
Tok.tok.tok
“Masuk”: ucap sang empunya kamar mendengar seseorang mengetuk pintu kamarnya
“Nona muda,tuan Louis berada di bawah menunggu anda”: kata pelaya kepada Lee
“Louis! Kenapa dia tidak bilang padaku sebelum dia kemari?”: gumam Lee,karena Louis tidak mengabarinya jika akan datang
“Baiklah,aku akan turun menemuinya. Buatkan dia minum”: perintah Lee untuk membuatkan minuman untuk Louis
“Baik nona”: patuh pelayan,lalu pergi dari sana
Butuh beberapa menit kemudian Lee turun untuk menemui Louis.
“Kenapa kau tidak mengabari aku jika ingin kemari?”: tanya Lee duduk di sofa kosong sampai Louis
“Bersiaplah,kita akan keluar jalan-jalan hari ini”:kata Louis tanpa menjawab pertanyaan Lee
“Jalan-jalan? Apa kau tidak sibuk?”: tanya Lee karena hari ini bukan hari weekend
“Aku bosnya,jadi aku bebas melakukan apapun”: jawab sombong Louis
“Ck! Sombong sekali anda tuan”: cibir Lee pada Louis
“Aku tidak sombong itu kenyataan! Dan aku tidak akan pernah sibuk jika menyangkut wanitaku”: jawab Louis tersenyum lebar pada Lee
“Sudahlah sana bersiap,kalau tidak kita langsung jalan saja”: kata Louis ingin beranjak dari tempat duduknya
“Aku ingin bersiap lebih dulu,apa kau tidak malu jika mengajak aku jalan dengan memakai piyama seperti ini?”: ucap Lee ,karena saat ini dia hanya memakai piyama tidur
“Tidak! Buat apa aku malu? Kau tidak perlu menjaga penampilan mu di hadapanku,tapi yang harus kau lakukan adalah selalu menjaga hatimu untukku selamanya!”: jawab santai Louis
“Dasar raja gombal! Apa saat ini kau sedang tidak sehat?”: tanya Lee, memegang kening Louis
“Aku sehat sayang”: jawab Louis menggoda Lee, sehingga membuat Lee menjadi tersipu
“Ck! Sepertinya kita perlu ke rumah sakit untuk memeriksa otakmu Louis!”: ucap Lee,berjalan meninggalkan Louis di ruang tamu
“Lakukan sesukamu sayang!”:teriak Louis
Sedangkan Lee yang sudah berada di dalam kamarnya masih bisa mendengar teriakkan Louis.
“Ck dasar pria gila ini! Apa dia mengalami benturan keras di kepalanya sehingga dia seperti itu?”: tanya Lee pada dirinya sendiri
“Kenapa juga aku pusing memikirkan itu! Lebih baik aku segera bersiap-siap dari pada dia menunggu lama,yang ada hanya akan membuat aku semakin pusing dengan ocehannya nanti”: lanjut Lee segera bersiap karena tidak mau membuat Louis menunggu lama, walaupun begitu Louis tidak akan pernah mempermasalahkannya
Tak butuh lama Lee bersiap,kini dia sudah terlihat cantik dengan makeup tipis yang semakin memancarkan kecantikannya dan fashion Lee yang sederhana yaitu kaos putih polos di padukan dengan hotpants jeans yang menampilkan kaki putih mulusnya. Di tambah dengan sepatu berwarna putih dengan tas berwarna hitam.
Lee segera turun untuk menemui Louis,yang sudah menunggunya cukup lama.
“Maaf apa aku lama?”: tanya Lee setelah tiba di hadapan Louis
“Cantik!”: gumam Louis menatap wanita yang ada di hadapannya
“ Louis, Louis!”: panggil Lee melihat Louis melamun menatapnya
“Louis!”: panggil lagi Lee ,dengan sengaja Lee mencubit lengan Louis sampai membuat Louis mengaduh kesakitan
“Awwwww,kenapa kau mencubit aku sayang?”: tanya Louis mengelus lengannya yang di cubit oleh Lee
“Ahh tidak! Kenapa kau memakai celana sependek ini?”: tanya Louis karena Lee sangat terlihat cantik dengan fashionnya saat ini,tapi Louis tidak ingin jika kekasihnya itu menjadi perhatian pria mata keranjang
“Memangnya kenapa,apa ada yang salah?”: tanya balik Lee menatap malas Louis
“Ganti celanamu! Aku tidak suka jika pria lain menatapmu karena celana sependek ini”: ucap Louis dengan tegas
“Tidak! Aku selalu memakai celana seperti ini,dan akan membuang-buang waktu lagi jika aku mengantinya!”: Lee tidak mau mengantinya karena menurutnya dia sudah biasa memakai hotpants seperti itu
“Lee!”: tegas Louis menatap Lee
“Ayolah Louis,di Italia aku sering memakai celana seperti ini”: mohon Lee memegang tangan Louis agar dia tidak mengganti celananya,karena Lee sudah terlalu malas jika harus kembali ke kamarnya
“Huff baiklah! Untuk kali ini saja”: ucap Louis dan di anggukin oleh Lee dan senyuman manisnya
“Kita mau kemana?”:tanya Lee berjalan beriringan dengan Louis menuju mobil
“Kemanapun kau mau,kita akan menghabiskan waktu berdua hari ini”:jawab Louis membuka pintu mobil untuk Lee
“Terimakasih”:ucap Lee masuk ke dalam mobil
“Sama-sama sayang”: balas Louis, menutup pintu mobilnya lalu memutar ke arah kursi pengemudi
“Okey kita akan makan,belanja,nonton, bermain yeeee”: seru Lee , Louis hanya tersenyum menatap kekasihnya terlihat behagia
Kini mereka menuju ke sebuah mall terbesar di kota itu.
Tak lama kemudian Louis dan Lee tiba di mall, setelah memarkirkan mobilnya. Lee dan Louis memasuki mall dengan bergandengan tangan. Mereka menjadi pusat perhatian karena para pengunjung mall tau siapa mereka, Louis si penguasa dunia bisnis dan juga Lee putri dari brilliant dan mall yang Louis dan Lee kunjungi saat ini adalah salah satu aset kekayaan keluarga brilliant.
“Apa kau ingat kita bertemu di mall ini,kau mengatai aku gila saat itu”: kata Louis menatap Lee
“Memang kau gila,karena kau berani membentak aku jelas-jelas kau juga salah!”: ucap Lee mengingat bagaimana pertemuan pertamanya dengan sang kekasih
“Ya tapi aku bersyukur karena pertemuan itu,kini aku bisa memiliki mu”: ucap Louis tersenyum
“Louis kita sepertinya menjadi pusat perhatian saat ini”: kata Lee memperhatikan sekitarnya para pengunjung saat ini sedang menatapnya dengan Louis
“Biarkan saja,aku tidak peduli”: jawab Louis dengan acuh tidak memperdulikan jika kini mereka menjadi pusat perhatian
“Aku lebih senang saat semua orang tidak tau aku putri brilliant,dan juga kekasih mu”: kata Lee,dia merasa sejak semua orang tau dia adalah putri dari brilliant dan juga kekasih Louis dia seperti menjadi bahan pembicaraan dan juga perhatian semua orang
“Kenapa kau berbicara seperti itu?”: tanya Louis
“Karena semua orang yang mengenal Daddy dan kau selalu mencari setiap hal yang aku lakukan! Dan aku tidak suka itu,aku lebih suka kehidupan pribadiku tidak terekspos dengan dunia luar”: jawab Lee menundukkan kepalanya di atas meja
Ya karena kini mereka berdua berada di salah satu restoran Italia yang ada di dalam mall itu.
“Itu sudah takdir mu sayang,kau terlahir dari keluarga yang hebat. Cepat atau lambat kau juga akan seperti paman brilliant,karena memang itu sudah menjadi bagian dari kehidupanmu”: balas Louis mengerti perasaan kekasihnya yang belum terbiasa dengan semua ini
“Kau harus terbiasa dengan semua ini,karena kedepannya kau akan menjalani hidup seperti ini sebagai nona muda keluarga brilliant dan juga nyonya Louis”: lanjut Louis
“Ck! Percaya diri sekali kau jika aku akan menjadi nyonya Louis”: cibir Lee tapi dia bahagia dengan apa yang di ucapkan Louis
“Karena hanya kau yang akan menjadi istri ku,tidak akan ada wanita lain!”: tegas Louis, mendengar itu membuat Lee tersipu malu
Louis lalu memanggil pelayan restoran untuk memesan makanan.
Nyonya Louis! terdengar begitu aneh untukku..hahah": batin Lee memikirkan bagaimana nanti setelah dia menikah dengan Louis dan statusnya akan berubah menjadi nyonya Louis