Doctor Is Mine

Doctor Is Mine
Gitar dan api unggun



Malam harinya para pria sudah berkumpul di halaman belakang vila, untuk acara barbeque.


Untuk para wanita,mereka masih berada di dapur untuk menyiapkan bahan-bahan untuk acara barbeque. Di bantu dengan pengurus vila.


“Selesai”:ucap Lee akhirnya selesai


"Ma'am mangyaring tulungan hanggang sa likod-bahay (Bu tolong bantu bawa ke halaman belakang)”: kata Gea karena hanya dia, Louis dan Rian yang bisa berbahasa Filipina


"Oo miss, dadalhin ko ito (Ya nona,aku akan membawanya)”: jawab ibu perro pengurus vila milik Louis


“Salamat (Terima kasih)”: kata Gea,dan hanya di balas anggukan dan senyuman oleh ibu perro


“Ayo Lee,kita ke halaman belakang. Nanti Bu Perro yang akan membawanya ke halaman belakang”: kata Gea


“Iya ayo,jenny ayo kita ke halaman belakang”:jawab Lee dan tak lupa mengajak jenny yang sedari tadi hanya duduk tanpa melakukan apapun


Gea memutar matanya dengan malas,dia begitu tidak suka dengan jenny yang berada di tengah-tengah mereka.


Gea sangat yakin jika kehadiran jenny dan Harry pasti memiliki tujuan tertentu, setelah Lee menceritakan semuanya.


Setelah ketiga wanita itu tiba di halaman belakang mereka melihat para pria sudah mulai membakar daging,sosis dan juga jagung bakar.


“Hay sayang,kamu mau apa?”:tanya Louis melihat Lee mendekat


“Aku mau jagung bakar”: jawab Lee menginginkan jagung bakar


“Oke,akan aku buatkan untuk tuan putri”: kata Louis tersenyum


Jenny mengepalkan tangannya melihat kemesraan Louis dan Lee.


Aku harus bersabar untuk melihat ini semua!”: batin jenny


“Gea kamu mau apa?”: tanya Rian ,kepada Gea


“Apa kamu ingin membuatnya untukku?”: tanya Gea dan di balas anggukan oleh Rian


“Aku ingin sosisnya, terima kasih Rian”: kata Gea tersenyum manis kepada Rian


“Sama-sama”: balas Rian


Yang lain memperhatikan kedekatan rian dan gea,mereka yakin jika kedua orang itu memiliki perasaan yang sama,tapi mereka hanya memendamnya tanpa mau mengutarakan.


“Kalian cocok kenapa tidak pacaran saja? Hitung-hitung mengurangi populasi jomblo resmi”: kata Louis kepada Rian dan Gea


“Hahahaha,benar sekali”: tawa Lee pecah mendengar ucapan Louis


“Sial, perkataanmu menyakitkan sekali Louis”: kata Farrel menanggapi ucapan Louis


Rian dan Gea hanya diam tidak menanggapi ucapan Louis.


“Pasangan ini menyebalkan sekali!”: ucap Dion menggeleng kepala


Jenny dan Harry merasa tak di anggap di sana.Karena sedari tadi Louis dan yang lain asik berbincang tanpa menghiraukan mereka berdua.


“Bolehkah aku bergabung?”: tanya Harry dengan sopan


“Gabung saja”: jawab Lee seadanya,jenny dan Harry akhirnya bergabung


Setelah semuanya matang mereka semua duduk di bawah dengan beralaskan karpet mengitari api unggun,karena cuaca yang begitu dingin untuk saat ini di negara itu.


“Apa ini bisa kita sebut berkemah di tengah hutan,dengan adanya api unggun”:seru Gea merasa seperti sedang melakukan kemah di tengah hutan


“Anggap saja seperti itu”: jawab Rian yang duduk di samping gea


“Eh sepertinya ada yang kurang,kakak kau bawah gitar bukan?”: tanya Lee kepada Farrel


“Ah iya,aku lupa. Tunggu sebentar”:ucap Farrel,lalu beranjak pergi untuk mengambil gitarnya yang berada di dalam vila


Tak lama kemudian Farrel datang membawa gitar di tangannya.


“Siapa yang mau memainkannya?”: tanya Farrel


“Kenapa bukan kakak saja,kata Lee kakak pandai bermain gitar”: ucap Gea karena Lee pernah mengatakan jika Farrel sangat pandai bermain gitar


“Kalian sudah tau,jadi bagaimana jika yang lain saja?”: tanya Farrel untuk saat ini sangat malas jika harus bermain gitar


“Biarkan aku saja,kemarikan gitar itu”:kata Louis, meminta gitar itu dari tangan Farrel


“Apa kau bisa bermain gitar?”: tanya Lee menatap kekasihnya


“Entahlah”:jawab Louis,karena dia sudah lama tidak memegang gitar


Farrel memberikan gitar itu kepada Louis.


Tak lama Louis akhirnya memainkan gitarnya,dan bernyanyi semua orang di buat kagum dengan kepandaian Louis dalam bermain gitar,dan tak hanya itu Louis juga bernyanyi dengan suara yang merdu.


Lee terperangah melihat Louis yang kini sedang menatapnya sambil bernyanyi.


••Oh, her eyes, her eyes make the stars look like they're not shinin'


Her hair, her hair falls perfectly without her trying


She's so beautiful and I tell her everyday


Yeah, I know, I know when I compliment her she won't believe me


And it's so, it's so sad to think that she don't see what I see


But every time she asks me "Do I look okay?"


I say


When I see your face


There's not a thing that I would change 'cause you're amazing


Just the way you are


And when you smile


The whole world stops and stares for a while


Just the way you are


Yeah


Her lips, her lips, I could kiss them all day if she'd let me


Her laugh, her laugh she hates but I think it's so sexy


She's so beautiful, and I tell her everyday


Oh you know, you know, you know I'd never ask you to change


If perfect's what you're searching for then just stay the same


So don't even bother asking if you look okay, you know I'll say


When I see your face


There's not a thing that I would change


'Cause you're amazing


Just the way you are


And when you smile


The whole world stops and stares for a while


'Cause, girl, you're amazing


Just the way you are


The way you are


The way you are


Girl, you're amazing


Just the way you are


When I see your face


There's not a thing that I would change


'Cause you're amazing


Just the way you are


And when you smile


The whole world stops and stares for a while


'Cause, girl, you're amazing


Just the way you are


Yeah••


Jenny yang melihat itu mengepalkan tangannya,dia begitu marah dengan kemesraan Louis dan Lee.


Kebersamaan kalian tidak akan lama lagi,dan Lee awas saja kau!" : batin jenny lalu pergi dari sana karena tidak ingin berlama-lama melihat kemesraan Louis dan Lee


Harry melihat jenny pergi dengan segera menyusul jenny,dia tau jika jenny pergi karena tidak ingin melihat Louis dan Lee bermesraan,itu juga di rasakan oleh Harry.


Doni yang melihat kedua orang itu pergi,hanya diam saja tidak memperdulikan mereka.


“Woouuh ternyata tuan muda ini bisa bermain gitar dan bernyanyi dengan merdu”: kata Gea menikmati


“Jika kau tau dulu kita sering bernyanyi di cafe saat kuliah di luar negeri”: ucap Rian


“Benarkah?”:tanya Gea mendengar penuturan Rian dan di balas anggukan oleh Rian


Seketika kedua mata mereka bertatapan,tapi dengan cepat Gea membuang muka karena saat ini jantungnya sudah benar-benar ingin melompat.


Hey..hey!! Berhentilah berdetak seperti ini”: batin Gea meletakkan tangannya di dadanya


Prok.prok.prok mereka semua bertepuk tangan,dengan pertunjukan Louis.


“Keren sekali”: puji Lee tersenyum pada kekasihnya itu


“Terima kasih,aku pikir tidak bisa lagi bermain gitar karena sudah lama sekali aku tidak memegang benda ini”: ucap Louis


“Kau keren sekali Louis”:ucap Farrel mengajukan jempol pada Louis


“Jangan terlalu memuji,ini hanya bermain gitar”: kata Louis menanggapi Farrel


“Tapi benar yang di katakan oleh kak Farrel kau keren bermain gitar”: ucap Gea


“Gea orang di samping mu juga sangat pandai bermain gitar, bahkan dia lebih pandai dari ku”:kata Louis menujuk kepada Rian yang hanya duduk diam menatap ke api unggun


“Rian maukah kau mencobanya?”: tanya Gea berharap Rian mau bermain gitar


“Maaf tapi aku sedang malas untuk bermain gitar”: jawab Rian acuh tidak mengalihkan pandangannya dari api unggun di hadapannya


“Hmmm baiklah”: ucap Gea sedikit kecewa karena Rian tidak mau bermain gitar


Lee melihat Gea tampak sedih karena penolakan Rian.


Aku harus melakukan sesuatu”: batin Lee


"Aku ingin ke toilet sebentar,kalian lanjut saja": pamit Doni kepada mereka semua


"Jangan lama-lama": ucap Farrel dan di balas anggukan oleh Doni