
Setelah mereka kembali dari konser, Kevin mengirimi Gea pesan. Dia mengatakan bahwa dia akan menunggu Gea di tempat biasa.
Gea masuk ke dalam mobil lalu mobil Kevin melaju pergi menuju villa miliknya. Mereka tidak menyadari bahwa saat itu seorang paparazi berhasil memotret mereka berdua.
Keesokan paginya kabar seorang gadis berpakaian hitam masuk ke dalam mobil Kevin saat pulang dari konser tersebar luas. Banyak orang yang mempertanyakan tentang siapa gadis itu karena mereka tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas. Gadis itu menggunakan hoodie yang menutupi kepalanya dan masker. Foto itu pun hanya menunjukkan mereka berdua dari kejauhan. Orang-orang berspekulasi bahwa mungkin gadis itu adalah seorang model, penyanyi atau bahkan pendatang baru di dunia hiburan.
Ketika Gea bangun, dia membuka ponselnya dan melihat berita itu di internet. Dia begitu kaget. Dia pun segera membangunkan Kevin dan memberitahunya tentang berita itu. Kevin sama sekali tidak kaget karena cepat atau lambat media pasti akan mengetahuinya.
Dia memberitahu Kevin untuk tidak mengungkapkan identitasnya karena ini belum waktunya. Dia akan menghadiri wisudanya dulu jadi dia tidak ingin para reporter pergi ke kampusnya dan membuat keributan.
Kevin bilang dia akan menanganinya.
Kevin pergi ke kamar mandi dan ketika dia keluar dia melihat Gea berdiri di dekat jendela dan memegang ponselnya.
"Gea ada apa?" Tanya Kevin pada Gea.
Dia memeluk Gea dari belakang. Dia tahu bahwa Gea mengkhawatirkan berita itu.
"Tidak apa-apa, aku baik-baik saja." Balas Gea.
Kevin melihat wajah Gea dari balik bahunya. Ada senyum di bibirnya, tapi itu senyuman palsu. Ada sesuatu yang mengganggu pikiran Gea.
Kevin lalu memutar tubuh Gea untuk membuatnya menatap dirinya
"Gea, apakah kau masih mengkhawatirkan berita itu?" Tanya Kevin.
Gea menutup matanya lalu membukanya kembali. Kevin bisa melihat di mata Gea bahwa ada sesuatu yang mengganggu dirinya. Gea menundukkan kepalanya.
Ben menelpon dan menyuruh Kevin untuk tidak keluar karena ada beberapa reporter di pintu masuk apartemen. Gea pun mendengarkan hal itu.
Setelah sarapan selesai, Kevin ingin mengantar Gea ke perusahaan, tapi Gea menolaknya.
Gea berjalan keluar dari apartemen Kevin dari sisi lainnya. Dia berjalan ke halte bus dan masuk ke dalam bus. Dia lalu mengirim pesan singkat kepada Kevin dan mengatakan kepadanya bahwa dia aman.
Gea pergi ke perusahaan dan bekerja seperti biasa. Dia merasa lega karena mereka tidak mengenali dirinya berkat hoodie yang dia gunakan. Hoodie itu milik Kevin. Kevin memberikannya hari itu.
Kevin tidak datang ke perusahaan. Dia tetap berada di rumah, tapi dia masih mengkhawatirkan Gea. Dia lalu mengirimkan pesan kepada Gea sepanjang hari untuk menanyakan kondisi Gea.
Gea bilang bahwa dia baik-baik saja.
Setelah hari yang panjang, Gea pun pulang dengan aman.
...----------------...
Keesokan harinya....
Saat Kevin datang ke kantor, dia berusaha bersikap seperti biasanya. Kevin juga tidak berbuat apa-apa. Pihak perusahaan juga tidak membuat pernyataan apapun soal berita Kevin.
Media mencoba menghubungi Kevin, tapi dia tidak menanggapinya.
Bersambung...