
Kevin sedang menonton televisi. Kevin berbaring dengan kepalanya berada di pangkuan Gea. Sementara Gea menyuapi Kevin dengan popcorn.
"Sayang..." Ucap Kevin memanggil Gea.
"Hmm...." Balas Gea.
"Kapan kau akan mengundurkan diri dari pekerjaanmu? Apa kau sudah mempertimbangkannya?" Tanya Kevin.
Gea tidak tahu harus berkata apa. Dia sudah berjanji pada Kevin untuk mempertimbangkan pekerjaannya. Mereka sudah membicarakannya terakhir kali.
"Aku sudah memberitahu bos ku tentang hal itu. Dia ingin aku menyelesaikan pekerjaanku terlebih dulu. Perusahaan kami akan mengadakan peragaan busana bulan depan. Saat proyek itu selesai, dia mengizinkan aku untuk mengundurkan diri." Ucap Gea panjang lebar.
"Kalau begitu baguslah." Balas Kevin.
Gea memasukkan popcorn kembali ke mulut Kevin. Setelah itu Kevin menarik kepala Gea ke bawah. Gea juga mengangkat kepalanya sendiri. Dia lalu mencium bibir Kevin.
Kevin begitu kecanduan untuk mencium Gea. Hal itu membuat bibir Gea menjadi bengkak. Kevin tertawa ketika dia menggoda Gea.
Gea tampak sangat cantik. Kevin memberitahunya bahwa dia akan membawa Gea ke suatu tempat besok.
...----------------...
Keesokan harinya Kevin membawa Gea pergi ke sebuah pulau pribadi. Mereka menghabiskan bulan madu selama 2 hari di sana.
Saat mereka kembali, Kevin mendapat telepon dari teman-temannya. Mereka sedang berkumpul di tempat biasa. Kevin membawa Gea ke sana. Dia mengenakan celana jeans ketat berwarna hitam dengan blouse putih. Kevin sendiri mengenakan pakaian dengan warna yang senada.
Liam melihat ke arah Gea. Dia sangat mengagumi kecantikan Gea.
Gea duduk di samping Kevin dan Lola. Alina menatap Gea. Dia merasa cemburu melihat Kevin yang terus tampak menjaga Gea. Dia mengepalkan tangannya. Tetapi dia mencoba tersenyum. Matanya menatap Kevin. Dia mengenakan gaun hitam yang seksi. Dia berpakaian seperti itu hanya untuk menarik perhatian Kevin. Tapi yang dilihat Kevin di matanya hanyalah Gea.
Kevin tidak pernah bicara dengannya. Dia mengabaikannya dan itu membuat Alina semakin kesal. Dia menjadi lebih kesal ketika dia melihat mata penuh cinta Kevin dan caranya ketika dia melihat Gea.
Kevin meletakkan tangannya di pinggang Gea dengan tangan satunya membelai rambut Gea. Terkadang dia akan mencium pipi Gea atau tangannya juga.
Semua temannya kaget saat melihat hal itu. Kevin begitu lembut pada Gea dan hanya Alina yang sorot matanya terbakar oleh kecemburuan dan kebencian kepada Gea.
Setelah beberapa saat, Kevin pamit dan membawa Gea pergi. Mereka pulang lebih dulu.
Alina menatap mereka. Dia berpikir bahwa dia harus melakukan sesuatu sebelum mereka menikah. Tapi dia tidak tahu kalau sebenarnya Kevin dan Gea sudah menikah.
Gea tertidur di dalam mobil. Kevin dengan lembut menggendongnya ke kamar mereka. Kevin memberikan kecupan ringan di kening Gea. Dia menatap wajah Gea. Perlahan dia membelai rambut Gea. Dia tidak pernah berpikir bahwa dia akan menikahi Gea.
Setelah menutup tubuh Gea dengan selimut, Kevin pergi mandi. Setelah itu dia berbaring di samping Gea.
...----------------...
Keesokan harinya, Gea membuka matanya dan melihat wajah Kevin. Dia ingat semua perhatian dan cinta Kevin padanya. Dia sangat bahagia. Besarnya cinta Kevin padanya membuat jantungnya semakin berdetak kencang.
Pesta hari pernikahan mereka akan diadakan bulan depan. Orang tua mereka sudah mengaturnya dan pesta itu akan diadakan di rumah keluarga William Alta secara pribadi. Tidak akan ada reporter dan hanya beberapa teman baik yang ada di sana.
Kevin tidak memiliki terlalu banyak kerabat dan orang tuanya juga tidak memiliki saudara kandung.
Bersambung...