Doctor Is Mine

Doctor Is Mine
Sayang maafkan aku,tapi 5 hari saja!



Keesokan harinya,Lee bangun pagi-pagi sekali.Ya karena hari ini jadwal libur Lee di rumah sakit.Jadi Lee akan menjaga Louis seharian.Lee sudah menghubungi Karin agar tidak perlu ke rumah sakit,Lee menyuruhnya untuk istirahat saja di rumah.


“Louis! Mau sampai kapan kau akan tidur? Hibernasi mu lama sekali”: kata Lee, menatap dengan sedih Louis


“Tega sekali kau menyiksa aku!”: lanjut Lee


“Hmmmm”: deham seseorang,itu membuat lee menoleh


“Rian! Kau datang pagi-pagi sekali”: kata Lee, melihat Rian datang pagi-pagi sekali, biasanya Rian akan datang jika waktu pulang kantor


“Ya! Lee,tidak terlalu banyak pekerjaan di kantor. Jadi aku kesini untuk menjenguk Louis”: jawab rian, mendekat ke arah tempat tidur Louis


“Apa belum ada tanda-tanda dia akan sadar?”: tanya Rian, menatap sahabatnya itu


“Belum”: lirih Lee


“Louis cepatlah sembuh! Kau sudah janji padaku,kalau kita akan berlibur lagi”: ucap Rian, menatap sedih Louis


“Aku seharusnya sudah tau kau Louis! Tapi bodohnya aku percaya begitu saja padamu malam itu,jika kau benar-benar akan keluar negeri.Jika saja aku tau,kau tidak akan di sini sekarang”: lanjut rian, terdengar dia sangat sedih dengan kondisi Louis


Hey! Rian bodoh aku sudah baik-baik saja”: batin Louis, mendengar ucapan sahabatnya itu


Cukup lama Rian menatap Louis,alis Rian seketika menyatuh.


“Lee bisakah aku minta tolong,untuk membelikan aku minum.Aku tidak tau kantin di rumah sakit ini, takutnya aku kesasar”: pinta Rian,pada Lee


Rian beraninya kau menyuruh Lee!! ":batin Louis,kesal pada Rian


“It’s Okay.Tolong jaga Louis”: kata Lee,lalu di anggukin oleh Rian


Lee lalu pergi ke kantin untuk membelikan Rian minum.


Sedangkan Rian, menatap intens Louis!


“Louis apa kau tau? Ah bodohnya aku,pasti kau tidak tau karena kau sekarang sedang koma”: kata rian


“Louis aku minta maaf padamu,maaf “: lanjut Rian


Kenapa anak ini,kenapa dia meminta maaf?”: batin Louis,tapi dia masih setia menutup matanya


“Louis sejak pertama kali aku melihat Lee,aku sudah jatuh cinta padanya! Aku minta maaf karena mencintai wanita yang kau cintai”:ucap Rian, dia sengaja mengucapkan itu,dia ingin membuktikan jika yang dia lihat baru saja itu benar


Apa? dia juga mencintai Lee, brengsek kau Rian!”: Louis begitu marah , mendengar pengakuan sahabat yang sangat dia percaya itu


“Louis aku berharap kau cepat pulih,tapi harapan ku belum juga terkabul.Tapi jika memang itu yang terbaik,aku bersyukur karena aku tidak perlu merebut Lee susah payah darimu”: kata rian lagi


Aku akan membunuhmu Rian!”: Louis benar-benar marah , mendengar pengakuan Rian


“Jika memang tuhan lebih saya padamu,aku sangat berterimakasih pada tuhan”: lanjut Rian


Apa dia baru saja mendoakan aku agar secepatnya aku mati?”: batin Louis


Aku berterima kasih pada Tuhan karena kau selamat”: batin Rian


“Semoga kau bisa menerima ini semua Louis! Aku sangat mencintai Lee”: kata rian lagi


Louis sudah sangat panas mendengar semua yang di katakan oleh Rian,dia muak mendengar semuanya.Louis bangkit lalu mencengkeram kerah baju Rian.


“Jangan pernah berani-beraninya kau merebut orang yang aku cintai!”: kata Louis, menatap tajam Rian


“Louis! Kau sudah sadar”: kata rian,dia tidak terkejut dengan itu.Karena Rian sengaja mengatakan itu semua pada Louis,karena saat Rian melihat Louis,mata Louis bergerak dan itu meyakinkan Rian,jika Louis sudah sadar


Louis diam,dia baru sadar jika saat ini dia sedang masuk ke dalam jebakan sahabatnya itu.Bodohnya lagi Louis tidak menyadari itu.Sekarang Rian sudah tau jika dia sudah sadar.


“Jadi aku benar! Kau memang sudah sadar. Ck! Apa kau tau semua orang khawatir karena kau koma hampir 3 minggu lamanya.Tapi saat kau sadar,kau malah pura-pura seolah-olah kau masih koma!”: ucap rian dengan intonasi suaranya yang sedikit tinggi,dia begitu kesal pada Louis sahabatnya itu


“Maafkan aku!”: kata Louis,dia sadar kesalahannya


“Ck! Brengsek!”: umpat rian,tapi dalam hati Rian tidak bisa menyembunyikan jika dia bahagia karena sahabatnya sudah sadar dari komanya


“Sejak kapan kau sadar?”: tanya Rian


“Semalam”: jawab Louis,dengan santai


“Apa kau tidak bohong?”: tanya Rian,ingin sekali membuat sahabatnya itu kesal,karena Rian tau Louis sangat tidak suka kata bohong


“Sial,kau tau aku tidak suka yang namanya kebohongan!”: kata Louis kesal,karena dia tidak suka berbohong,dan tidak suka di bohongi


“Hahaha! “: tawa Rian, tertawa melihat wajah kesal Louis


“Apa rencana mu,kenapa kau belum juga mengatakan jika kau sudah sadar pada Lee?”: tanya Rian,dia ingin mendengar alasan Louis


“5 hari lagi ulang tahun Lee! Aku ingin membuat kejutan. Dan kau lihat saja,apa yang akan aku lakukan nanti”: kata Louis, tersenyum misterius


“Sekarang kau harus membantu aku. Telpon Lee sekarang,dan katakan jika aku memberikan respon”: kata Louis pada Rian


Rian hanya patuh, dia ingin segera melihat apa yang akan di lakukan oleh Louis.


“Hallo Lee! Kembalilah sekarang ke ruangan Louis sekarang.Louis___”


Tut.tut.tut..


Sambung telpon pada Lee,mati begitu saja.


“Ck! Aku baru saja mengatakan hal itu.Tapi Lee sudah mematikan sambungan teleponnya secara sepihak,tanpa mendengar apa yang akan aku katakan selanjutnya!”: kesal rian pada Lee,karena mematikan teleponnya secara sepihak


“Sekarang ikuti permainanku!”:kata Louis,lalu segera kembali memejamkan matanya,karena dia yakin Lee akan segera ke kamar inapnya


Dan benar saja,tak lama kemudian Lee datang dengan nafas yang memburu.Saat Lee mendapatkan telpon dari Rian,Lee mendengar suara Rian yang seperti orang yang panik,dan dia sudah berpikir jauh apa yang terjadi pada Louis? Maka dari itu dia langsung lari ke kamar Louis,tanpa mendengar semua yang ingin di katakan rian.


“Louis! Rian ada apa?”: tanya Lee, mengatur nafasnya


“Lee,apa kau lari ke sini?”: tanya Rian,melihat Lee dengan nafas memburu


“Tadi Louis seperti memberikan respon, tangannya bergerak maka dari itu aku segera menelpon mu.Tapi kau sudah mematikan telponnya secara sepihak!”: jawab rian,dengan sedikit kesal


“Apa! apa kau yakin tangan Louis bergerak?”: tanya Lee,dengan segera mengecek kondisi terkini Louis


“Iya!”: jawab singkat Rian


Astaga drama apa yang akan di lakukan dengan si pria kaku satu ini?”: batin Rian,jengah melihat Louis yang sedang di periksa Lee,dan bodohnya lagi Lee tidak memperhatikan mata Louis yang terus saja bergerak dari tadi


Kasihan sekali kau Lee, mencintai orang seperti Louis.Ah tapi kalian berdua sama sih, sama-sama menyebalkan.Kalian sangat cocok!”: batin Rian


“Rian,Louis sudah melewati masa koma. Kita hanya menunggu Louis sadar,aku yakin dia akan sadar beberapa jam kedepan”: kata Lee,begitu bahagia karena setelah mengecek kondisi Louis yang sudah melewati masa komanya


Dia bahkan sudah sadar dari semalam Lee”: batin Rian


“Syukurlah,jika Louis akan segera sadar”: ucap Rian, mengikuti permainan Louis


Ah ingin sekali aku memelukmu sekarang juga! Tapi jika itu aku lakukan,semua rencana ku pasti gagal”: batin Louis


2 jam kemudian.Lee dan Rian terus menunggu sadarnya Louis.Sehingga itu membuat Rian jengah,karena menunggu Louis 2 jam.


Ck! Kapan dia akan membuka matanya itu”: batin rian,dengan sengaja Rian mencubit tangan Louis


Aww,kenapa sih bodoh ini mencubitku!!”: batin Louis,kesal karena Rian mencubitnya


“Uuggh”: Louis mulai bergerak


“Louis”: ucap Lee, melihat Louis yang perlahan membuka matanya


“Ah aku di mana?”: tanya Louis, memegang kepalanya yang memang masih terasa pusing


“Louis kau sudah sadar.Aku bahagia, sekarang kau ada di rumah sakit”: ucap Lee, menjawab pertanyaan Louis


Terlihat dari wajah Lee,dia terlihat sangat bahagia, melihat Louis sudah sadar.


“Akhirnya bangun juga! Louis”: kata Rian,menepuk bahu Louis sedikit keras


“Rian,aku kenapa?”: tanya Louis, menatap tajam Rian


Baiklah kita ikuti permainanmu tuan muda!”: batin Rian


“Kau mengalami kecelakaan,dan koma selama 3 Minggu”: jawab rian


“Louis apa masih ada yang sakit kau rasakan?”: tanya Lee, menatap lembut Louis


“Kepala saya hanya sedikit pusing dok”: jawab Louis,dengan memanggil Lee dokter


Deg..


“Louis?”: panggil Lee


“Iya dok,ada apa?”: tanya balik Louis, menatap manik Lee ,tapi dengan cepat Louis mengalihkan pandangannya,dia tidak mau rencananya gagal


“Apa kau ingat namamu siapa?”: tanya Lee,sudah merasa khawatir


“Namaku Louis dokter”: jawab Louis ,dengan lantang memanggil Lee dengan sebutan dokter


“Apa kau kenal dia?”: tanya Lee,menunjuk Rian


“Dia rian, sahabat ku”: jawab Louis


“Dan apa kau tau siapa aku?”: tanya lagi Lee


“Anda dokter.Anda memakai seragam dokter dan juga papa nama anda Lee Annezela”: jawab Louis, menunjuk papa nama Lee


“Louis apa kau tidak mengingat Lee,dia kekasihmu”: kata Rian,dia mengerti sekarang kemana arah permainan Louis


“Kekasih? Apa aku memiliki kekasih?”: tanya Louis,yang terlihat bingung


“Iya Louis,Lee adalah kekasih mu,apa kau tidak mengingatnya?”: tanya Rian


“Tidak Rian! Aku tidak memiliki kekasih.Aku juga tidak tau dia siapa.Yang ku tau dia dokter karena berseragam seperti itu”: jawab Louis, memandangi Lee yang sudah meneteskan air matanya.Ingin sekali Louis mengusap air mata kekasihnya itu,dia sungguh tidak tega


Lee dengan segera memanggil dokter umum,dia ingin tau apa Louis hilang ingatan?


Tak lama kemudian dokter umum pun datang ke kamar Louis,dan memeriksa Louis.


“Bagaimana dokter Mita?”: tanya Lee, setelah dokter Mita memeriksa Louis


“Sepertinya tuan Louis, kehilangan memori ingatannya.Kita akan melakukan tes untuk mengetahui penyebabnya”:jawab dokter Mita


“Baiklah dok, terimakasih”: ucap Lee lirih,lalu pergi dari kamar Louis ,tanpa mengatakan apapun


“Dokter Mita, terimakasih”: ucap Louis


Ya sebelumnya rian,sudah di minta Louis untuk menghubungi dokter umum terbaik di rumah saat itu, dia yakin jika Lee akan menghubungi dokter terbaik untuk memeriksa dirinya dan itu tak lain adalah dokter Mita,agar ikut dalam permainan Louis.


“Sama-sama tuan,kalau begitu saya permisi”: kata dokter Mita,pamit pada Louis dan rian


“Iya dok, silahkan”:kata Rian,sopan


“Louis,apa kau tega melihat Lee seperti itu?”: tanya Rian, sejujurnya dia saja tidak tega melihat Lee ,yang sangat sedih karena Louis melupakan dirinya,bukan melupakan tapi hanya pura-pura lupa ingatan


“Aku tidak tega melihatnya menangis seperti itu rian.Tapi aku harus tahan,hanya 5 hari saja.Dan aku akan meminta maaf padanya”: kata Louis


“Dan kau siapkan semua untuk merayakan ulangtahun Lee”: lanjut Louis


“Baiklah,Apa ada hadiah spesial yang akan kau berikan pada Lee?”: tanya Rian


“Hadiah yang tak terduga,tunggu 5 hari lagi,dan kau akan tau”: jawab Louis,sudah merencanakan sesuatu


Sayang maafkan aku,tapi 5 hari saja!": batin Louis