Doctor Is Mine

Doctor Is Mine
Zee Abellta Kertanegara



"Ayo kita sudah sampai sayang": ajak Lee pada Zee yang masih berada dalam pangkuannya


Louis lebih dulu turun dari mobil untuk membuka pintu untuk istri dan putrinya.


"Come on cute girl": Louis mengambil Zee dari pangkuan istrinya, untuk dia gendong


"Apa ini rumah oma dan opa?": tanya Zee melihat sekelilingnya


"Iya sayang,ini rumah oma dan opa Zee": jawab Lee pada putrinya


"Sekarang kita masuk": ajak Louis mengandeng tangan istrinya


Mereka bertiga akhirnya masuk ke dalam rumah mewah Kertanegara. Di mana di dalam sana sudah ada Kerta,Karin dan juga brilliant yang menunggu mereka.


"Daddy": panggil Lee saat melihat ayahnya berada di sana bersama mertuanya


"Kalian sudah tiba":kata brilliant melihat putri dan menantunya yang baru saja tiba


Lee langsung memeluk ayahnya,lalu beralih memeluk kedua mertuanya.


"Kami sudah mendengarnya dari Louis,apa dia?": tanya Karin menatap gadis kecil yang berada di gendong putranya


"Iya mah,maaf karena Lee tidak memberitahu kalian terlebih dahulu": kata Lee meminta maaf karena tidak memberitahu mertua dan ayahnya jika dia mengadopsi seorang anak


"Tidak apa sayang,kau memang anak yang baik":ucap Karin pada putri menantunya


"Kau benar-benar baik nak": ucap kerta mengelus kepala Lee


"Daddy bangga padamu": ucap brilliant dengan bangga pada putrinya


Karin mendekati Zee yang masih berada di gendongan Louis. Zee yang melihat Karin mendekatinya mengeratkan pelukannya di leher Louis.


Louis bisa merasakan jika Zee merasa takut.


Mungkin itu karena Zee baru bertemu dengan orang baru.


"Daddy": panggil Zee menyembunyikan wajahnya di balik leher Louis


"Do not be afraid, baby. Dia oma Zee": kata Louis dengan lembut kepada putrinya


"Ayo sayang ini Oma": ucap Karin tersenyum pada Zee


"Come here honey": lanjut Karin merentangkan tangannya agar Zee mau berpindah padanya


Zee menatap Louis.


"Tidak apa sayang,oma tidak akan menyakitimu": kata Louis mengerti akan arti tatapan putrinya


Zee lalu berpindah pada Karin setelah Daddynya mengatakan itu padanya.


"Siapa nama mu gadis cantik?": tanya kerta mendekati istrinya yang sedang mengendong Zee


"Zee": jawab Zee


"Sayang panggil kami oma dan opa, mengerti": kata Karin dengan lembut pada Zee


"Iya aku adalah opa dari ibumu": sambung brilliant menatap gadis kecil yang sekarang menjadi putri angkat anaknya


"Dan kami adalah oma,opa dari ayahmu": sambung kerta mengelus kepala Zee


"Oma": kata Zee menatap Karin dengan senyumnya


"Opa": lalu Zee beralih menatap kerta dan brilliant tak lupa memberikan senyuman manisnya


"Anak pintar,tapi sepertinya kau akan kesulitan. Karena kau memiliki 2 opa":kata brilliant memikirkan sesuatu


"Bagaimana jika Zee panggil aku dengan sebutan opa tampan,dan Zee memanggilnya opa jelek": usul brilliant menunjuk sahabatnya kerta


"Enak saja! aku tidak setuju. Zee anak cantik, jangan dengarkan dia,okay": kata kerta menatap tajam sahabatnya


Itu membuat Zee tertawa karena menurutnya kedua opanya lucu.


Louis dan Lee tersenyum melihat putrinya bisa beradaptasi dengan orangtuanya. Lee juga sudah tidak khawatir lagi, karena dia melihat langsung bagaimana Daddy,dan kedua mertuanya begitu bahagia dan senang akan kehadiran Zee.


"Ikut aku,ada yang ingin aku tunjukkan": ajak Loius pada istrinya


"Tunggu sebentar": kata Lee


"Sayang mum dan Daddy ingin berbicara sebentar,jadi kau bersama Oma dan opa ya": ucap Lee pada putrinya


"Daddy,mah,papa Lee titip Zee": kata Lee kepada orangtuanya


"Iya nak,kau tidak perlu khawatir": sahut kerta pada menantunya


"Terimakasih": ucap Lee ,lalu kembali menghampiri suaminya yang ingin menunjukkan sesuatu, entah apa yang akan di tunjukkan oleh Louis


Louis mengajak Lee ke kamar mereka. Setelah mereka berdua telah berada di dalam kamar, Louis menyuruh Lee untuk duduk lebih dulu, lalu Louis membuka laci nakas yang berada di samping tempat tidurnya. Mengeluarkan 2 amplop coklat.


"Ini adalah berkas,dan identitas baru Zee.": kata Louis memberikan 1 amplop coklat kepada istrinya


Lee tersenyum menerimanya,dia segera membuka amplop yang di berikan oleh Louis.


Lee mengamatinya dengan sangat teliti,di sana tertulis jika Zee telah resmi menjadi anak angkat mereka. Dan tak hanya itu saja Zee juga mendapatkan marga Louis.


"Zee Abellta Kertanegara": kata Lee mengucapkan nama putrinya yang memakai marga suaminya


"Kau memberikan namamu?": tanya Lee menatap suaminya,dia begitu bahagia karena Louis rela memberikan namanya pada Zee


"Dia putri kita sayang,dia bagian dari kehidupan kita sekarang dan selamanya. Dia berhak mendapatkan nama itu": ucap Louis menatap istrinya dengan lembut


"Terimakasih,kau selalu membuat aku bahagia": kata Lee langsung memeluk Louis


"Itu karena aku sangat mencintaimu": jawab Louis mencium singkat bibir istrinya itu


"Sekarang buka amplop satunya lagi": lanjut Louis memberikan amplop kedua untuk Lee buka


Lee lalu menerimanya dengan segera membuka amplop kedua dari Louis.


Di sana tertulis dengan jelas jika suatu saat orangtua kandung Zee kembali untuk mengambil Zee, itu tidak akan bisa karena seluruh hak asuh Zee sudah berada di tangan Louis dan Lee sebagai orangtua baru. Karena orangtua kandung Zee di ketahui dengan sengaja menelantarkan Zee. Dan jika orangtua kandung Zee memaksa mengambil Zee dari mereka,dengan itu orangtua kandung Zee akan di pidana dengan hukum yang berlaku.


"Aku menyiapkan semuanya,aku tidak ingin jika ada kejadian yang tidak kita inginkan suatu hari nanti": kata Louis pada istrinya


"Zee akan selalu bersama kita selamanya": lanjut Louis


Lee menatap suaminya tanpa sadar meneteskan air matanya,itu bukan air mata kesedihan. Itu air mata kebahagiaan.


"Kenapa kau menangis sayang?": tanya Louis panik melihat istrinya malah menangis


"Aku bahagia, aku bingung aku tidak tahu lagi harus berkata apa. Ini benar-benar membuat aku bahagia sangat bahagia adanya kamu dan juga Zee membuat hidupku terasa lengkap": ucap Lee tersenyum menatap suaminya


"Aku yang lebih bahagia dan bersyukur karena memilikimu dalam kehidupanku. Zee sebagai pelengkap kebahagiaan kita": kata Louis menarik Lee kedalam dekapannya


"Hari ini kita akan pindah ke rumah kita": lanjut Louis berencana akan mengajak istri dan putrinya untuk pindah ke rumah baru yang sudah di siapkan olehnya


"Rumah kita": kata Lee mengulang ucapan suaminya


"Hmmm": sahut Louis


Louis lalu mendekatkan wajahnya pada Lee,lalu mencium bibir istrinya. Bibir Lee terasa candu bagi Louis.


Sedangkan Zee yang berada di bawah bersama Oma dan para opanya, sedang asik bermain. Dengan Zee yang sudah tidak takut lagi kepada mereka.


"Ayo Zee coba sebutkan siapa opa?": tanya brilliant


"Opa brilliant": jawab Zee tersenyum


"Lalu kalau opa siapa?": tanya kerta


"Opa kerta": jawab Zee juga tersenyum


"Dan_":


"Oma Karin": lanjut Zee tersenyum memperlihatkan gigi putihnya yang terlihat rapi


"Anak pintar": ucap brilliant mencubit gemas hidung kecil Zee


Tuhan kau sungguh luar biasa, memberikan menantu yang begitu baik hati, kau telah memberikan kebahagiaan dalam keluarga ku lewat Lee putri ku": batin Karin dia benar-benar beruntung Lee menjadi menantunya yang begitu baik hati


Zee Abellta Kertanegara



___________


Jangan lupa berikan like,comment dan vote kalian. Agar aku bisa lebih semangat lagi untuk nulis.


Follow Instagram aku: @_nonafaa ๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹