Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Tidak Nyaman



Hari berikutnya....


Saat Gea pergi ke kantor, dia mencoba untuk menemukan dimana keberadaan Kevin. Tapi dia tidak melihat Kevin di manapun. Dia ingin menanyakan tentang Kevin kepada seseorang.


"Tapi itu kelihatannya tidak baik untuk aku lakukan. Orang-orang pasti akan mulai curiga. Mungkin sekarang Kevin sedang sibuk." Ucap Gea.


Saat makan siang tiba, Gea tengah berjalan di sekeliling kantor. Tapi dia tetap tidak melihat keberadaan Kevin. Dia lantas mengeluarkan ponselnya dan menelpon nomor Kevin. Namun sebelum telepon tersambung, seseorang menabrak dirinya dan ponsel Gea pun terjatuh ke lantai.


Orang itu membungkuk dan mengambil ponsel Gea.


"Aku minta maaf." Ucap pria itu.


Gea mengangkat kepalanya dan melihat sosok seorang pria. Pria itu tampak sangat tampan.


"Uuppss... aku minta maaf. Ini ponselmu." Ucap pria itu lagi seraya memberikan ponselnya kepada Gea.


"Tidak apa-apa. Ini salahku juga." Balas Gea tersenyum dan seraya mengambil ponselnya.


Gea melihat ke arah ponselnya dan pria itu berjalan menjauh.


Pria itu merasa bersalah. Dia pun mengikuti Hana.


"Apa kau marah? Aku minta maaf." Ucap pria itu.


Gea lantas berhenti berjalan dan melihat ke arah pria itu. Dia tampak tersenyum lagi..


"Tidak tidak apa-apa." Balas Gea.


Gea berpikir bahwa itu adalah kesalahannya sendiri karena dia tidak melihat jalan saat dia tengah berjalan dan tatapannya hanya fokus pada layar ponselnya.


Saat Gea dengan cepat berjalan menjauh, pria itu tersenyum. Dia terpesona dengan senyuman Gea. Pria itu datang ke kantor tempat Gea bekerja untuk membicarakan tentang pekerjaan. Tapi dia tidak menyangka bahwa dia akan bertemu dengan Gea.


Setelah selesai bekerja, Gea pergi ke gerai ponsel. Dia ingin memperbaiki ponselnya. Tapi orang yang ada di toko ponsel itu mengatakan bahwa akan butuh waktu berjam-jam untuk memperbaiki ponsel Gea. Jadi Gea memutuskan untuk meninggalkan ponselnya di toko itu dan pergi makan malam sendirian di cafe yang ada di dalam mall.


Setelah makan malam, dia pun mengelilingi mall. Lalu setelah itu dia kembali ke gerai ponsel itu untuk mengambil ponselnya.


Saat Gea berjalan keluar dari dalam mall itu, dia merasa bingung.


"Apakah aku akan pergi ke tempat Kevin langsung atau tidak?" Tanta Gea pada dirinya sendiri.


Tapi akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke tempatnya sendiri. Dia berjalan menuju halte bis dan melihat sebuah mobil yang tampak sangat familiar tengah lewat. Gea melihat ke dalam mobil itu. Dan ternyata di dalam mobil itu kelihatan seperti sosok Kevin tapi ada wanita yang duduk di sampingnya. Gea tidak bisa melihat dengan jelas wajah dari wanita itu.


"Siapa dia? Apa yang mereka lakukan dan ke mana mereka akan pergi?" Tanya Gea seorang diri.


Gea lalu merasa tidak nyaman.


Gea akhirnya tiba di apartemennya dan langsung mandi. Kemudian tidur dan dia terus memikirkan tentang apa yang dia lihat malam ini.


'Apakah aku salah? Tapi itu terlihat seperti mobil Kevin.' ucap dia dalam hati.


Gea menggelengkan kepalanya.


'Mungkin aku terlalu berpikir akan banyak hal.' ucap Gea dalam hati.


Fakta yang terjadi adalah, Kevin bukanlah satu-satunya orang yang memiliki mobil seperti itu. Gea pun berpikir bahwa dia pasti sudah gila dengan perasaannya itu.


Tapi di dalam hatinya itu, dia terus saja ingat akan semuanya. dia pun merasa tidak nyaman dengan apa yang dia rasakan itu.


Bersambung...