Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Pelaku



Keesokan harinya beberapa teman mereka seperti Lola, Rio dan Liam datang mengunjungi Gea. Namun mereka terkejut saat mengetahui kondisi Gea yang kehilangan ingatan. Nina dan Kenzo pun datang menjenguk Gea. Nina bahkan menangis bahagia saat melihat Gea sudah bangun. Tapi kemudian dia merasa sedih ketika dia tahu bahwa Gea mengalami kehilangan ingatan sementara.


Nina merasa kasihan kepada Kevin. Semua orang sebenarnya tidak mengerti dengan amnesia yang dialami Gea karena dia sepertinya kembali pada ingatannya sebelum bertemu dengan Kevin.


Ketika Nina menatap Gea, dia lalu menarik Nina ke arahnya dan berbisik di telinga Nina.


"Astaga, meskipun aku bukan fans dari The Rain, tapi Liam sangat tampan dilihat secara langsung." Ucap Gea.


Nina tiba-tiba tertawa, membuat yang lain memandangnya. Dia lalu dengan cepat menutup mulutnya, kemudian dia berbisik di telinga Gea.


"Apa kau ingin mati? Suamimu adalah pria paling tampan dari grupnya. Jika Kevin mendengar hal ini, dia akan membunuhmu atau Liam sendiri." Ucap Nina.


Melihat mereka saling berbisik dengan mata Gea tertuju kepada Liam, Kevin merasa kesal. Dia dengan cepat mendorong yang lain keluar termasuk Liam. Dia mengatakan bahwa Gea perlu istirahat. Liam juga memperhatikan tatapan Gea pada dirinya. Dia sendiri bisa melihat kecemburuan Kevin. Dia tersenyum lalu berjalan keluar sebelum memberi Gea senyumannya.


Nina dan Lola tetap bersama Gea di dalam ruangan itu. Gea menatap Lola dan bertanya kepadanya karena dia tidak mengingatnya. Tapi Gea mengatakan meskipun dia tidak ingat Lola, tapi dia merasa akrab dengan Lola. Bahkan dia merasa dekat dengan Lola. Mendengar hal itu, Lola tersenyum dan merasa tersentuh.


Mereka mengobrol sampai dokter datang untuk memeriksa Gea. Mereka lalu berpamitan dan berjanji akan mengunjungi Gea lagi. Mereka akan membantu Gea untuk mendapatkan kembali ingatannya.


...----------------...


Nina sedang membaca buku ketika Kevin masuk lagi setelah membawa teman-temannya yang lain keluar.


"Apa kau lapar? Apa kau ingin sesuatu untuk kau makan?" Tanya Kevin.


"Tidak... tidak... Aku kenyang. Aku baru saja banyak makan buah." Ucap Gea seraya menarik tangannya.


Gea merasa sedikit canggung. Dia menatap wajah Kevin. Menurutnya Kevin memang benar-benar pria yang tampan dan menarik.


"Kenapa kau menatapku seperti itu?" Tanya Kevin.


Tiba-tiba Gea menjadi terkejut. Wajahnya memerah, dia dengan cepat membalikkan wajahnya ke sisi lain. Melihat wajah Gea yang memerah, Kevin tersenyum merasa istrinya itu sangat imut.


"Baiklah, sekarang kau pasti lelah. Istirahatlah, aku akan menemanimu." Ucap Kevin.


"Apa maksudmu dengan menemaniku?" Tanya Gea gugup.


Gea terlihat terkejut ketika mendengar hal itu. Dia berpikir bahwa Kevin yang tidur di sampingnya tadi malam karena dia bisa merasakan hal itu.


"Maksudku, kau kan istriku. Tentu saja aku akan tidur bersamamu, atau...?" Melihat Gea yang tersipu, Kevin pun terus bicara "atau kau memikirkan sesuatu dalam pikiranmu. Apa kau menginginkanku berbaring di sampingmu?" Tanya Kevin.


Kevin berjalan kembali ke arah Gea namun Gea dengan cepat duduk.


"Jangan bergerak." Ucap Gea.


Kevin membungkuk dan memegang dagu Gea. Dia mencium bibir Gea. Dia sangat merindukan istrinya itu.


Dia merasa wajahnya panas seperti api. Dia ingin mendorong Kevin menjauh. Tapi kenyataannya berbeda. Dia malah menikmati ciuman Kevin.


Saat ciuman mereka berakhir, Kevin melihat Gea menundukkan kepalanya. Dia memegang pipi Gea dan membelai rambut Gea perlahan lalu mencium keningnya.


"Aku sangat merindukanmu Sayang. Aku benar-benar takut kehilangan dirimu. Aku minta maaf karena tidak melindungi mu dengan baik. Aku mencintaimu Gea. Meskipun kau tidak mengingatku sekarang, tapi aku tahu kau bisa merasakan perasaanku, dan cintaku untukmu. Terima kasih telah kembali lagi. Aku mencintaimu Gea." Ucap Kevin.


Mendengar kata-kata Kevin, jantung Gea berdebar kencang. Setelah itu Kevin membelai rambut Gea dan duduk di sampingnya sampai Gea tertidur. Kevin lalu keluar dan menelpon Riko.


Riko memberitahunya bahwa orang yang berada di balik kecelakaan itu adalah Emi. Dia sudah dibawa oleh Polisi. Sekarang polisi melakukan interogasi terhadap dirinya.


Gea kemudian tinggal di rumah sakit selama beberapa hari sebelum dia keluar. Dia ingin kembali ke apartemennya, tapi Kevin memberitahunya bahwa dia tinggal bersamanya di villa mereka,


Bersambung...