Doctor Is Mine

Doctor Is Mine
Aku mencintaimu, Louis



Kini Louis sudah di pindahkan ke ruang inap VIP rumah sakit.


Lee sendiri yang bertugas untuk menjadi dokter Louis.


Sebelumnya Lee sudah mengabari Brilliant,Jika Louis saat ini masuk rumah sakit karena mengalami kecelakaan.


Dan juga orangtuanya Louis,Rian sudah mengabari mereka ,karena memang saat ini orangtua Louis sedang berada di Italia.


Lee juga sudah tau kenapa Louis bisa kecelakaan,karena saat setelah Lee keluar dari ruangan operasi,dia bertemu dengan Rian.


Dan Rian menceritakan semua yang terjadi.


•Flasback•


"Rian": panggil Lee, setelah dia keluar dari ruangan operasi


"Lee!!


Bagaimana keadaan Louis?


Dia baik-baik saja kan?": tanya Rian, terlihat begitu khawatir


"Operasinya berjalan dengan lancar.


Tapi dia koma": jawab Lee, terlihat sangat sedih


"Astaga,Louis koma!


Kenapa dia bisa seperti ini,dasar Louis bodoh": umpat Rian,dia begitu sedih karena Louis mengalami koma


"Rian kenapa Louis bisa seperti itu?": tanya Lee dengan serius


"Maafkan aku lee,saat kau mencari Louis ke kantor saat itu,Louis masih berada di apartemennya.


Dia meminta aku untuk memesankan tiket umum ke New Zealand hari itu juga.


Dan aku sudah memesankan tiket,dan seharusnya Louis sudah check on jam 8 malam.


Tapi ternyata Louis tidak pergi ke bandara malam itu.


Tapi dia malah pergi ke club,dan dia keluar dari club jam 5 subuh,dalam keadaan mabuk.


Dan mengendarai mobil, sehingga dia menabrak pembatas jalan,dan mobilnya hampir saja terjun ke jurang,jika saja tidak ada pohon yang menghalangi mobilnya.


Dan dia baru di temukan pukul 7 pagi tadi,karena lokasi kecelakaan Louis sepi penduduk": jawab rian, menceritakan kronologi kecelakaan Louis yang dia dapat dari anak buahnya


"Hiks..hiks..ini semua pasti karena aku!!


Aku yang membuat Louis, seperti itu.


Semuanya salah aku!!": tangis Lee,karena Louis seperti itu setelah kejadian di taman rumah sakit waktu lalu


"Lee,kita hanya perlu berdoa untuk keselamatan Louis.


Tidak ada yang salah,ini sudah takdir":kata rian, memegang kedua pundak Lee


"Rian aku yang akan memantau perkembangan kondisi Louis.


Aku tidak akan membiarkan dia kenapa-napa.


Dia akan baik-baik saja,aku yakin itu": kata Lee,dengan yakin


"Aku percaya padamu Lee": ucap Rian


•Flasback end•


"Louis aku mohon, cepatlah sadar!


Hiks..hiks..aku tidak bisa melihatmu seperti ini.


Maafkan aku ini semua salahku": kata Lee, memegang tangan Louis


"Maafkan aku,karena setelah kejadian itu,aku baru menyadari perasaanku padamu": lanjut Lee, memandangi Louis


"Kau mencintai aku bukan!


Cepatlah sadar,aku merindukanmu": kata Lee,mencium kening Louis dengan lembut


"Aku mencintaimu, Louis": bisik Lee


"Louis":teriak Karin,yang baru saja tiba di rumah sakit bersama dengan Kerta, setelah dia mendengar kabar kecelakaan Louis.


Mereka langsung kembali dari Italia


Karin langsung memeluk Louis,yang terbaring koma.


Dia tidak menyangka akan melihat kembali anaknya, berada di rumah sakit.


"Om": panggil Lee, melihat Kerta


"Lee, Louis akan baik-baik saja": kata Kerta,sedih karena melihat putranya terbaring koma


"Hiks..hiks..sayang kenapa bisa kamu seperti ini?


Mama tidak sanggup jika melihat kamu juga seperti ini,3 tahun lalu adikmu yang terbaring seperti ini.


Sekarang kau juga": histeris Karin , menatap putranya,Karin benar-benar hancur melihat Louis mangalami kejadian yang sama seperti putrinya yang mengalami kecelakaan 3 tahun yang lalu,dan pada akhirnya meninggal dunia


Lee cukup terkejut mendengar,ucapan karin.


Louis mempunyai adik?


Kerta,hanya bisa menenangkan istrinya.


Dia juga sama merasakan sedih dan hancur melihat putranya koma.


"Pah,Louis!! Hiks..hiks


Mama takut,jika kejadian itu sama dengan Alana.


Mama tidak akan rela jika Louis juga pah,Hiks..hiks":ucap Karin,di dalam dekapan suaminya


"Mah, Louis anak yang kuat!


Dia akan baik-baik saja,dia tidak akan seperti Alana mah.


Louis akan selalu bersama kita": kata Kerta, memenangkan istrinya


"Tante": panggil Lee, mendekat pada Karin


"Lee": sahut Karin, langsung memeluk Lee


"Maafkan Lee,ini semua salah Lee tante.


Hiks..hiks..": tangis Lee, memeluk erat Karin


"Tidak ada yang salah sayang!": jawab Karin,dia tau Lee juga pasti sangat sedih karena kondisi Louis


....


Kerta dan Karin sudah kembali ke rumahnya,mereka akan datang besok.


Untuk bergantian menjaga Louis,karena hari ini Lee yang akan menjaga Louis di rumah sakit.


"Lee": panggil Brilliant,yang baru saja masuk bersama Aron


"Daddy": sahut Lee, langsung menyambar ke pelukan Brilliant


"Sayang kenapa Louis bisa seperti ini?": tanya Brilliant, melihat Louis


Lee lalu menceritakan semuanya.


Tapi ternyata Louis ke club dan pada akhirnya keluar dengan keadaan mabuk,dan mengalami kecelakaan.


"Hiks..hiks..Daddy ini semua salah Lee.


Lee selama ini mengacuhkan Louis, tanpa melihat bagaimana tulusnya cinta yang dia berikan pada Lee.


Hiks..hiks..Lee tidak tega melihatnya seperti itu dad.


Lee takut jika Louis juga akan pergi seperti mommy,yang meninggalkan Lee": kata Lee, ketakutan terbesarnya adalah orang yang dia sayang pergi meninggalkan dirinya, seperti yang di lakukan ibunya


"Lee tidak semuanya seperti itu sayang.


Jangan berpikir yang tidak-tidak,jangan pernah mendahului takdir.


Kamu hanya harus berdoa,dan berusaha sebagai dokter untuk menyembuhkan Louis.


Daddy yakin Louis akan kembali padamu": kata Brilliant, dia tidak mau jika putrinya mengalami hal yang sama lagi, saat kepergian istrinya


"Iya dad,hiks..hiks..lee akan berusaha untuk melakukan apapun untuk Louis": ucap Lee, berusaha untuk tenang


"Itu baru putri Daddy": kata Brilliant, mengusap air mata Lee


"Sekarang Daddy harus pergi sayang.


Tidak apa-apa kan?": tanya Brilliant,Karena dia masih mempunyai pertemuan penting dengan kliennya dari luar negeri


"No dad.


Lee akan menjaga Louis, juga Lee tidak pulang": jawab Lee


"Ya sudah,tapi kamu juga harus jaga kesehatan mu baik-baik.


Jika ada apa-apa segera hubungi Daddy": pesan Brilliant,lalu mencium pucuk kepala putrinya


"Baik dad": patuh Lee


Brilliant lalu pergi meninggalkan rumah sakit bersama dengan Aron.


"Aron,minta bodyguard Lee untuk selalu mengawasi Lee selama dia di rumah sakit.


Jangan sampai ada yang berani mendekatinya, apalagi sampai melukai Lee.


Dan terus awasi Bram! aku yakin jika dia akan melakukan apapun untuk menyingkirkan,yang dia rasa menjadi penghambat jalannya": perintah Brilliant,dengan sorot mata yang sulit di artikan


"Baiklah": singkat Aron,dan langsung menghubungi bodyguard yang bertugas menjaga Lee,dan juga meminta anak buahnya yang lain untuk selalu mengawasi gerak-gerik Bram


....


"Louis, bangunlah aku mohon!.


Hiks..hiks..kenapa kamu malah menyiksa aku dengan cara seperti ini": Lee kembali menangis,saat mengajak Louis mengobrol


"Louis apa kau ingat,saat kita pertama kali bertemu di mall.


Sungguh aku sangat kesal dan marah padamu.


Karena baru pertama kali dalam hidupku,ada orang yang membentakku.": kata Lee , mengingat pertama kali dia bertemu dengan Louis


"Aku terus saja mengumpat mu!


Aku selalu mengatai mu pria gila": lanjut Lee, tersenyum getir menatap Louis


"Dan sekarang pria gila itu juga yang membuat aku seperti ini.


Pria gila itu juga,yang membuat aku sadar akan perasaan ku.


Bahwa selama ini aku mencintai pria gila itu..hiks..hiks.


Aku mohon bangunlah,aku tidak sanggup melihat mu seperti ini": tangis Lee kembali pecah,Lee memegang tangan kanan Louis dengan erat, menaruhnya di pipinya


Lee terus menatap Louis,yang memejamkan matanya dengan rapat.


Tanpa tau kapan dia akan sadar.


Sampai Lee, tertidur karena memang saat ini sudah menunjukkan pukul 00.00 malam.


Setelah operasi Louis,Lee sama sekali belum juga istirahat.


Keesokan harinya,Karin sudah berada di rumah sakit, pagi-pagi sekali.


Dia yang akan menggantikan Lee untuk menjaga Louis.


"Lee": panggil Karin memegang pundak Lee,yang tidur di samping Louis dengan posisi duduk


"Louis": sekejap Lee membuka matanya,dan melihat Karin sudah berada di hadapannya


"Sayang ini Tante": kata Karin,karena Lee menyebut nama Louis


"Tante,sudah datang pagi-pagi sekali": kata Lee, melihat jam di tangannya baru menunjukkan pukul 7 pagi


"Iya Lee,Tante sengaja karena kamu juga harus bekerja bukan.


Tidak mungkin kamu terus menjaga Louis seharian.": kata Karin


"Tante sudah buatkan sarapan untukmu": lanjut Karin, memberikan kotak makan pada Lee


"Terimakasih Tante,kalau begitu Lee ke ruangan Lee untuk bersiap-siap.


Hari ini Lee ada jadwal operasi,Lee mungkin akan ke sini setelah operasi": kata Lee, menerima kotak makan dari Karin


"Iya sayang,jangan lupa untuk makan sarapannya.


Kamu harus jaga kesehatan mu,Tante tidak mau jika kamu sampai sakit": kata Karin, mengelus lembut pipi Lee


"Iya Tante, Terimakasih": kata Lee, tersenyum menatap Karin.


Lee seperti melihat sosok ibunya pada Karin


"Kalau ada apa-apa segera hubungi Lee": pesan Lee,dan di balas anggukan oleh Karin


Lalu Lee keluar dari kamar inap Louis, menuju ke ruangannya.


Dia ingin membersihkan dirinya,dan berganti baju.


Setelah tiba di ruangannya Lee baru ingat jika dia tidak memiliki stok baju yang biasa dia siapkan di ruangannya.


Dengan terpaksa Lee kembali keluar,dia akan pergi ke butik,untuk membeli beberapa baju.


"Lee": panggil Gea ,yang baru saja tiba di rumah sakit


"Gea,kau sudah datang": kata Lee


"Kamu mau kemana?": tanya Gea melihat Lee terlihat terburu-buru


"Aku ingin ke butik,untuk membeli beberapa baju,karena aku menginap di rumah sakit semalam.


Jadi aku belum ganti baju": jawab Lee


"Ya sudah, 1 setengah jam lagi kita ada jadwal operasi.


Aku dan kamu": kata Gea,karena hari ini dia akan melakukan operasi bersama dengan Lee


"Iya aku sudah tau Gea, kalau begitu aku pergi dulu.


Aku akan secepatnya kembali": ucap Lee,dan langsung pergi meninggalkan Gea


Gea sebenarnya ingin bertanya kenapa Lee bisa menginap di rumah sakit semalam.


Tapi Lee sudah pergi duluan,jadi Gea pikir dia akan menanyakannya setelah Lee kembali.