Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Pergi Ke London



Keesokan harinya...


Kevin membawa Gea pergi ke bandara menaiki jet pribadinya. Kevin akan membawa Gea pergi ke London.


Gea begitu terkejut. Dia tidak menyangka bahwa Kevin akan membawanya ke London. Dia memang pernah mendengar Kevin berkata bahwa orang tuanya ingin dia datang ke London. Tapi dia tidak menyangka bahwa hari ini mereka benar-benar akan terbang ke sana.


Setelah beberapa jam penerbangan, mereka akhirnya sampai. Riko membukakan pintu mobil untuk mereka dan mereka langsung menuju rumah keluarga Kevin.


Saat mereka keluar dari mobil, Gea melihat mama Kevin sudah berdiri di depan pintu. Gea segera berlari ke arah mama Kevin dan memeluknya.


"Tante aku sangat merindukan Tante." Ucap Gea.


"Tante? Mulai sekarang kau harus memanggilku Mama." Balas mama Kevin.


Gea merasa malu. Dia lalu melihat ke arah Kevin.


Kevin mengangguk dan Gea pun segera memanggil mama Kevin dengan sebutan Mama. Setelah itu mereka masuk ke dalam rumah. Gea melihat Papa Kevin.


"Papa...!" Ucap Gea.


"Hai Gea sayangku." Ucap Papa Kevin.


Papa Kevin lalu memeluk Gea. Orang tua Kevin memang sangat menyayangi Gea.


Saat itu, seorang pria lain berjalan menuruni tangga. Gea menatapnya dan mata Gea pun berlinang dengan air mata bahagia.


"Kakak Jhony..." Ucap Gea.


Itu adalah saudara Kevin. Mereka biasa bermain bersama. Jhony tersenyum dan melebarkan tangannya. Gea berjalan ke arah Jhony dan memeluknya. Jhony selalu memperlakukan Gea dengan baik. Dia sangat menyayangi Gea.


"Gea..." Ucap Jhony.


"Ehemmm... ehem...."


Mereka semua melihat ke arah Kevin.


Kevin berjalan ke arah Gea dan menariknya dari pelukan Jhony. Kedua orang tua mereka tersadar dan tertawa. Kevin ternyata cemburu melihat kakaknya memeluk Gea.


"Kau... Kevin...."


Gea membentak Kevin. Dia merasa malu.


Kevin menarik Gea ke dalam pelukannya.


"Kau tidak boleh memeluk pria lain." Ucap Kevin.


Gea terdiam. Dia terkejut dengan ucapan Kevin itu. Jhony bukanlah orang lain. Dia adalah kakak mereka. Kevin terlalu berlebihan bagi Gea. Jadi Gea memutar matanya malas kemudian beralih ke arah Jhony yang menertawai mereka. Gea pun merasa malu.


Kakak ipar Kevin berjalan keluar dengan seorang pelayan. Jhony memperkenalkannya kepada mereka. Gea mengagumi kecantikan kakak ipar Kevin yang bernama Lita itu.


Istri Jhony, Lita, sangat cantik. Dia begitu lembut. Tidak seperti Gea.


Gea merasa dia tidak ada apa-apanya dibandingkan Lita. Dia menundukkan kepalanya.


Melihat ekspresi di wajah Gea yang berubah, Kevin lantas memeluk Gea dan mencium pipinya. Wajah Gea menjadi semakin lebih merah. Mama Kevin meminta Kevin untuk membawa Gea beristirahat. Mama Kevin mengatakan bahwa Gea pasti kelelahan karena perjalanan yang panjang. Kevin lalu membawa Gea pergi ke kamarnya.


Di dalam kamar, Kevin menarik Gea ke dalam pelukannya. Kemudian dia mencium Gea. Ciuman Kevin begitu mendominasi.


Setelah selesai mandi, mereka berdua turun ke lantai bawah. Semua orang sudah bersiap-siap di meja makan. Gea melihat seorang anak laki-laki kecil duduk di kursi bayi. Dia merupakan anak dari Jhony.


Anak itu terlihat menggemaskan.


Mereka semua mengobrol saat makan malam. Setelah makan malam, Kevin membawa Gea keluar mengendarai mobil sporty-nya. Dia membawa Gea melihat kota London.


Sudah hampir tengah malam saat mereka kembali. Mereka melihat semua orang sudah tertidur. Mereka berjalan perlahan ke kamar Kevin. Setelah berganti pakaian, mereka berbaring di tempat tidur mereka. Kevin menarik Gea ke dalam pelukannya. Dia mencium Gea lagi dan lagi.


Bibir Gea pun mulai bengkak. Gea mendorong Kevin menjauh dan memukuli dada Kevin.


Kevin pun tertawa. Setelah itu Kevin berjanji bahwa dia tidak akan membiarkan Gea tertidur. Dia hanya ingin memeluk Gea sepanjang malam.


...----------------...


Keesokan harinya saat Gea bangun, dia tidak melihat Kevin. Dia berjalan menuju kamar mandi dan setelah selesai mandi, dia turun ke lantai bawah. Dia merasa malu karena terlambat bangun.


Jhony sudah pergi ke kantornya begitu juga Lita istrinya. Sementara anak mereka tengah bermain dengan pengasuhnya dan Mama Kevin tampak berada di ruang tamu dan papa Kevin juga tidak ada di rumah.


"Ma, maaf aku bangun terlambat." Ucap Gea malu.


Mama Kevin membalikkan kepalanya dan melihat wajah Gea yang memerah dan dia pun tersenyum.


"Tidak apa-apa. Kau pasti lelah. Pergilah sarapan lebih dulu." Ucap Mama Kevin.


Gea mengangguk dan pergi ke ruang makan. Dia merasa sangat malu dan dia mengutuk Kevin di dalam hatinya karena Kevin tidak membangunkannya dan juga karena semalam mereka berdua terus saja berpelukan.


Gea lalu dengan cepat menyantap sarapannya dan berjalan ke ruang tamu. Mama Kevin berdiri dan membawa Gea berjalan menuju taman.


Gea begitu kagum saat dia melihat pemandangan yang indah di taman itu.


"Gea apa kau baik-baik saja?" Tanya Mama Kevin.


Gea tahu apa maksud dari pertanyaan Mama Kevin. Gea mengangguk dan memeluk mama Kevin.


"Aku baik-baik saja Mama." Balas Gea.


Gea melepaskan pelukannya dari Mama Kevin dan memberikan senyuman kepadanya.


Mama Kevin mengusap rambut Gea.


"Nak, Mama minta maaf atas semua yang menimpa dirimu dikarenakan oleh Kevin." Ucap Mama Kevin.


"Mama tidak apa-apa. Aku awalnya hanya terkejut, tapi sekarang aku sudah beradaptasi dengan hal itu." Ucap Gea.


Mama Kevin memberitahu Gea bahwa sebenarnya dia ingin Kevin untuk berhenti dari dunia entertainment. Dia ingin Kevin fokus pada dunia bisnis.


Dia juga memberitahu Gea bahwa sebenarnya CEO dari perusahaan tempat Gea bekerja sebelumnya adalah Kevin. Kakaknya Jhony sudah memberikan perusahaan itu kepada Kevin untuk diurus. Tapi Kevin selalu meminta Riko untuk mengurusnya dan Kevin hanya berdiri di belakangnya.


Gea begitu terkejut mendengar bahwa Kevin sebenarnya adalah CEO dari tempatnya bekerja itu.


Setelah berjalan-jalan beberapa saat, mereka pun pergi kembali ke dalam rumah. Kevin berlari dari lantai atas. Dia pikir Gea sudah menghilang.


Saat dia melihat Gea bersama Mamanya, dia merasa lega. Dia dengan cepat berlari memeluk Gea dengan erat dan mencium kening Gea. Mama Kevin melihat hal itu dan hanya menggelengkan kepalanya. Wajah Gea pun merona.


Bersambung...