Doctor Is Mine

Doctor Is Mine
Tebakan Jeniffer?



"Ah sial,kenapa mati di waktu yang tidak tepat seperti ini": kesal Lee melempar ponselnya ke atas tempat tidur


Tak lama kemudian Lee mendengar suara mobil yang baru saja masuk melewati gerbang rumahnya,Lee yakin itu pasti Jeniffer.


"Zee,Stay here.": pesan Lee kepada putrinya


"Iya mum": jawab Zee mengangguk patuh pada ibunya


Lee lalu segera keluar dari kamar, untuk menghampiri Jeniffer.


"Kakak ipar": terdengar suara Jeniffer yang memanggil Lee


"Jeniffer":jawab Lee, dari arah tangga


"Kak apa yang terjadi?": tanya Jeniffer


"Ayo ke kamarku,aku akan menceritakannya.": ajak Lee ke kamarnya,dan di balas anggukan oleh Jeniffer


Lee dan Jeniffer segera menuju kamar,Lee khawatir meninggalkan Zee sendiri.


"Zee": panggil Lee setelah masuk ke dalam kamar, melihat putrinya berada di dekat jendela


Zee berbalik menatap ibunya,lalu segera memeluk Lee. Memeluk leher Lee dengan sangat erat,Zee sepertinya sangat takut.


Jeniffer juga bingung melihat Zee seperti itu,dia benar-benar penasaran apa yang terjadi.


"Zee ada apa?": tanya Lee mengendong tubuh kecil Zee naik ke atas tempat tidur


"Mum,Zee melihatnya. Orang yang memakai topeng,itu terlihat di sana. Dia melambaikan tangannya kepada Zee": jawab Zee tanpa melepaskan pelukannya dari Lee


"Orang bertopeng?": seru Jeniffer, mendengar keponakannya melihat seseorang bertopeng


"Astaga! siapa dia?": Lee kini begitu panik, karena orang itu hanya memperlihatkan wujudnya kepada Zee, membuat gadis kecil itu ketakutan


"Kak ada apa sebenarnya?": tanya Jeniffer menatap serius kakak iparnya


Lee menarik nafas dalam-dalam,lalu menceritakan semuanya. Apa saja yang baru dia terima melalui amplop,yang berisi surat ancaman. Dan juga orang yang memakai topeng itu hanya memperlihatkan wujudnya kepada Zee. Lee memperlihatkan semuanya,surat,pesan dari orang yang menerornya.


"Cintaku?": gumam Jeniffer setelah membaca surat yang di berikan oleh Lee dari orang yang menerornya


"Mum,Zee takut": ucap Zee menatap wajah ibunya dengan bibir yang bergetar, sangat terlihat jelas gadis kecil itu ketakutan


"Jangan takut sayang,ada Mum": tutur Lee menenangkan putrinya,dalam pelukannya


"Kak,apa sebelumnya kau memiliki kekasih?": tanya Jeniffer menatap Lee


"Maksudku sebelum kau bertemu dengan kak Louis": ralat Jeniffer


"Aku tidak pernah memiliki kekasih sebelumnya, Louis yang pertama": jawab Lee dengan serius


Jennifer mengangguk mengerti,dia berjalan menuju jendela. Mengintip keluar, Jeniffer yakin jika orang yang meneror kakak iparnya adalah orang yang menyimpan rasa kepada kakak iparnya tersebut.


"Jeniffer apa yang kau pikirkan?": tanya Lee melihat adik iparnya, berdiri di dekat jendela kamarnya


"Kak jika tebakan ku benar,orang yang ada di balik ini semua adalah orang dari masa lalu kak Lee. Maksudku,orang yang menyukai kak Lee. Dan bisa juga dia adalah orang pernah bermasalah dengan kak Lee":jawab Jeniffer 2 kemungkinan besar orang itu dari masa lalu Lee


"Dan aku rasa orang ini sudah lama mengikuti kak Lee. Kita baru saja pindah kemarin ke rumah ini, dan orang di balik ini mengirim ancamannya ke rumah ini": lanjut Jeniffer


Lee diam sesaat setelah mendengar perkataan Jeniffer,Lee sedang memikirkan siapa saja orang yang dari masa lalunya. Tapi Lee tidak menemukan siapapun,Lee merasa tidak memiliki masalah atau berbuat masalah kepada siapapun itu.


"Tapi aku merasa tidak pernah berbuat masalah pada siapapun": ucap Lee menatap Jeniffer


"Tapi aku sangat yakin,orang di balik semua ini adalah orang yang menyukai kakak": tutur Jeniffer kembali duduk di hadapan kakak iparnya


"Bagaimana bisa kau seyakin itu Jen?": tanya Lee melihat Jeniffer begitu yakin


"Dia mengunakan metode kuno! dia mengancam kakak dengan cara seperti ini, mengunakan aku dan Zee sebagai batu loncatannya": jawab Jeniffer, dengan raut wajah yang kesal karena ada orang yang menganggu keluarganya


"Kak Lee, jangan khawatirkan aku. Aku bisa menjaga diriku,dan jangan lupa kak Louis tidak akan pernah melepaskan matanya untuk mengawasi aku. Jadi aku rasa orang ini,tidak akan mudah melakukan tujuannya padaku. Tapi__": kaya Jeniffer, berhenti menatap Zee yang ada di pelukan kakak iparnya


"Tapi apa Jen?": tanya Lee, melihat Jeniffer menatap putrinya


"Tapi aku takut,dia melakukannya kepada Zee. Karena dia hanya menampakkan dirinya pada Zee.": jawab Jeniffer dia mengkhawatirkan keponakannya


Lee semakin bertambah khawatir setelah pikirannya tentang orang itu akan melancarkan tujuannya kepada Zee,sama dengan apa yang di pikirkan oleh Jeniffer.


"Apa kakak sudah menghubungi kak Louis untuk segera pulang?": tanya Jeniffer


"Aku sudah menghubunginya,tapi tidak ada jawaban. Saat aku menghubungi Rian, baterai ponselku habis": jawab Lee


"Baiklah,aku akan coba menghubungi kak Loius": kata Jeniffer mengeluarkan ponselnya untuk segera menghubungi kakak sepupunya


"Halo, Jeniffer kau di mana?":tanya Louis dari seberang sana yang baru saja menjawab panggilan dari Jeniffer


"Aku sudah di rumah kak,kakak di mana?": jawab Jeniffer,lalu mempertanyakan keberadaan kakaknya


"Dalam perjalanan pulang.Apa kalian baik-baik saja?": tanya Louis khawatir dengan istri,anak,dan adiknya


"Kami baik-baik saja kak.": jawab Jeniffer


"Berikan pada kak iparmu,aku ingin berbicara dengannya": pinta Louis ingin berbicara dengan istrinya


"Baiklah": ucap Jeniffer


"Kak Lee": Jeniffer memberikan ponselnya kepada Lee


"Louis":jawab Lee


Louis bernafas lega karena mendengar suara istrinya baik-baik saja.


"Aku akan segera tiba di rumah":kata Louis


"Aku menunggumu, hati-hati": jawab Lee, menutup lebih dulu sambungan telepon dari suaminya, karena tidak ingin mengganggu Louis yang sedang menyetir


"Mummy, where Daddy?": tanya Zee menanyakan keberadaan ayahnya


"Daddy akan segera tiba sayang, jangan takut okay": jawab Lee , mengelus lembut kepala Zee


"Tunggu di sini,aku akan mengalami minum untukmu kak": kata Jeniffer ingin mengambil minum untuk Lee


"Jeniffer,stay here.": ucap Lee tidak membiarkan Jeniffer keluar dari kamar


"Kak,kau begitu panik. Aku hanya akan mengambil minum untukmu,lalu kembali": jawab Jeniffer tetap ingin mengambil minum untuk Lee


"Baiklah,jangan lama": tutur Lee pada Jeniffer


Jeniffer lalu meninggalkan Lee dan Zee, untuk mengambil air minum ke dapur.


"Bibi sun?": panggil Jeniffer mencari keberadaan pelayannya,yang tidak terlihat di dapur


"Kemana bi sun?": gumam Jeniffer menuangkan air ke dalam 2 gelas untuk Lee dan juga keponakannya


Saat Jeniffer ingin kembali ke kamar Lee, Jeniffer mendengar suara seseorang sedang berbicara. Itu terdengar dari arah pintu belakang dapur,yang menuju langsung ke arah halaman belakang.


Karena rasa penasaran, Jeniffer mendekati asal suara yang dia dengar. Dan____


__________


Jangan lupa follow Instagram aku @_nonafaa


dan jangan lupa buat like cerita ini kalau suka,dan comment pendapat kalian. Jangan lupa juga vote yang banyak yah.