
Setelah menempuh perjalanan cukup jauh,mereka tiba di bandara Puerto Princesa City, Filipina.
Mereka semua langsung melanjutkan perjalanan mereka dengan mengunakan mobil yang sudah di siapkan oleh anak buah Louis. Butuh waktu sekitar 2 jam untuk tiba di pulau tujuan mereka.
“Apa kau lelah?”:tanya Louis kepada Lee yang bersandar di bahunya
“No”: jawab singkat Lee
“Louis”: panggil Lee
“Hmmm”:sahut Louis
“Apa sebelumnya kau sering ke negara ini?”:tanya Lee,karena untuk pertama kalinya Lee ke negara Filipina
“Perusahan cabang Kertanegara menyebar hingga ke negara ini,jadi aku cukup sering ke sini untuk urusan pekerjaan dan juga....”:jawab Louis tidak melanjutkan ucapannya
“Dan juga apa?”: tanya Lee
Cukup lama Louis diam, menatap keluar jendela.
“Louis ada apa?": tanya Lee
"Bukankah pasangan yang saling mencintai harus saling menguatkan,jika kau sedih karena sesuatu kau bisa membaginya kepadaku,aku akan selalu siap mendengarkan semua keluh kesah mu.Apa pun itu kau harus membaginya kepadaku,karena aku ingin kau dan aku saling berbagi suka duka bersama”: kata Lee membalikkan wajah Louis agar menatapnya
Louis menatap lembut manik mata kekasihnya.
“Saat Alena masih ada,aku sering menghabiskan liburan bersamanya dengan Rian di negara ini”:jawab Louis sedih mengingat kenangan setiap saat bersama adiknya
“Karena itu kau ingin kita berlibur di sini?”:tanya Lee sekarang mengerti
“Hmmm,aku selalu merindukannya”: jawab Louis,Lee bisa melihat betapa rapuhnya Louis jika menyangkut adiknya Alena
“Jangan bersedih lagi,ada aku yang akan selalu bersamamu! Aku tidak akan pernah meninggalkanmu,Alena begitu beruntung bisa memiliki kakak sepertimu yang begitu menyayanginya”:ucap Lee memeluk Louis, mengelus lembut punggungnya
“Terima kasih karena kau hadir kedalam kehidupanku,aku sangat bersyukur kepada tuhan karena mempertemukan aku denganmu, selamanya aku tidak akan pernah melepaskanmu”: kata Louis membalas pelukan Lee
Lee hanya tersenyum menanggapinya,tidak ada kata-kata yang tepat untuk membalasnya.Lee begitu terharu dengan semua ucapan Louis yang begitu tulus kepadanya.
Tak lama kemudian mobil Louis tiba lebih dulu dari pada mobil yang di tumpangi Rian dan yang lainnya.
“Woooh ini sangat indah,aku tidak pernah melihat pulau sebagus ini”: seru Lee saat turun dari mobil langsung melihat pemandangan yang begitu menakjubkan
“Alena pernah bilang kepadaku jika aku memiliki seseorang yang aku cintai,dia ingin aku membawanya ke pulau ini”: kata Louis memeluk Lee dari belakang
“Benarkah?”:tanya Lee
“Hmmm,dan kau wanita itu”: jawab Louis mengeratkan pelukannya kepada Lee
Lee memejamkan matanya,dan melipat kedua tangannya di hadapan dada.
Hy Alena,kita mungkin tidak saling mengenal tapi aku bahagia bisa mendengar semua tentang dirimu,aku janji padamu jika aku akan selalu bersama dengan kakakmu,aku tidak akan pernah meninggalkannya.Salam abadi untukmu Alena,semoga kau bahagia di sana”:batin Lee , membuka kembali matanya
“Apa yang baru saja kau lakukan?”: tanya Louis
“Aku baru saja berjanji dengan seseorang”: jawab Lee tersenyum manis menatap pemandangan yang begitu menakjubkan
“Janji? Untuk siapa?”:tanya Louis penasaran
“Hmmmmmm, rahasia”:ucap Lee tertawa kecil
“Kau”: Louis menggelitik Lee sehingga membuat Lee tak bisa menahan tawanya
“Hahaha cukup, Louis hentikan hahaha”:tawa Lee berusaha melepaskan diri dari Louis
“Hahaha rasakan itu,hahaha”: Louis terus saja menggelitik Lee
“Hmmmmmmm,hmmmmmm,hmmm!!”: dehaman seseorang membuat pasangan itu menghentikan tawa mereka
Louis dan Lee melihat jika para sahabatnya sudah berada di sana, sedari tadi memperhatikan mereka. Dan di sana juga sudah ada jenny dan Harry yang melihat semuanya.
“Ck! Apa kalian tidak lelah,kenapa tidak istirahat lebih dulu”:cerocos Gea malas kepada pasangan itu
“Pamer kemesraan di hadapan kami,buat iri saja!”: lanjut Dion
“Jika ingin bermesraan,kami mohon jangan di hadapan kami”:lanjut Farrel
“Makanya jangan memegang teguh status resmi jomblo kalian!”: kata acuh Louis
“Ooh astaga kalian dengar apa yang baru saja dia katakan pada kita?”: tanya Rian tak percaya apa yang baru saja di katakan oleh Louis
“Damm!”: jawab Rian,Dion dan Farrel menatap Louis lalu pergi meninggalkan mereka
Lee dan Gea tertawa menatap wajah kesal ketiga pria itu, setelah apa yang baru saja di ucapkan oleh Louis.
“Kau! Ahhhh kalian menyebalkan!”: kata Gea kesal dengan Louis,lalu pergi dari sana meninggalkan pasangan itu
“Hahahahhaa”:Louis dan Lee seketika tertawa Louis baru saja membuat para sahabatnya kesal dengan mengatainya jomblo resmi
Jenny dan Harry yang melihat orang yang mereka cintai begitu mesra membuat mereka sangat kesal,dan semakin membuat kedua orang itu bertekad untuk memisahkan Louis dan Lee.
“Hmmm,”:dehaman jenny membuat tawa Louis dan Lee berhenti
Louis kembali memasang wajah datar, seakan menujukan jika dia sangat tidak suka dengan kehadiran jenny dan Harry.
“Ahh maaf jenny, dokter Harry ayo kita masuk”: ajak Lee
“Iya”: jawab jenny dan Harry
“Louis ayo”: ajak Lee,karena Louis malah diam saja di tempatnya
“Masuklah lebih dulu,aku akan menyusul”: jawab Louis dengan lembut dan di balas anggukan oleh Lee
Lalu Lee, jenny dan Harry masuk ke dalam vila.
“Pilihlah kamar kalian,Louis bilang di vila ini ada 12 kamar”: kata Lee kepada jenny dan Harry setelah tiba di lantai 2 vila itu
Jenny dan Harry lalu memilih kamar yang akan mereka pakai.
“Aku di sini saja”: ucap Harry dan di balas anggukan oleh Lee
“Sebaiknya dokter Harry istirahat,nanti malam kita akan mengadakan barbeque di halaman belakang”:kata Lee kepada harry
“Iya dokter Lee terima kasih”:jawab Harry tersenyum menatap Lee
“Jenny aku istirahat dulu”: kata Harry kepada sepupunya itu
“Ya”: singkat jenny
“Ayo jenny pilih kamar yang akan kau pakai”: kata Lee kepada jenny setelah harry masuk ke dalam kamarnya
“Aku mau kamar itu, sepertinya di sana nyaman”: tunjuk jenny pada kamar yang paling ujung
“Ba__”:baru saja Lee ingin menjawabnya tapi Louis tiba-tiba datang
“Itu kamar kekasihku,tidak boleh ada yang memakainya selain dia”:tegas Louis yang baru saja menyusul Lee , melihat jenny menujuk kamar paling ujung
“Louis,aku bisa memakai kamar lain”: ucap Lee bisa memakai kamar lain
“Tidak! kau yang akan memakai kamar itu": Louis tidak mau di bantah
"Dan kau jika ingin tetap di sini,ikut semua peraturan yang ada.Pilih kamar lain kecuali kamar itu”:ucap Louis menujuk jenny dengan tatapan tajam
“Haha tidak masalah,aku bisa memilih kamar lain”: kata jenny menahan amarahnya
Awas saja,aku akan membalas ini semua! Dan Louis kau akan mengemis cintaku”: batin jenny mengepalkan tangannya tapi tak terlihat oleh Louis dan Lee
“Ayo sayang, dia bisa mencari kamarnya sendiri,dia masih memiliki mata dan kaki”: ucap Louis menarik tangan Lee meninggalkan jenny sendiri
Lee berbalik menatap jenny dengan tersenyum,dia sangat merasa tidak enak dengan jenny.
“Sial! Awas saja kalian”: gumam jenny menatap punggung pasangan itu
Lee di tarik oleh Louis masuk ke dalam kamar yang berada paling ujung,yang sempat di inginkan oleh jenny tapi Louis melarangnya.
“Kenapa kau seperti itu kepada jenny Louis?”: tanya Lee dengan serius karena menurutnya Louis sangat menunjukkan ketidaksukaannya kepada jenny
“Karena aku tidak suka kehadirannya,dia hanya serangga yang bermuka dua”: jawab acuh Louis
Baru saja Lee ingin menjawab ucapan Louis, Louis sudah lebih dulu membekap mulutnya.
“Berhenti membicarakan wanita itu,aku tidak tertarik!”:kata Louis dia sama sekali tidak tertarik membahas jenny yang menurutnya serangga pengganggu
Lee memutar matanya dengan malas.
“Ini kamar yang selalu di gunakan oleh Alena setiap kali berlibur di pulau ini.”: kata Louis berjalan menuju balkon dimana dari balkon itu bisa melihat seluruh pemandangan laut
Lee sekarang mengerti kenapa Louis tidak mengijinkan jenny memakai kamar ini,itu karena ini adalah kamar adiknya Alena,dan hanya akan di pakai oleh Lee.
“Ini sangat indah”:ucap Lee, berdiri di samping Louis menyandarkan kepalanya ke bahu kekasihnya itu
“Tak ada lebih indah darimu”: goda Louis menatap Lee, lalu mencium pucuk kepalanya
Lee di buat malu dengan ucapan yang baru saja di lontarkan oleh Louis, mungkin saat ini wajah Lee sudah bersemu merah karena gombalan Louis.
Ah aku yakin,kini wajahku sudah berubah menjadi tomat”: batin Lee