Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Liburan



Hari-hari berlalu dengan cepat. Kevin rutin membawa Gea ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisinya. Akhir-akhir ini dia sering sakit kepala entah karena kelelahan atau karena kondisi amnesianya. Kevin merasa khawatir karena itulah dia menyuruh Gea untuk tidak terlalu lelah mengurus toko. Dia juga menghabiskan lebih banyak waktu dengan Gea dan hubungan mereka pun semakin dekat.


Kevin berencana untuk mengumumkan hubungan mereka ke publik. Kedua orang tuanya mendesaknya. Mereka tidak menyukai ide Kevin dan Gea untuk merahasiakan hubungan mereka. Sejak awal mereka sangat menyayangi Gea dan mereka tidak ingin melihat Gea menderita atau dianiaya oleh orang lain.


Riko memberitahu kepada Kevin bahwa polisi sudah menginterogasi Emi. Tetapi mereka masih tidak mempercayainya karena ada beberapa uang dalam jumlah besar yang disetorkan ke rekeningnya dan sebagian uang itu digunakan untuk pembayaran kepada para penjahat itu.


Emi tetap mengaku bahwa dia sendirian yang melakukan hal itu karena dia membenci Gea dan karena Gea dia dipecat dari pekerjaannya. Jadi dia pun marah dan dia hanya ingin balas dendam.


Ketika Polisi bertanya tentang uang itu, dia bilang bahwa dia mendapatkannya dari hasil menabung. Karena Emi menerima uang secara tunai dalam jumlah banyak, polisi agak kesulitan mendapatkan barang bukti. Ketika Kevin mendengar hal itu dari Riko, dalam benaknya dia memikirkan satu orang. Tapi dia tidak punya bukti untuk menuduhnya selama ini.


Dia mengira hal yang terjadi pada Gea mungkin disebabkan oleh para penggemarnya yang gila. Tapi setelah mendengar dari Riko, dia mulai menghilangkan kecurigaan itu.


Dia menyuruh Riko untuk memeriksa semua kegiatan Alina saat ini, karena yang dia tahu hanyalah Alina ada di luar negeri saat ini.


Setelah mendiskusikan semuanya, Kevin berencana untuk memancing pelakunya keluar. Jadi dia meminta Riko untuk mengirimkan undangan ke Alina.


Saat itu dia akan membawa Gea keluar sebagai pasangannya dan mengumumkannya kepada publik tentang pernikahannya. Mungkin jika tebakannya benar, maka pelakunya akan keluar hari itu dan mengambil tindakan. Dia meminta Riko untuk mengatur lebih banyak pengawal untuk melindungi Gea.


Setelah memberi perintah, Kevin membawa Gea ke sebuah butik eksklusif. Dia memilih gaun malam yang elegan untuk dikenakan Gea. Kevin lalu meminta pemilik butik itu untuk melakukan beberapa perubahan. Saat gaunnya sidah selesai nanti, Kevin meminta mereka untuk mengirimkannya ke apartemannya.


Dari sana Kevin membawa Gea ke sebuah resort dan mereka tinggal di resort itu selama 2 hari. Akhir-akhir ini Gea terlihat lelah dan Kevin sendiri juga merasa lelah. Sehingga dia merasa mereka berdua butuh liburan.


Akhir-akhir ini Kevin begitu sibuk hingga tidak sempat memegang gitar kesayangannya. Jadi sekarang dia punya waktu untuk melakukannya. Dia duduk di bangku yang ada di balkon dan memegang gitarnya dengan kertas dan pensil di atas meja. Dia mencoba menulis lagu. Gea berjalan ke arahnya dan duduk di sampingnya. Kevin meletakkan gitarnya dan menarik Gea ke dalam pelukannya.


"Apa kau sedang menulis lagu baru?" Tanya Gea.


"Bolehkah aku mendengarnya?" Tanya Gea.


"Tentu saja, aku menulisnya untukmu." Balas Kevin.


Kevin mengambil gitarnya dan mulai memainkannya. Gea merasa begitu sempurna. Jantungnya berdebar. Dia merasa tersentuh. Saat lagu selesai, dia mengangkat kepalanya dan menetap Kevin.


"Apa kau menyukainya?" Tanya Kevin pada Gea.


Gea mengangguk.


"Terima kasih." Ucap Gea lalu berinisiatif memberikan ciuman.


Melihat tindakan Gea, Kevin lantas meletakkan gitarnya dan menarik Gea. Dia pun mencium Gea dalam-dalam.


"Aku mencintaimu Gea." Ucap Kevin.


"Aku juga mencintaimu." Balas Gea.


Mereka lalu pindah dari balkon ke dalam kamar. Mereka menikmati liburan mereka di sana dan melupakan sejenak masalah yang ada di kota.


Setelah 2 hari berlalu, mereka akan kembali ke kota dan harus kembali beraktivitas. Mereka butuh liburan seperti ini.


Bersambung...