Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Liburan



Gea memegang wajahnya kemudian setelah itu dia merasa jantungnya berdetak kencang. Dia pun kembali mengetik di keyboard-nya setelah Kevin menutup sambungan telepon.


Perasaan Kevin sedang senang. Dia merasa bahagia. Dia menelepon Gea hanya karena dia ingin mendengar suara Gea.


Saat dia berjalan keluar dari dalam kamar, teman-temannya melihat ke arahnya.


"Aku rasa teman kita punya kekasih baru. Lihat saja senyumannya itu." Ucap Daniel berkata kepada yang lainnya.


"Sebelumnya dia tidak pernah memiliki senyuman di wajahnya seperti itu." Ucap Joshua.


"Kevin siapa dia?" Tanya Liam kepada Kevin.


"Model yang mana?" Tanya Daniel lagi.


Kevin tidak mengatakan apapun. Dia hanya tersenyum. Dia lalu duduk kemudian bicara pada yang lainnya.


"Ayo kita mulai diskusi kita."


Setelah mereka selesai melakukan briefing, mereka semua pergi untuk bertemu dengan fans mereka dan juga pergi ke arena konser.


Saat semua agenda mereka sudah selesai, hari sudah malam. Mereka pun kembali ke hotel mereka dan berbaring di tempat tidur mereka masing-masing.


...----------------...


Gea berjalan keluar dengan membawa tasnya. Nina dan Kenzo sedang menunggu dirinya di mobil mereka. Kenzo lalu mengendarai mobilnya setelah Gea masuk ke dalam mobilnya.


Beberapa saat kemudian, mereka tiba di sebuah villa yang sangat indah. Setelah menaruh tas mereka di dalam kamar, mereka semua keluar pergi ke restoran yang ada di pinggir pantai untuk makan malam.


Saat mereka tiba di restoran, Gea melihat 4 teman yang lainnya. Dua orang laki-laki dan dua orang perempuan. Gea hanya mengenal dua dari mereka. Jadi Nina memperkenalkan yang lainnya kepada Gea.


Mereka pun duduk bersama dan menghabiskan waktu mereka bersama di restoran. Setelah mereka selesai makan malam, waktu sudah hampir tengah malam. Kemudian mereka kembali ke villa mereka.


Gea tidak mau menjadi orang ketiga. Jadi dia langsung pergi ke kamarnya sendiri.


Saat dia berada di kamarnya, dia membuka ponselnya dan menemukan beberapa artikel tentang boyband The Rain. Dia tidak tahu banyak hal tentang The Rain. Dia hanya pernah mendengar beberapa lagu mereka di mobil Nina. Saat dia membaca artikel itu, dia akhirnya tahu kenapa mereka begitu populer.


Contohnya Kevin sendiri. Dia memiliki sesuatu yang bisa membuat orang lain menyukai dirinya. Dia begitu hebat saat dia berada di atas panggung. Tidak heran para gadis berteriak kepada mereka semua.


Tiba-tiba Gea merasa wajahnya memanas. Dia mengingat bagaimana hebatnya Kevin saat menciumnya. Dia merasa malu.


'Bagaimana aku bisa membayangkan tentang hal itu lagi?' pikir Gea.


Kemudian Gea dengan cepat menutup ponselnya. Dia lalu pergi mandi sebelum dia tidur.


...----------------...


Hari berikutnya...


Gea bangun dan dia tidak mendapati Nina.


'Mungkin Nina ada di kamar Kenzo.' ucap Gea dalam hati.


Gea berjalan keluar menuju dapur. Dia meminum segelas air dan pergi keluar. Dia mengambil sebuah kursi dan duduk di sana.


Gea tengah menikmati pemandangan saat seseorang memanggil dirinya. Gea mengangkat kepalanya dan melihat ternyata itu adalah Tommy, salah seorang teman dari Kenzo.


Tommy berjalan mendekat ke arahnya.


"Hai selamat pagi! Gea bukan?" Ucap Tommy.


"Oh hai, selamat pagi juga. Apa kau mencari Kenzo. Aku rasa dia belum juga bangun." Balas Gea.


"Tidak... tidak... aku baru saja selesai lari dan melihatmu disini. Jadi aku ingin menyapamu. Apa kau menyukai pemandangannya?" Tanya Tomi kepada Gea seraya melihat ke arah pantai.


Gea menganggukkan kepalanya.


"Pemandangannya sangat indah." Ucap Gea.


Bersambung...