Doctor Is Mine

Doctor Is Mine
Kisah anak buah kepercayaan Lee



“Louis aku sudah sangat kenyang!”:ucap Lee karena sedari tadi dia makan dari suapan Louis


“Ini harus habis sayang,kamu harus cepat sembuh”: jawab Loius, mendengar itu Lee hanya mengerucutkan bibirnya


“Aaaa buka mulut mu”: ucap Louis dan Lee terpaksa membuka mulutnya lagi menerima setiap suapan Louis


Louis menyuapi Lee dengan sangat sabar, hingga makanan Lee habis.


“Terima kasih”: ucap Lee, menerima minum dari Louis


“Cepat sembuh sayang”: ucap Louis mencium pipi Lee , membuat Lee tersipu malu


“Louis aku pinjam ponselmu”: pinta Lee ,dan segera Louis mengeluarkan ponselnya memberikannya kepada Lee


“Ini terkunci”: ucap Lee karena ponsel Louis terkunci


“Tanggal lahir mu sayang”: jawab Louis,karena password ponselnya hari kelahiran Lee


Lee segera membukanya dan benar saja password ponsel kekasihnya tanggal lahirnya.Dengan cepat Lee membuka log panggilan untuk menghubungi seseorang untuk datang menemuinya.


“Ini terima kasih”: ucap Lee mengembalikan ponsel Louis


“Kau menghubungi siapa sayang?”: tanya Louis karena mendengar Lee hanya berbicara singkat lalu selesai


“Doni dan Farrel”: jawab Lee,ya dia meminta anak buah kepercayaan itu untuk datang ke rumah sakit


“Untuk apa kau meminta mereka datang?”: tanya Loius


“Tujuanku sudah selesai Louis,kini saatnya aku menikmati hidupku tanpa memikirkan apapun lagi. Aku juga ingin melepaskan janji yang di buat Doni dan Farrel padaku saat pertama kali kami bertemu”: jawab Lee mengingat bagaimana dia bertemu dengan kedua anak buah kepercayaannya


“Apa ingin kau menceritakan bagaimana kau bertemu dengan mereka”:pinta Louis ingin mendengar bagaimana awal pertemuan Lee dan anak buah kepercayaannya


•Flasback•


Sore hari setelah di tengah kota Milan yang sangat ramai,di salah satu restoran sederhana Lee yang baru saja kembali dari kampusnya. Lee sangat suka ke tempat itu,karena menurut Lee tempat itu bisa membuatnya damai.


Tapi tidak dengan hari ini,Lee melihat pemandangan yang kurang menyenangkan. Dua pria sedang di siksa oleh dua preman sekitar tempat itu. Lee melihatnya menjadi tidak tega,tidak ada yang berani mendekat untuk menolong kedua pria itu. Sehingga dengan berani Lee mendekat.


“Hey kenapa kau menyiksa orang dengan sangat kejam!”: tanya Lee dengan berani kepada preman yang berbadan besar dan berkulit hitam


"Kita memiliki umpan yang segar, ternyata": ucap salah satu preman melihat Lee


“Hey nona kau cantik sekali, bagaimana jika bermain denganku”:ucap salah satu preman itu, mencoba untuk menyentuh wajah Lee,tapi dengan cepat di tepis oleh Lee


“Jangan menyentuhku dengan tangan mu itu”: kata Lee , menatap tajam kedua preman itu


“Sebaiknya kau pergi nona,jangan ikut campur!”: ucap salah satu pria yang di siksa tadi tak lain dia adalah Farrel


“Kalian berdua kenapa tidak melawan,jangan mau di siksa oleh manusia seperti mereka ini. Bagaimana bisa ada manusia yang hidup untuk menyiksa makhluk tuhan.”: ucap Lee melipat tangannya di dada


“Kali ini kalian aku bebaskan,karena nona cantik ini”: ucap preman itu menatap Lee dari atas sampai bawah


“Jangan menatapku seperti itu,kalau tidak aku akan mencolok matamu itu”: tunjuk Lee


Keberanian Lee berurusan dengan kedua preman itu membuat perhatian warga sekitar untuk menyaksikan dari jauh.


“Sepertinya kau harus di bungkam dengan permainan dear”: ucap salah satu preman itu memegang tangan Lee dengan sangat kuat


“Lepaskan aku sialan! Jangan menyentuhku”: serkas Lee berusaha melepaskan tangannya yang di cekal oleh preman itu


Lalu tiba-tiba entah dari arah mana,ada sekitar tujuh yang datang menghajar kedua preman itu.


“Kalian siapa?”: Lee tidak mendengarkan perkataan pria itu,Lee terus bertanya siapa mereka,dari mana mereka,kenapa mereka semua menyelamatkan Lee


“Nona sebaiknya anda segera pergi dari sini”: tegas pria itu lalu mau tidak mau Lee pergi dari sana menuruti perkataan orang yang menyelamatkannya


“Hey kalian berdua masih ingin di situ? Ayo kita pergi dari sini”: ajak Lee kepada kedua pria yang di siksa tadi oleh preman itu


Dengan cepat Lee dan kedua pria itu pergi dari sana,mereka bertiga menaiki bus.


“Di mana kalian tinggal?”: tanya ramah Lee


“Kami tidak memiliki tempat tinggal”: jawab Farrel


“Lalu kenapa kalian di siksa dengan kedua preman jelek itu?”: tanya Lee membuat Doni dan Farrel tertawa karena Lee menyebut preman tadi jelek


“Apa kalian memiliki masalah dengan kepala kalian? Aku bertanya kenapa kalian malah tertawa?”: tanya Lee heran karena melihat kedua pria itu malah tertawa


“Kau lucu sekali nona,kedua pria tadi adalah preman terkejam yang ada di kota Milan. Tidak ada yang berani melawannya,tapi kau berbeda kau memiliki keberanian melawan mereka”: ucap Doni


“Aku tidak tau jika mereka preman kota Milan,tapi tetap saja aku tidak suka melihatnya. Mereka seperti kingkong berbadan hitam,besar dan lebihnya lagi mereka sangat jelek”:kata Lee bergidik ngeri membawakan tadi tangannya di cekal oleh preman tadi


“Hahaha..”: tawa Doni dan Farrel itu membuat penumpang bus menatap tajam mereka


“Husssstttt.. apa kalian bisa diam”: tegur salah satu penumpang


“Hehe maaf tuan,kami tidak akan berisik lagi”: ucap Farrel sopan


“Sekarang jawab pertanyaanku,kenapa kalian di siksa dengan preman tadi?”: tanya Lee lagi kepada doni dan Farrel


“Karena kami tidak bisa memberikan mereka uang,kami setiap harinya di paksa untuk mengemis di pinggiran kota Milan. Jika kami tidak memberikan uang yang mereka minta,kami akan mendapatkan siksaan seperti tadi”: jawab Farrel sedih karena sudah beberapa tahun ini menjadi pengemis di pinggiran kota Milan tanpa bisa kembali ke negaranya


“Kejam sekali mereka!”: gumam Lee bisa melihat kesedihan kedua pria yang di tolongnya itu


“Apa kalian saudara?”: tanya Lee menatap wajah kedua pria itu sekilas mirip


“Tidak nona,kami hanya berteman. Kami bertemu di situasi yang sama”: jawab Doni


“Oooo begitu, bagaimana kalau kalian tinggal bersamaku?”: ajak Lee


“Apa kau yakin nona? Apa kau tidak takut jika kami memiliki niat jahat kepadamu?”: tanya Farrel baru kali ini bertemu orang sebaik Lee


“Aku percaya kalian,aku bisa melihat kebaikan kalian, Kalian buka orang jahat. Rumahku cukup besar,aku hanya tinggal bersama dengan beberapa pelayan,kalian bisa tinggal di rumahku”: kata Lee tersenyum


“Terima kasih,kami benar-benar tidak tau bagaimana bisa membalas kebaikan mu nona”: tangis Doni mereka benar-benar beruntung karena di pertemukan oleh Lee


"Aku tidak biasa berteman dengan orang lain,jadi kalian hanya perlu menjadi temanku": kata Lee


“Jangan panggil aku nona,Namaku Lee”: lanjut Lee


“Kami akan selalu memanggil mu nona,kau adalah penyelamat kami”:ucap Farrel


“Kami berjanji akan selalu membantu, menjaga,dan ada untukmu nona selamanya.Kau bagaikan bidadari penyelamat bagi kehidupan kami. Terima kasih”: ucap Dion dan Farrel berjanji untuk selalu ada bersama Lee, membantu Lee segala masalah,dan menjaga Lee


“Haha..lucuan kalian tidaklah lucu!”: ucap Lee menganggap jika itu hanya lelucon semata


“Terserah kau menganggapnya apa,tapi kami akan selalu ada untukmu selamanya”: ucap Farrel


“Sudahlah sekarang kita turun”: kata Lee


•Flasback End•