
Di luar ruangan Lee seseorang mendengar semua percakapan antara Lee dan dokter Bram.
Dia adalah Louis !!
Sekarang Louis mengerti alasan Lee masuk ke rumah sakit itu.
Karena selama ini Lee belum menceritakan apapun padanya.
Tok.Tok.Tok
Lee dan dokter Bram terkejut mendengar seseorang mengetuk pintu ruangan kerja Lee.
Lee segera membuka pintu,dan Lee terkejut melihat Louis.
Apa dia mendengar semuanya?": batin Lee
"Louis!!
Sejak kapan kau di situ?": tanya Lee
"Aku menghubungimu,tapi tidak ada jawaban sama sekali!!
Apa kau sibuk?": tanya Louis, mengabaikan pertanyaan Lee
"Aku baru saja selesai operasi.
Dan aku belum mengecek ponsel ku hari ini": jawab Lee
"Oo ternyata kau ada tamu": kata Louis saat melihat dokter Bram
"Tuan Louis !!
Anda datang ke rumah sakit ini.
Ada apa?": tanya dokter Bram sedikit terkejut karena Louis datang ke ruangan Lee
Kenapa tuan Louis bisa ada di sini?
Untuk apa dia datang ke ruangan dokter Lee?": batin dokter Bram
"Aku adalah pemegang saham terbesar di rumah sakit ini!!
Apa perlu saya mempunyai alasan untuk datang ke sini?": tanya balik Louis dengan nada dinginnya
"Jangan salah paham tuan Louis": jawab dokter Bram ,dia tidak akan mau mencari masalah dengan Louis
"Sedang apa kau di ruangan kekasihku?": tanya Louis pada dokter Bram
"Ke.. kekasih!!
Maksud anda dokter Lee ?": tanya dokter Bram terkejut
"Ya siapa lagi kalau bukan dokter Lee ": jawab Louis , menatap tajam dokter Bram
Lee hanya diam dan kembali duduk memperhatikan 2 pria yang beda usia itu.
Lee sudah tidak mempermasalahkan jika Louis secara terang-terangan mengakui hubungannya.
Gawat!!
Jika Louis ikut campur dalam masalah kematian ibu dokter Lee,aku pasti akan tamat ": batin dokter Bram
"Ah saya hanya mengunjungi dokter bedah di rumah sakit ini tuan!!
Saya hanya memantau saja.
Kalau begitu saya permisi dulu ,tuan Louis dan dokter Lee ": dokter Bram lalu pamit,tanpa mendengar jawaban dari Louis dan Lee
Setelah kepergian dokter Bram dari ruangan Lee ,kini tinggal mereka berdua.
"Louis kau belum menjawab pertanyaan ku.
Sejak kapan kau ada di balik pintu itu?": tanya Lee lagi
"Sejak awal kau masuk ke ruangan mu,dan menemui direktur Bram": jawab jujur Louis
Lee menghela nafasnya,itu berarti Louis mendengar semuanya.
Lee yakin jika Louis akan ikut andil dalam masalah ini.
Tapi sesaat Lee baru menyadari jika Louis tadi menyebut Direktur Bram.
"Apa maksudmu dengan direktur Bram ?":tanya Lee pada Louis
"Apa kau tidak tau jika dia adalah direktur di rumah sakit ini?": tanya balik Louis
"Tidak sama sekali!!": jawab Lee
Ternyata pria tua itu adalah direktur di rumah sakit ini!!": batin Lee
Louis mendekat kepada Lee,dan memegang kedua sisi kursi yang di pakai Lee.
Dan membuat keduanya saling bertatap mata.
"Mungkin kau belum percaya padaku!!
Tapi aku akan membantumu dalam masalah kematian ibumu,dengan begitu aku bisa berguna untukmu jika aku tidak berhasil membuatmu jatuh cinta padaku": kata Louis, menatap lembut Lee
Mata Lee sudah berkaca-kaca mendengar semua ucapan Louis yang begitu tulus padanya.
Saat Louis mengatakan itu sungguh Lee merasa sakit.
Lee lalu memeluk Louis, menenggelamkan wajahnya di dada Louis.
Sesaat sudah terdengar suara tangisan Lee.
"Hiks..hiks..
Aku sudah lama mencarinya,tapi tidak aku sangka dia datang dengan sendirinya menemui aku!!": tangis Lee begitu piluh,semua lembaran kematian ibunya terbayang di pikirannya, setelah bertemu dengan dokter Bram
"Dia akan membayar semua yang sudah pria tua itu lakukan!!
Aku berjanji padamu akan membantumu menggalih semua kebenarannya.": kata Louis, sungguh Louis tidak sanggup jika harus mendengar tangisan Lee
"Menangislah sepuasnya!!
Tapi setelah ini aku tidak akan membiarkan kamu menangis lagi": lanjut Louis,mencium kening Lee
Lama lee menangis dalam pelukan Louis.
Karena sudah merasa lebih baik setelah menangis,Lee melepaskan pelukannya dari Louis.
"Apa sudah merasa lebih baik?": tanya Louis, menatap lembut Lee dan di balas anggukan
"Apa jadwalmu masih ada?": tanya Louis
"Tidak ada lagi.
Kenapa?": tanya Lee
"Aku lapar,temani aku makan di luar": jawab Louis
"Hmmm, baiklah": kata Lee ,lalu mengambil tasnya
Mereka keluar dari ruangan Lee,menuju parkiran rumah sakit.
Saat dalam perjalanan menuju parkiran rumah sakit,Louis dan Lee menjadi pusat perhatian bagi staf dan pengunjung rumah sakit.
Pasalnya Louis secara terang-terangan mengandeng tangan Lee,dan Lee pun hanya diam saja, menerima semua yang di lakukan Louis.
*Wah ternyata benar!!
Jika dokter Lee adalah kekasih tuan Louis*
*Ya ampun,mereka sangat serasi*
Banyak lagi ungkapan orang-orang yang melihat Louis dan Lee.
Sampai salah satu paparazi yang melihat Louis dan Lee berjalan dengan bergandengan tangan,dan itu membuat paparazi itu tidak tinggal diam saja,dia segera mengabadikan momen yang menurut semua orang sangat langka.
Kapan lagi mereka bisa melihat secara langsung,orang no.1 di negara itu mengandeng tangan seorang wanita.
Setelah mengambil foto Louis dan Lee dari kejauhan, paparazi itu segera mengungahnya ke laman situs.
Karena pada dasarnya Louis adalah salah satu orang yang selalu menjadi incaran setiap aktivitas, keluarga dan asmara.
Fotonya langsung menyebar ke seluruh penjuru negeri, setelah paparazi mengungah fotonya.
Dan di sambut hangat oleh semua warganet.
Tuan Louis Ardana Kertanegara hari ini terlihat di sebuah rumah sakit bersama dengan seorang wanita berseragam dokter.
Secara terang-terangan tuan Louis mengandeng tangan wanita yang berada di sampingnya.
Apakah wanita itu adalah kekasih dari tuan Louis? (Isi artikel)
Secara kita semua tau,jika tuan Louis tidak mudah di sentuh oleh sembarang orang*
*Akhirnya manusia yang berdarah dingin seperti tuan Louis,ada yang bisa meluluhkannya*
*Tapi sayangnya kita tidak bisa melihat wajah wanita itu*
Itulah kira-kira komentar para warganet,ada yang menyayangkan karena tidak bisa melihat wajah wanita yang dia gandeng oleh Louis,karena memang wajah Lee di foto tidak terlalu jelas.
Louis dan Lee tiba di restoran bintang lima yaitu Park LL.
Tak lain adalah restoran milik almarhum ibunya Lee.
Lee sengaja mengajak Louis untuk ke restoran itu,karena sekarang restoran itu di kelola olehnya,tapi tidak ada yang tau kecuali manajer restoran.
Setelah tiba Louis langsung memesan makanan, untuknya dan Lee.
"Louis aku ke toilet dulu": kata Lee ingin ke toilet
"Baiklah.
Hati-hati!!": jawab Louis
Lalu Lee menuju ke toilet, sedangkan Louis duduk sambil memainkan ponselnya.
Tiba-tiba ponselnya berdering dan itu panggilan dari Rian, asisten sekaligus sahabatnya.
"Ada apa?": tanya Louis
"........."
"Baiklah aku akan melihatnya": jawab Louis,lalu mematikan teleponnya
Dengan segera Louis mencari apa yang di katakan rian padanya.
Dan saat meliha artikel,semua berita tentang dirinya menjadi trending 1.
Membicarakan tentang dirinya mengandeng seorang wanita,yang tak lain wanita itu adalah Lee.
Ponsel Louis kembali berbunyi, sebuah pesan masuk.
Louis paman sudah melihat artikelmu!!
Paman tau jika wanita itu adalah Lee.
Ingat !! jangan sampai identitas Lee di ketahui,itu akan membahayakan dirinya!!.
Pesan itu berasal dari tuan Brilliant, Setelah dia melihat artikel Louis dan Lee menjadi perbincangan para warganet.
Baik paman.
Louis tidak akan membiarkan itu terjadi.
"Louis kau kenapa?": tanya Lee ,yang baru saja kembali dari toilet
"Tidak apa-apa.
Ayo makan dulu, setelah itu aku akan memberitahumu": jawab Louis,itu membuat Lee bingung ,tapi dia menurut saja dengan Louis
Lalu Louis dan lee makan.
Tak lama kemudian mereka berdua telah usai makan.
"Apa yang ingin kamu beritahukan?": tanya Lee , sedari tadi penasaran
"Hubungan kita sudah tersebar ke publik.
Salah satu paparazi, mengunggah foto kita saat di rumah sakit": jawab Louis tanpa basa-basi lagi
Lee segera membuka ponselnya, dan benar saja, artikel tentang Louis mengandeng wanita menjadi trending 1.
"Tapi mereka tidak tau jika itu aku.
Wajahku tidak terlalu jelas di foto itu": kata Lee , seperti tidak mempermasalahkannya
"Apa kau tidak marah?": tanya Louis melihat reaksi Lee biasa-biasa saja
"Kenapa aku harus marah.
Itu sudah terlanjur,biarkan saja semua orang tau jika kita memiliki hubungan.
Karena memang kita memiliki hubungan": kata Lee dengan sadar mengatakan itu pada Louis
"Itu berarti kamu sudah mengakui jika kamu sudah jatuh cinta padaku?": tanya Louis, memainkan alisnya menatap Lee
"Aku tidak mengatakan itu!!
Ingat waktumu tinggal sedikit lagi.
Dan aku belum merasakan apapun padamu.": kata Lee terlihat acuh tak acuh,tapi hatinya menolak apa yang dia katakan baru saja
Kenapa lagi dengan jantungku?": batin Lee
"Baiklah": jawab singkat Louis, melihat sikap acuh Lee meyakinkan dirinya jika Lee sudah membuka tempat untuk dirinya dalam hatinya
"Aku akan antar kau pulang": lanjut Louis memanggil pelayan restoran,untuk meminta bill
"Ayo": ajak Louis, setelah membayar tagihan bill nya
Lee hanya mengangguk, lalu mengikuti Louis.
Menuju ke parkiran restoran.
"Lee apa rencanamu setelah bertemu dengan direktur Bram?": tanya Louis,yang kini sudah mengemudikan mobilnya menuju rumah Lee
"Aku belum tau!!
Aku sudah mengecek semua riwayat pasien 10 tahun lalu termasuk riwayat mommy ku.
Tapi hanya riwayat mommy ku yang memiliki kode akses untuk bisa membukanya": jawab Lee
"Itu berarti hanya direktur Bram yang bisa membuka kode akses itu": kata Louis
"Ya kau benar!!
Hanya dia yang bisa membukanya.
Tapi saat ini aku sudah tau keberadaan dokter Bram.
Sekarang aku lebih fokus mencari 2 suster yang membantu dokter Bram saat operasi itu.
Karena aku akan mengorek semua pengakuan dari 2 suster yang membantunya saat itu!!": tutur Lee , menatap Louis
"Aku akan membantumu!!": kata Louis , menggenggam 1 tangan Lee ,lalu menciumnya
Wajah Lee sekitakah memerah seperti buah tomat,karena perlakuan Louis.
Sialnya dia tidak bisa menarik tangannya.
Lee bahkan merasa nyaman dengan semua perlakuan manis Louis padanya.
Ah selalu saja seperti ini.
Pasti wajahku sudah berubah merah saat ini": batin Lee ,lalu mengalihkan pandangannya ke luar jendela
Louis tau jika Lee tidak akan menolak semua yang dia lakukan padanya.
Mungkin mulut mu berkata tidak!!
Tapi hatimu menerima semua perlakuan yang aku berikan": batin Louis
Tak lama kemudian mobil Louis memasuki halaman rumah mewah Lee.
"Apa tidak masuk dulu?": tanya Lee
"Tidak.
Aku ada urusan dengan rian.
Salam untuk paman Brilliant": jawab Louis
"Baiklah.
Hati-hati di jalan": kata Lee tersenyum
"Aku akan menghubungimu malam nanti": kata Louis menatap Lee
"Iya.
Aku masuk": kata Lee ,lalu segera masuk ke dalam rumahnya
Sedangkan Louis melajukan mobilnya ke suatu tempat.