Extraordinary Love

Extraordinary Love
Mengejutkan



Diperjalanan menuju restoran Rara masih terlihat murung, dan tatapannya pun kosong.


"Raa... lo kenapa kalo lo mau curhat gue bisa ko jadi pendengar yang baik" Ucap Andra memecahkan lamunanku.


"Ga ko ndra... aku gapapa cuma sedikit pusing aja" jawabku.


"Lo sakit yauda mening kita langsung pulang aja ya gue anter lo" Ucap Andra yang sangat terlihat khwatir.


"Ehhh.. engga ko ndra aku gapapa suerrr.. dehh, aku kayanya emng nahan laper dari tadi jadi aga pusing" jawabku mencari alasan.


"yaa... sudah kalo gitu, tapi kalo ada apa apa jangan sungkan bilang aja yaa" jawab Andra.


Andra pun fokus kembali mengemudikan mobilnya ke sebuah restoran yang sangat favorit di kota jakarta.


"Loh ndra ko kita makan disini.. inikan restoran mahal, mending kita nyari restoran yang lebih ngirit aja." Ucapku.


"Lo pikir ga punya uang gitu. tenang aja gua yang bayarin" saut Andra sembari keluar.


"Yauda iya makasih ndra... tungguin dongg" ucapku dengan nada yang sedikit meninggi.


'wow baru pertama kali aku masuk ke restoran ini mewah banget, kelihatannya orang orang berada semua' gumam Rara


Ya meskipun Rara horang kaya tapi dia tidak pernah hidup boros, Rara hanya akan menggunakannya untuk yang bermanfaat dan yang diperlukannya saja.


"Lo kenapa bengong ayoo masuk.. katanya laper" Ucap Andra menarik tanganku untuk mencari meja yng kosong.


Namun ada seorang pegawai yang langsung melayani Andra.


"Tuan Andra kenapa tidak bilang jika ingin makan siang disini, mungkin jika sebelumnya tuan Andra memberi tahu karyawan disini, kamu akan menyiapkannya." Ucap pelayanan tersebut.


Sontak aku terkejut


'wahh kelihatannya Andra memang sering makan disini kali ya' gumamku.


"Siapkan meja yang kosong untuk kami." Perintah Andra.


"Siap tuan mohon tunggu sebentar kami akan menyiapkannya" jawab pelayan tersebut.


"Tuan disebelah sana kosong" tunjuk pelayan tersebut.


"Baiklah terimakasih." jawab Andra menjadi aneh dan sangat terlihat angkuh.


"Kamu mau pesan apa?" tanya Andra.


"Terserah aku ikut saja" jawabku yang masih bingung kenapa sipat Andra begitu cepat berubah saat masuk ke resto ini.


"Spagetti 2, burger 2, Es jeruk 2" Pesan Andra kepada pelayan tersebut.


"lo kenapa kok kelihatan bingung gitu?" tanya Andra.


"Aku bingung aja kenapa setelah masuk restoran ini kamu sipat ngedadak berubah menjadi angkuh kek gitu" jawabku heran.


"kamu yakin pengen tau?" jawab Andra meyakinkan.


"Iya aku pengen tau" jawabku dengan cepat.


"Ya karna ini restoran milik keluargaku jadi yaa..terserah akulah" jawab Andra dengan nada sombongnya.


'Baru tau aku dia sekaya ini tapi, kenapa dia melakukan hal tersebut.' gumamku.


"Tapikan harusnya kamu ga boleh bersikap angkuh dan sombong seperti itu" jawabku sembari membuang nafas kasar.


"Ya itu karna lo ga tau apa apa tentang hidup gue, pasti lo beranggapan seperti itu." Jawab Andra terlihat sangat kesal.


"ya maap ndra aku gak maksud buat kamu marah" Jawabku merasa bersalah.


'Mungkin karena aku terlalu cepat beranggapan, harusnya aku nanya dulu.' gumamku.


Tak beberapa lama makan pun datang, aku dan Andra langsung melahap makanannya, kami memang sangatlah lapar mungkin karena tadi siang lupa makan.


"Hmmm kenyangnya... makasih udah neraktir aku" Ucapku.


"Iya sama sama.. gue juga makasih lo udah mau nemenin gue ke panti asuhan." jawab Andra.


"Kembali kasih" ucapku.


"udah ini kita ke taman dulu yu dibalakang resto ada taman indah banget" Ajak Andra.


"Yauda ayo... tapi jangan lama lama ya ini udah sore." Jawabku.


Setelah berjalan beberapa langkah, Memang aku melihat taman yang sangat begitu indah, bahkan aku sampai melongo saking indah nya.


"Woww... Andra ini indah banget" Ucap ku terkesima.


"Lo suka?" tanya Andra.


"Sukaaa... suka banget" jawabku.


Taman ini memang sangat begitu indah banyak bunga bunga yang segar dan wangi, bahkan ada rumput yang dipotong membentuk sebuah keluar yang sedang makan bersama sembari bercengkrama.


Gimana nihh... pada suka ga? Semoga jawabannya suka ya.


salam hangat Author 😙