"Haruskah aku punya alasan untuk menelpon mu?" Ucap Kevin.


"Kevin jangan bermain-main. Aku sibuk. Katakan saja kepadaku kenapa kau meneleponku?" Tanya Gea.


"Tidak ada alasan apapun. Aku hanya ingin mendengar suaramu. Apa kau merindukan aku?"


Tiba-tiba Gea merasa bingung kenapa Kevin mencoba untuk menggoda dirinya.


"Kevin jika kau tidak punya apapun yang ingin kau katakan, maka aku akan menutup telepon ini. Aku punya pekerjaan lain." Ucap Gea.


Kevin menggoda Gea lagi dan lagi. Kemudian saat dia mendengar suara Gea yang marah, dia pun bicara lagi.


"Baiklah, kau kembalilah bekerja. Aku tidak akan mengganggumu lagi. Tapi bisakah kau memberikan aku sebuah ciuman?" Ucap Kevin.


"Kevin...." Ucap Gea memelankan kan suaranya.


Pipi Gea memerah dan sekarang Kevin bisa membayangkan wajah Gea yang tampak malu.


"Hahaha...." Kevin tertawa.


Setelah itu, dia pun dengan cepat menutup sambungan telepon.


Bersambung...