
"Maaf nyonya,ada kiriman untukmu":kata salah satu pelayan Lee memberikan sebuah amplop coklat
"Kiriman dari siapa bi?": tanya Lee menerima amplop coklat dari pelayannya
"Saya tidak tau nyonya,itu saya temukan di depan gerbang": jawab pelayan yang bernama bibi Sun
Lee memperhatikan amplop coklat itu,di bagian luar amplop itu terlihat namanya yang tertulis di sana.
Siapa yang mengirimkan ini? kenapa tidak menyampaikan padaku secara langsung,kenapa menaruhnya di depan gerbang?": batin Lee
"Baiklah bi, terimakasih": jawab Lee menatap pelayanannya
"Baik nyonya,kalau begitu saya akan kembali ke belakang": ucap bibi sun dan di balas anggukan oleh Lee
Lee saat ini tengah duduk bersantai di halaman belakang rumah barunya, memperhatikan putrinya yang sedang bermain. Louis yang sedari tadi pagi pergi ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya sebelum mereka berangkat untuk bulan madu ke Madrid yang hanya tinggal 2 hari lagi. Dan juga Jeniffer belum kembali dari kampus.
Karena rasa penasaran yang membuat Lee dengan segera membuka amplop coklat yang ada di tangannya itu. Dia ingin segera tau apa isi dari amplop itu.
Saat Lee membukanya, terdapat sebuah surat.
Bagaimana kabarmu cintaku?
Aku mendapatkan informasi bahwa saat ini kau mengadopsi seorang anak! Dan aku juga mendengar bahwa Louis memiliki seorang adik yang cantik.
+98xxxxxx
Kening Lee berkerut, setelah membaca isi surat itu. Lee sadar bahwa isi surat itu adalah sebuah ancaman untuknya dan keluarganya!
Lee melihat sebuah nomor telepon tertulis di surat itu, Lee yakin pengirim surat itu sengaja menaruh nomor teleponnya.
Ya Tuhan, siapa yang mengirimkan ini?
Tolong jaga selalu keluarga ku": batin Lee mencoba untuk tetap tenang
Lee menyalin nomor telepon itu ke ponselnya,dia ingin mencoba untuk menghubungi nomor itu.
"Hallo,apa maksudmu mengirimkan ini padaku?": tanya Lee langsung pada intinya setelah panggilannya di jawab oleh pemilik nomor telepon itu
Tut.tut.tut.
Tiba-tiba sambung telpon itu terputus, sebelum Lee bisa mendengar suara orang yang baru saja dia hubungi.
Lee meremas surat yang ada di tangannya,dia takut jika ada orang yang ingin mencelakai keluarganya. Lee saat ini terlihat bingung, apakah di harus mengatakan hal ini kepada Louis atau tidak?
"Mum": panggil Zee berlari mendekati Lee
"Zee jangan berlari!": tegas Lee takut jika Zee terjatuh
Zee tidak memperdulikan ucapan ibunya itu,dia terus berlari dengan cepat untuk segera menghampiri Lee.
"Mum,ayo kita masuk":ajak Zee tiba-tiba setelah dia sudah berada di hadapan Lee
"Kenapa,apa kau sudah bosan bermain?":tanya Lee berjongkok mensejajarkan tingginya dengan putrinya
"Hmmm,ayo cepat masuk. Mum": jawab singkat Zee,dengan segera menarik tangan Lee untuk segera masuk ke dalam rumah
Lee melihat tingkah aneh putrinya,Lee merasa jika Zee seperti baru saja melihat sesuatu yang menakutkan.
Ponsel Lee berbunyi menandakan sebuah pesan masuk.
Putrimu sangat lucu dan juga cantik,kenapa dia bisa begitu mirip denganmu?.
"Sial! siapa dia?":umpat Lee setelah membaca pesan yang baru saja di kirim oleh nomor yang sama dengan tertulis di surat yang dia terima
"Zee, stop": kata Lee menghentikan langkahnya, setelah tiba di ruang tengah bersama putrinya
"Kau melihat seseorang?": tanya Lee menatap putrinya yang tiba-tiba bertingkah aneh
"Tidak":jawab Zee menggeleng kepalanya, menundukkan wajahnya tidak berani menatap Lee
"Kau berbohong kepada mum?": tanya Lee lagi, dia yakin jika Zee melihat sesuatu yang membuatnya bertingkah aneh
Zee mengangkat wajahnya untuk menatap ibunya.
"Mum,ada seseorang di sana": ucap Zee menunjuk ke arah halaman belakang
"Seseorang?":ucap Lee terkejut mendengar Zee melihat seseorang di halaman belakang rumahnya
Dengan cepat Lee mengajak putrinya untuk naik ke lantai 2,menuju ke kamarnya dengan Louis.
Setelah tiba di dalam kamarnya,Lee mendudukkan Zee di atas tempat tidurnya.
"Zee bagaimana kau bisa melihatnya?": tanya Lee pada putrinya
"Zee melihatnya dari celah tembok Mum,dia memakai topeng dengan baju berwarna hitam. Dan dia juga melambaikan tangan pada Zee,maka dari itu Zee dengan cepat berlari ke arah Mum, untuk mengajak mum masuk ke dalam rumah": jawab Zee menceritakan apa yang dia lihat
Aku sangat yakin orang yang di lihat Zee, adalah orang yang sama dengan pengirim surat itu!": batin Lee
Lee dengan cepat menghubungi Louis, untuk segera kembali ke rumah. Lee benar-benar takut jika orang itu berbuat nekat.
Louis cepat kembali ke rumah.
Pada akhirnya Lee mengirimkan sebuah pesan kepada suaminya.
Lee lalu menelpon Jeniffer, menanyakan keberadaan adik iparnya sekarang.
"Halo, Jeniffer kau di mana?": tanya Lee dengan cepat,saat Jeniffer mengangkat panggilan darinya
"Aku dalam perjalanan pulang kak.Ada apa, kenapa kau terdengar ketakutan kak?": tanya Jeniffer dari seberang sana
"Berapa lama lagi kau akan sampai?": tanya Lee
"10 menit lagi aku akan sampai kak,ada apa?": jawab Jeniffer, kembali bertanya mendengar suara kakak iparnya seperti seseorang yang ketakutan
"Aku akan menceritakannya saat kau tiba, sekarang menyetir dengan baik,jangan berhenti di manapun, hingga kau tiba di rumah. Apapun itu jangan mengentikan mobilmu,apa kau mengerti Jeniffer": pesan Lee dengan serius pada Jeniffer
"Baiklah kak,aku mengerti": jawab Jeniffer
"Mum,apa sesuatu terjadi karena orang itu?": tanya Zee melihat wajah ibunya terlihat seperti ketakutan
"No honey. Semuanya akan baik-baik saja": jawab Lee merengkuh tubuh kecil putrinya
Tuhan aku mohon, untuk selalu menjaga keluargaku dari orang-orang yang berniat jahat": batin Lee ,tak hentinya dia berdoa agar keluarganya selalu dalam keadaan aman
Ponsel Lee kembali berbunyi, sebuah pesan dari nomor yang sama.
Kau terlalu serius menanggapinya! Kau tau ini baru awal dari semuanya. Aku tidak akan berhenti untuk memperhatikanmu.
Lee mengepalkan tangannya setelah membaca pesan itu.
Siapa kau?
Jangan coba-coba berani untuk mengganggu keluarga ku!.
Tapi orang itu tidak lagi membalas pesan Lee.
"Astaga Louis untuk apa kau memiliki ponsel,jika tidak bisa di hubungi!":panik Lee karena hanya dia dan Zee yang berada di rumah dan Louis tidak menjawab panggilannya dari tadi
Akhirnya Lee mencoba menghubungi Rian,siapa tau saja ria sedang bersama dengan Louis.
"Halo Lee,ada apa?": tanya Rian dari seberang sana setelah menjawab panggilan dari Lee
"Rian,apa kau sedang bersama Louis?": tanya Lee to the point
"Louis sedang bertemu dengan klien di ruangannya. Ada apa Lee,apa semuanya baik-baik saja?": jawab Rian, lalu bertanya pada pada Lee
"Rian, katakan pada Loius untuk segera kembali ke rumah. Aku sudah menghubunginya tapi tidak ada jaw__":
Tut.tut.tut.
Tiba-tiba sambungan telepon dari Lee terputus, sebelum Lee menyelesaikan perkataannya.
"Pasti sesuatu terjadi!": gumam Rian
Rian dengan segera masuk ke dalam ruangan Louis.
"Louis": panggil Rian, menatap sahabatnya yang sedang mengobrol dengan kliennya
"Rian ada apa?":tanya Louis
"Buka ponselmu, lalu segeralah pulang ke rumah. Lee baru saja menelpon ku, sepertinya terjadi sesuatu di sana": bisik Rian di telinga Louis agar tidak terdengar oleh klien Louis
Louis dengan cepat membuka ponselnya,dia melihat panggilan tak terjawab dari Lee sebanyak 13 kali,dan juga sebuah pesan dari Lee.
Louis cepat kembali ke rumah.
"Maaf tuan Alfin, sepertinya saya harus pergi.": ucap Louis dengan cepat beranjak dari posisinya
"Tapi tuan Louis kita belum selesai": kata pria paru baya yang bernama tuan Alfin
"Ini lebih penting dari apapun tuan Alifin.": kata Louis
"Rian,urus dia": lanjut Louis dengan segera meninggalkan perusahaannya, untuk segera kembali ke rumah
Dia benar-benar panik, setelah mendapat pesan dari istrinya.
"Apa yang terjadi pada mereka?": gumam Louis,dengan cepat mengemudikan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata,agar secepatnya dia tiba
_________
Menurut kalian,siapa orang bertopeng yang di lihat oleh Zee? (jawab di kolom komentar)
Jangan lupa buat,like, comment,dan vote yang banyak.
Follow Instagram aku @_nonafaa