Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Gea Cemburu



Hari-hari berlalu dengan begitu cepat. Pekerjaan Gea hampir selesai. Perusahaan tempat dia bekerja tengah launching beberapa pakaian koleksi terbaru untuk musim panas. Jadi mereka sangat sibuk.


Gea begitu kelelahan karena mereka memiliki sebuah photo shoot untuk katalog baru dan model yang diharuskan untuk datang, tiba-tiba tidak bisa datang untuk melakukan photo shoot itu.


Photo shoot itu sangat penting. Mereka mulai menggila untuk mencari pengganti dari model itu. Tepat saat Gea berjalan masuk ke dalam studio foto, dia menyadari bahwa perusahaannya menggunakan Rio sebagai fotografer mereka.


Rio juga begitu terkejut melihat Gea. Karena pemotretan yang harus segera dilakukan, Rio pun merekomendasikan kepada perusahaan untuk menggunakan Gea sebagai model pengganti. Gea awalnya tidak mau. Dia mengatakan bahwa dia tidak punya rasa percaya diri untuk melakukannya. Tapi Rio meyakinkan Gea dan meminta Gea untuk mencobanya.


Setelah berpikir beberapa saat, Gea pun mengangguk dan dia pun pergi mengganti pakaiannya dan saat dia keluar setelah mengenakan gaun dan make up, semua orang yang ada disana terpesona dengan kecantikannya.


Gea lalu mulai melakukan photo shoot untuk koleksi musim panas dan dia harus berdiri di sana dengan seorang model pria.


Model pria itu seorang pemuda yang masih baru dalam hal modeling. Dia pria yang begitu tampan. Rio yang bertugas memotret mereka tersenyum saat melihat wajah Gea yang merona.


Photo shoot itu akhirnya berjalan dengan sangat baik dan semua orang puas dengan hasilnya. Mereka memuji kecantikan Gea.


Setelah photo shoot selesai, Gea pun kembali ke villa. Kevin sedang tidak ada di villa.


Gea lalu mengeluarkan ponselnya dan mencoba menelpon Kevin. Tapi dia malah mendengar suara seorang wanita yang menjawab panggilannya. Awalnya dia berpikir bahwa dia sudah menelepon nomor yang salah. Tapi saat dia memeriksanya dan dia mencoba untuk menelepon Kevin untuk yang kedua kalinya, seorang wanita kembali menjawab panggilan darinya. Gea pun menjadi sedikit penasaran.


"Kevin..." Ucap Gea.


"Kevin tidak ada di sini. Dia meninggalkan ponselnya di atas meja. Dia pergi untuk mengambil makanan untukku. Apa kau mau menunggunya atau kau bisa menelponnya nanti." Ucap Alina.


Gea tetap terdiam dan Alina pun kembali berkata, "kalau begitu, aku akan mengatakan kepadanya saat dia kembali nanti dan aku akan memintanya untuk menelepon mu."


Gea lalu menutup sambungan telepon. Sementara itu di sisi lain Alina tersenyum puas. Dialah orang yang menjawab panggilan dari Gea. Dia dengan cepat menghapus riwayat panggilan di ponsel Kevin dan dia tidak mau mengatakan kepada Kevin bahwa Gea sudah meneleponnya.


Alina pergi ke perusahaan Kevin untuk membicarakan tentang pekerjaannya. Perusahaan Kevin tengah mencari seorang model wanita untuk seorang penyanyi pria yang ingin melakukan syuting video klip.


Alina melihat Kevin dan bicara kepadanya di kantin. Tapi Kevin sedang pergi untuk mengambil minuman dan dia meninggalkan ponselnya di atas meja. Jadi saat ponsel Kevin berdering, Alina lah orang yang menjawab panggilan itu.


Gea duduk di ruang tamu. Dia berpikir siapa wanita yang menjawab panggilan di ponsel Kevin tadi.


'Kenapa suaranya terdengar sangat familiar? Apa dia Alina?' pikir Gea.


Gea merasakan sesuatu di dalam hatinya dan dia merasa tidak senang.


Sebuah rasa cemburu muncul dalam hati Gea.


...----------------...


Saat Kevin pulang ke rumah, dia melihat Gea tengah berdiri di balkon. Dia langsung pergi ke arah Gea dan melingkarkan lengannya di pinggang Gea. Namun Gea bahkan tidak melihat ke arah Kevin. Dia masih kesal pada suaminya itu karena hal tadi.


Gea sama sekali tidak salah. Dia juga bisa cemburu terutama tentang Alina.


Kevin menaruh kepalanya di pundak Gea. Dia lalu mencium leher Gea saat dia melihat leher Gea yang tampak jenjang karena rambutnya diikat tinggi. Kevin terus mencium leher Gea kemudian turun ke pundaknya. Dia memeluk Gea dengan erat. Tubuhnya terasa memanas.


Gea membalik tubuhnya dan menghadap ke arah Kevin. Dia melihat ke arah Kevin dengan tajam. Kevin lalu menundukkan kepalanya dan mencium bibir Gea. Namun Gea dengan cepat mendorongnya menjauh.


Gea sejak tadi sudah menunggu Kevin untuk meneleponnya selama 2 jam. Tapi Kevin tidak juga meneleponnya.


'Apakah dia melupakan aku saat dia bersama mantan kekasihnya?' tanya Gea dalam hati.


Gea merasa begitu kesal.


Akhir-akhir ini Gea memang dengan mudah merasa kesal dan cemburu. Dia juga menjadi cepat marah. Dia tidak tahu kenapa dia juga dengan cepat kelelahan. Gea merasa bahwa mungkin dia begitu lelah karena pekerjaannya karena akhir-akhir ini perusahaannya begitu sibuk.


Kevin terkejut saat dia didorong oleh Gea. Selama ini, Gea selalu suka untuk dipeluk dan dicium olehnya. Tapi sekarang Gea benar-benar mendorongnya menjauh.


"Hei sayang, apa yang terjadi? Apa kau sakit?" Ucap Kevin menaruh tangannya di kening Gea.


Kening Gea sama sekali tidak panas.


'Mungkin sesuatu terjadi dalam pekerjaannya.' pikir Kevin.


Kevin ingin bertanya lebih banyak lagi, tapi Gea tidak memberikannya kesempatan. Dia melihat ke arah Kevin dengan begitu tajam.


"Kevin, aku baik-baik saja. Aku hanya terlalu lelah. Aku mau tidur sekarang." Ucap Gea seraya mencium pipi Kevin dan berjalan menuju tempat tidur.


Bersambung....