
Ketika Gea dan yang lainnya tiba di tempat tujuan, mereka melihat salah satu klub kelas atas. Mereka lalu masuk ke dalam sebuah ruangan VIP.
Beberapa dari mereka mulai memesan minuman dan beberapa dari mereka yang lainnya pergi ke lantai dansa. Nina dan Gea ditarik menuju lantai dansa. Setelah lelah menari, mereka kembali ke kamar masing-masing. Mereka memainkan sebuah permainan dan yang kalah diharuskan minum sebagai hukumannya.
Setelah beberapa putaran, mereka semua mulai sedikit mabuk. Nina mengeluarkan ponselnya dan menelpon Kenzo.
Kenzo sendiri tengah berada di ruangan lain bersama teman-temannya. Dia langsung datang ke ruangan dimana Nina berada. Dia melihat Gea dan Nina saling bersandar. Dia lantas menggelengkan kepalanya. Dia bingung bagaimana cara mengeluarkan mereka berdua dari sana.
Sebenarnya setelah melakukan perform di acara wisuda tadi, Kevin mencoba menelepon Gea. Tapi panggilan darinya tidak diangkat. Kevin lalu menelpon orang tua Gea. Mereka memberitahu Kevin bahwa Gea pergi dengan teman-temannya untuk merayakan kelulusan mereka.
Setelah mengetahui hal itu, Kevin tidak menelpon Gea lagi. Dia hanya mengirim pesan pada Gea dan memberi selamat padanya. Kevin lalu pulang ke apartemennya.
Setelah beberapa saat, dia melihat ponselnya dan tidak ada apapun di layar ponselnya. Gea tidak membaca atau membalas pesan darinya. Kevin lalu meletakkan ponselnya dan pergi ke kamar mandi.
Ketika dia berjalan keluar, dia mengambil ponselnya dan kembali menelpon nomor Gea, tapi panggilan dimatikan.
Saat itu Liam berada di klub yang sama dengan Gea. Dia baru saja datang ke sana bersama teman-temannya. Ketika dia berjalan melewati lantai 2, sebuah pintu ruangan VIP terbuka dan dia melihat Gea sedang minum bersama teman-temannya. Liam dengan cepat berjalan ke sudut dan menelepon Kevin.
"Kevin, aku sedang melihat Gea dengan teman-temannya di klub X dan sepertinya dia tengah mabuk." Ucap Liam pada Kevin.
Kevin dengan cepat mengambil mantel dan topinya. Dia pergi ke klub itu.
Sebuah mobil berwarna hitam yang dikemudikan oleh dua pengawal, mengikutinya.
Saat dia tiba di klub itu, Liam sudah menunggu dirinya depan ruangan di mana Gea berada. Kevin ingin masuk tetapi ketika dia ingin mendorong pintu, seseorang membukanya dari dalam.
Kenzo begitu terkejut dan memelototi Kevin dan ingin menarik Gea kembali. Dia mengira Kevin adalah pria jahat yang akan mengambil keuntungan dari wanita mabuk.
Kevin melihat pria dihadapannya itu adalah Kenzo dan dia mengenalnya.
"Ini aku, Kenzo." Ucap Kevin seraya mengangkat topinya.
Kenzo merasa lega saat dia melihat bahwa itu adalah Kevin.
"Aku minta maaf." Ucap Kenzo.
"Lupakan saja, tidak masalah. Aku akan membawa Gea kembali." Balas Kevin.
Kenzo lantas berterima kasih pada Kevin. Dia tahu tentang hubungan Gea dan Kevin. Itu sebabnya dia merasa lega memberikan Gea kepada Kevin.
Kevin lalu menggendong Gea dan berjalan keluar melalui pintu belakang klub. Dia sudah memanggil pengawalnya dan pengawalnya itu membawa mobil ke depan pintu belakang. Kevin duduk di kursi belakang dan pengawal itu pun segera mengendarai mobil pergi dari klub itu.
"Tuan, kita mau ke mana?" Tanya sopir Kevin.
"Apartemen." Balas Kevin singkat.
Sesampainya di sana, Kevin mengeluarkan Gea dari mobilnya dan langsung menggunakan lift pribadi menuju apartemen miliknya.
Bersambung...