Falling in Love with Celebrity

Falling in Love with Celebrity
Sadar



Kevin begitu terkejut. Dia lalu melihat ke arah dokter.


Dokter lantas dengan cepat melanjutkan pemeriksaan pada Gea. Dokter itu mengajukan beberapa pertanyaan kepada Gea. Setelah selesai diperiksa, Dokter memberitahu mereka bahwa Gea mengalami kehilangan ingatan sementara.


Kevin tidak percaya kenapa hal itu bisa terjadi. Dia meminta dokter untuk melakukan beberapa tes lagi.


Kevin lalu pergi ke ruangan dokter bersama Papanya dan juga Papa Gea. Dokter menjelaskan bahwa kepala terbentur dan menyebabkan Gea hilang ingatan. Namun menurut dokter, kondisi Gea biasanya terjadi karena pasien mengalami benturan keras dan dengan bantuan keluarga dan lingkungan yang nyaman, maka akan cepat membantu Gea untuk sembuh. Ingatan Gea akan segera kembali, tapi dia tidak boleh terlalu dipaksakan.


Di sisi lain dua orang Mama sedang menjelaskan hubungan antara Gea dan Kevin kepada Gea. Ketika Kevin ingin masuk, dia mendengar pertanyaan yang diajukan Gea.


"Jadi Ma, kata Mama, Kevin adalah anak Tante Maria dan juga suamiku?" Tanya Gea.


Mama Gea mengangguk.


"Iya sayang." Balasnya.


"Oh.... Astaga..." Ucap Gea seraya menutup mulutnya dan duduk diam.


Para Mama itu saling memandang. Kevin dan kedua Papa mereka masuk bersama Kevin. Gea lalu menatap Kevin.


"Luar biasa." Gumam Gea sendiri.


Papa Gea mendekat ke arah Gea dan memeluk putrinya itu. Begitu juga dengan Papa Kevin. Lalu mereka memberi tanda kepada para istri mereka untuk segera berjalan keluar dan memberikan waktu bagi Kevin dan Gea untuk bicara berdua.


Gea menatap Kevin dengan intens. Dia masih tidak percaya bahwa dia adalah istri Kevin. Bagaimana mungkin pria itu selalu menindas nya saat mereka masih kecil.


"Gea sayang, bagaimana perasaanmu? Apakah kau masih merasa pusing?" Tanya Kevin seraya berjalan mendekat ke arah Gea dan menyentuh kepalanya.


"Tidak... tidak... Terima kasih." Balas Gea merasa sedikit canggung dengan sentuhan Kevin.


"Mmm... Dokter bilang kau baik-baik saja sekarang. Jika kau tidak merasakan gejala apapun lagi, kau bisa keluar dalam beberapa hari." Ucap Kevin.


Kevin merasa kesal. Dia sangat ingin memeluk dan mencium Gea. Tapi dia melihat sikap aneh Gea terhadap dirinya. Hal itu membuat dia merasa sakit hati dan juga kesal. Dia hanya bisa duduk di sana menemani Gea.


Gea terus menatapnya dan kembali bertanya padanya.


"Apakah kita benar-benar menikah? Mmm... Maksudku apakah kita saling mencintai?" Tanya Gea.


Gea tidak mau pernikahannya dilakukan karena perjodohan. Mata Kevin melembut. Dia tersenyum dan kemudian mengambil sesuatu dari sakunya. Dia mengeluarkan sebuah cincin.


"Ini adalah cincin pernikahanmu." Ucap Kevin.


Gea lalu mengambilnya. Kevin pun membuka ponselnya dan setelah mencari-cari dia memberikan ponselnya pada Gea.


"Lihat, ini foto prewedding kita di London. Kau juga memilikinya di ponselmu." Ucap Kevin.


Gea mengambil ponsel Kevin. Dia tampak tersipu ketika melihat foto mereka dan juga ada foto buku pernikahan mereka.


Gea lalu mengambil ponselnya dan membukanya. Dia melihat ada beberapa foto mereka di ponselnya. Dia membuka google dan mencoba mencari berita tentang mereka. Kevin mengerti maksud dari Gea.


"Kau tidak perlu mencari apapun di internet karena kita belum mengumumkan pernikahan kita karena kita berdua sepakat untuk tidak dipublikasikan lebih dulu." Ucap Kevin.


Dia lalu menjelaskan semuanya pada Gea.


Gea menatap Kevin lalu dia mencubit tangannya sendiri.


"Oh astaga, ini benar-benar terjadi. Ini bukan mimpi." Ucap Gea.


Kevin tersenyum melihat reaksi manis yang ditunjukkan Gea.


Bersambung...