
Keesokan harinya Lee sudah berada di meja makan bersama sang Daddy untuk sarapan bersama.
“Lee apa kau di jemput oleh Louis atau tidak?”:tanya brilliant pada sang putri
“No dad, Lee akan berangkat sendiri”: jawab Lee memakan sarapannya
“Baiklah,Daddy akan menyusul bersama Aron nanti”: ucap brilliant,dan di balas anggukan oleh Lee
“Dad,Lee berangkat sekarang”: ucap Lee mencium pipi brilliant
“Hati-hati”: pesan brilliant
“Yes dad”: balas Lee
Lee segera mengambil tas dan juga kunci mobilnya dia segera menuju garasi untuk mengambil mobilnya yang cukup lama dia tinggalkan.
“Dad”: teriak Lee dari garasi, memanggil Daddynya
“Omg”: ucap Lee terkejut melihat apa yang ada di hadapannya kini
“Ada apa Lee,kenapa kau berteriak”: tanya brilliant menyusul Lee ke garasi setelah mendengar suara teriakan putrinya
“I..ini mobil siapa?”: tanya Lee melihat mobil berwarna putih bermerek Buggati dengan keluaran terbaru itu ada di garasi rumahnya
“Itu milik mu Lee,hadiah ulang tahun dari Daddy”: jawab santai brilliant,dia sudah memesan mobil itu jauh sebelum hari ulang tahun Lee
“Really?”: seru Lee dengan wajah yang sangat bahagia mendapatkan mobil baru dari sang ayah
“Iya Lee,itu milikmu”: jawab brilliant tersenyum menatap lembut putrinya yang terlihat begitu bahagia
“Thank you so much dad”: ucap Lee memeluk Daddynya dengan sangat erat
“Sama-sama sayang, tapi ingat satu hal Lee,jangan membawa mobil dengan kecepatan di atas rata-rata, Daddy dengar kau sering mengemudi dengan kecepatan tinggi di Italia!”: ucap brilliant menatap serius sang putri
“He.he.he oke dad,Lee tidak akan seperti itu. Tapi Lee tidak janji sepenuhnya”: jawab Lee tersenyum lebar menunjukkan deretan gigi putihnya
“Ya sudah sana, berangkat”: ucap brilliant mengelem kepala melihat Lee
“Muuccchhh.. sampai jumpa di rumah sakit dad”: kata Lee mencium pipi brilliant setelah menerima kunci mobil barunya
“Hati-hati sayang”: teriak brilliant melihat Lee sudah menancapkan pedal gas meninggal rumah
Tuhan jaga putriku selalu,aku percaya padamu”: batin brilliant,entah kenapa dia merasa aneh hari ini
“Wooohh aku sangat suka ini”: seru Lee yang mencoba mobilnya dengan kecepatan tinggi,karena jalan sedikit lega jadi itu membuat peluang untuk Lee
Tak lama kemudian Lee tiba di rumah sakit,dia sudah memarkirkan mobilnya dengan sangat rapi.Semua orang yang melihat Lee kembali bekerja dengan membawa mobil mewah menjadi sangat kagum dan juga ada sebagian yang tidak suka melihat Lee.
“Aku yakin jika dokter Lee pasti menjual tubuhnya, bagaimana mungkin dia bisa mendapatkan mobil mewah seperti itu jika tidak dengan tubuhnya”:kata seorang dokter umum yang tidak suka melihat Lee sejak awal kedatangannya dia menganggap Lee sebagai pesaingnya karena semua orang mengagumi Lee sebagai sosok dokter yang cantik
“Hussh..jaga ucapan mu Ella! Apa kau lupa siapa dia,dia adalah dokter terbaik dengan penghasilan tinggi dan jangan lupa jika dia juga kekasih dari tuan muda Kertanegara.Pemilik saham terbesar di rumah sakit ini”: kata salah satu dokter yang mengingatkan siapa Lee
“Aku yakin jika dia menggoda tuan Louis,maka dari itu dia bisa menjadi kekasihnya!”: ucap lagi Ella memandang Lee dari kejauhan, terlihat dengan jelas dia begitu membenci Lee
“Astaga! Terserah kau saja. Aku masih ingin bekerja lebih lama lagi di rumah sakit ini”: ucap Marsa pergi meninggalkan Ella sendiri
“Aku akan membuat mu di tendang dari rumah sakit ini!”: gumam Ella dia begitu benci terhadap Lee
Tanpa Ella sadari setiap ucapannya itu terekam kamera oleh seseorang yang akan mengirimkannya ke Louis.
Sedangkan Lee sendiri berjalan dengan sangat santai menuju ruangannya,dia sudah mendapatkan kabar jika 2 jam lagi rapat akan di adakan.
“Dokter Lee”: panggil Harry yang melihat Lee
“Ohh dokter Harry ada apa?”: tanya Lee
“Aku dengar kau berulang tahun,aku hanya ingin mengucapkan selamat ulang tahun. Ini untukmu, semoga kau suka”: jawab Harry memberikan sebuah kotak kecil pada Lee
“Ah dokter Harry terimakasih ucapannya,tapi tidak perlu repot-repot memberikan aku hadiah”: ucap Lee tidak enak,dan selain itu juga dia takut jika Louis melihatnya bersama Harry, mengingat kejadian waktu lalu di taman
“Baiklah terimah kasih dokter Harry”: ucap Lee menerima pemberian Harry
“Kalau begitu aku permisi,aku ingin ke ruangan ku”: lanjut Lee
“Iya silahkan”: jawab sopan dokter Harry
Lee segera meninggalkan Harry menuju ke ruangannya untuk segera bersiap. Setelah tiba di ruangannya Lee begitu terkejut melihat Louis sudah berada di dalam ruangannya.
“Louis,kau sudah di sini”: ucap Lee terkejut
“Apa yang di berikan pria itu padamu?”: tanya Louis menarik perhatiannya ke tangan Lee yang sedang memegang kotak kecil pemberian Harry
Huff pasti ada yang melapor, kalaupun tidak pasti dia melihatnya”: batin Lee
“Aku tidak tau, dokter Harry hanya memberikan kotak ini padaku. Dia hanya mengucapkan selamat ulang tahun”: jawab Lee,dia takut jika Louis marah
“Baiklah”: ucap santai Louis
“Kau tidak marah?”: tanya Lee menatap kekasihnya yang terlihat sedikit berbeda hari ini
“Untuk apa aku marah,dia hanya memberikan itu sebagai ucapan selamat ulang tahun untukmu”: jawab Loius mendekati Lee lalu memeluknya
“Aku merindukanmu”: lanjut Louis dengan manjanya
“Kau tidak menghubungi aku semalam,kenapa?”: tanya Lee
“Kau menungguku?”: tanya balik Louis menggoda Lee
“Tidak! Siapa yang juga yang menunggumu”: bantah Lee , melepaskan pelukan Louis darinya
“Ohh ayolah sayang, katakan saja jika ka__”: Lee membekap mulut Louis
“Husss diam! kau menyebalkan sekali”: ucap Lee melepaskan tangannya yang membekap mulut Louis
“Seberapa besar kau mencintaiku Louis?”: tanya Lee tiba-tiba,entah kenapa dia ingin tau seberapa besar cinta Louis untuknya
“Kenapa kau bertanya seperti itu?”: tanya balik Louis merasa aneh dengan Lee
“Entahlah aku tidak tau,aku hanya ingin mendengar seberapa besar cintamu untukku”: jawab Lee menatap Louis
“Seberapa besar cintaku padamu,aku tidak bisa mengukurnya Lee.Kau telah mengisi semua ruang yang kosong dalam hatiku,yang jelas aku akan selalu mencintaimu selamanya. Aku berjanji pada diriku sendiri,jika aku tidak akan mencintai wanita lain selain dirimu”: jawab Louis menatap lembut manik indah Lee yang berwarna grey dengan lembut
“Louis bagaimana jika terjadi sesuatu padaku,apa kau akan masih tetap di sampingku?”: tanya Lee lagi ,dia benar-benar tidak mengerti dengan dirinya sendiri,dia seolah merasa akan ada yang terjadi
“Aku akan tetap berada di sampingmu, mendukungmu, menjagamu. Dan tidak akan pernah ada yang terjadi padamu”:jawab Louis
“Lou_”:
“Diam! Berhentilah berpikir macem-macem”: kata Loius, mencium kening Lee dengan lembut
“Aku mencintaimu,Louis”: ucap Lee, memeluk Louis
“Aku juga mencintaimu Lee”: balas Louis,dia terkejut karena baru kali ini dia bisa mendengar Lee mengatakan jika dia mencintainya
Tok.tok.tok tiba-tiba seseorang mengetuk pintu ruangan Lee,mereka segera melepaskan pelukan mereka.
“Masuk”: ucap Lee
“Ada apa Rian?”: tanya Louis melihat Rian yang mengetuk pintu ruangan Lee
“Saatnya, semua staff rumah sakit sudah berkumpul.Dan juga Bram,dan kedua wanita itu sudah tiba,dengan anak buahmu”: jawab Rian yang melapor jika semuanya sudah siap
“Terimah kasih Rian,kau sudah mau membantu aku”: ucap Lee tulus pada Rian
“Tidak perlu berterimah kasih Lee,kau sudah seperti adik bagiku. Sudah sewajarnya aku membantumu juga”: ucap Rian pada Lee
Akhirnya hari ini tiba,di mana aku akan membawa keadilan untuk mommy”: batin Lee