
Hari berikutnya Gea berjalan keluar dari dalam kamarnya dan melihat Nina yang tengah membuat kopi. Gea pun bertanya di mana Kenzo dan Nina mengatakan bahwa Kenzo tengah keluar untuk membeli sarapan bagi mereka.
"Gea, apakah kakimu lebih baik sekarang?" Tanya Nina.
Gea menggerakkan kakinya dan mengatakan, "sudah lebih baik sekarang."
Kaki Gea memang tidak terlalu sakit. Dia hanya tidak bisa berjalan cepat.
Gea lalu berjalan dan duduk di sofa.
Nina bertanya kepadanya, "apa kau mau minum kopi?"
Gea menganggukkan kepalanya. Nina lalu membawa secangkir kopi untuk Gea.
Setelah beberapa saat, Kenzo datang dengan membawa 2 kantong plastik makanan. Nina pun mulai menyajikan makanan untuk mereka bertiga di atas meja makan. Kenzo mengalihkan kepalanya menatap ke arah Gea yang tengah menikmati kopinya.
"Apa kau merasa lebih baik sekarang?" Tanya Kenzo.
Gea berdiri dan berjalan mendekat ke arah meja makan. Dia mengangguk dan menjawab bahwa kakinya sudah lebih baik sekarang. Mereka bertiga lalu menikmati sarapan mereka. Setelah itu Kenzo berkata bahwa dia harus pergi karena akan melakukan sesuatu lebih dulu.
Karena ini adalah hari minggu, jadi Nina ingin tetap bersama dengan Gea. Namun Gea tidak mau Nina bersama dengannya sepanjang hari.
"Kau juga harus menghabiskan waktumu bersama dengan Kenzo. Ini hari minggu, kalian berdua harusnya berkencan." Ucap Gea.
Gea merasa bersalah karena kedua pasangan itu tetap bersikeras bahwa Nina akan terus bersamanya. Tapi untuk membuat Gea senang, Kenzo akhirnya berjanji untuk menjemput Nina setelah urusannya selesai dan mereka akan pergi berkencan. Jadi sementara waktu Nina akan menemani Gea sampai Kenzo kembali.
"Baiklah kalau begitu." Ucap Gea.
Tidak lama setelah itu Nina yang tengah menonton televisi mendengar suara bel pintu apartemen Gea berbunyi. Dia pun berdiri dan membuka pintu. Dia melihat seorang pria mengenakan topi, masker dan kacamata hitam berdiri di depan pintu.
"Maaf kau sedang mencari siapa?" Tanya Nina kepada pria itu.
Kevin melihat ke arah Nina dan berpikir jika dia salah kamar. Dia pun melihat ke arah nomor yang ada di pintu. Setelah mengkonfirmasi bahwa dia berada di apartemen yang benar, dia pun bertanya kepada Nina.
"Di mana Gea?"
"Siapa kau?" Tanya Nina.
Kevin tidak menjawab pertanyaan Nina. Dia hanya berjalan melewati Nina. Nina pun terdiam.
"Gea...." Teriak Kevin memanggil nama Gea dengan matanya yang melihat ke dalam kamar itu.
Gea yang tengah berada di dalam kamar mandi berjalan keluar. Saat dia melihat pria yang mengenakan masker itu, dia sudah tahu bahwa itu adalah Kevin.
"Kevin, apa yang kau lakukan di sini?" Tanya Gea.
Kevin mengalihkan kepalanya melihat ke arah Gea. Nina yang masih berdiri di dekat pintu tampak terkejut mendengar nama Kevin disebut. Gea lalu melihat ke arah Nina dan berteriak padanya.
"Nina tutup pintunya."
Nina yang tersadar dari lamunannya dengan cepat menutup pintu. Gea tidak mau seseorang melihat Kevin ada di sana. Dia lalu berjalan ke arah sofa. Kevin melihat ke arahnya dan bertanya padanya.
"Kenapa kau tidak pergi ke konser?" Ucap Kevin terlihat marah.
Kemudian Kevin menyadari saat melihat cara berjalan Gea yang perlahan.
"Kenapa dengan kaki mu?" Tanya Kevin seraya melihat ke arah perban yang ada di kaki Gea. "Apa kau jatuh lagi?" Tanya Kevin dengan suara yang terdengar mengejek.
Gea memang terbiasa terjatuh saat dia mengejar Kevin saat mereka masih kecil dulu dan Gea selalu saja menangis. Itulah alasan kenapa Kevin selalu menggoda Gea dan memanggilnya anak cengeng dan Kevin akan selalu menggendong Gea di punggungnya setelah melihat Gea menangis.
"Bagaimana bisa kau itu selalu menjadi gadis ceroboh yang selalu menyakiti dirimu sendiri. Dasar gadis bodoh." Ucap Kevin kemudian duduk di samping Gea dan menarik kaki Gea menaruhnya di pahanya dan memeriksanya.
Gea merasa marah dengan ucapan Kevin.
"Auuu Kevin perlahan lah, itu sakit. Dan siapa yang kau sebut bodoh? Apa kau pikir aku benar-benar suka menyakiti diriku sendiri. Ini kecelakaan." Ucap Gea.
Kemudian mereka berdua mulai berdebat satu sama lain dan tak memperhatikan sekitar mereka.
Bersambung...