
"Selamat datang tuan Louis": sapa seseorang yang sudah menunggu Louis sedari tadi.
Dengan mengulurkan tangannya ke Louis
"Apa anda presdir JG Company?": tanya Louis , menyambut uluran tangan pria paru baya yang ada di hadapannya
"Iya tuan Louis.
Saya Jon Gerald adalah pemimpin JG Company": jawab Jon ,itulah nama Presdir JG Company
"Senang bertemu dengan anda tuan jon.
Tapi ada apa sehingga anda mengundang saya secara pribadi?": tanya Louis, tanpa basa-basi
"Sebelumnya perkenalkan ini Putriku jenny tuan": kata Jon , memperkenalkan Louis pada putrinya jenny
"Halo tuan Louis.
Aku jenny": jenny memperkenalkan dirinya pada Louis, mengulurkan tangannya
"Louis": jawab singkat Louis,menjabat tangan jenny
"Tuan Jon , langsung ke intinya saja.
Saya masih banyak urusan": kata Louis,dengan tatapan dinginnya
Jenny terus saja memperhatikan Louis.
Tak sedikitpun dia mengalihkan pandangannya dari Louis.
Dan itu menjadi perhatian oleh Rian.
Mereka berdua sungguh tidak beres": batin rian,melihat gerak-gerik Jon dan jenny
"Ah begini tuan Louis.
Saya sedang melakukan proyek di kota xxx.
Saya ingin mengajak anda untuk berinvestasi pada proyek ini.
Untuk dalam proyek saya kali ini, sangat menguntungkan jika kita bisa bekerja sama": ucap Jon , menjelaskan tujuannya menemui Louis secara pribadi
"Apa hanya itu?": tanya Louis,dengan nada dingin
"Iya saya ingin mengajukan kerja sama dengan anda": kata Jon dengan santai
"Hanya ingin mengajak saya bekerja sama?
Anda seharusnya membicarakan itu pada asisten saya,dia bisa mengatur semuanya": kata Louis , menatap tajam Jon
"Jika anda ingin membicarakan ini lagi, hubungin asisten saya tuan Jon.": ucap Louis,dia begitu kesal karena menurutnya pertemuan ini sangat membuang waktunya saja
"Dan untuk menghormati pertemuan pertama saya pada anda, silahkan kirim proposalnya ke kantor saya.
Setelah itu saya akan mempertimbangkan jika sudah melihat proposalnya": lanjut Louis, beranjak dari tempat duduknya
"Tuan Louis ,apa anda tidak makan terlebih dahulu dengan kami": ajak jenny,dengan berani memegang lengan Louis
"Maaf nona jenny!!
Tangan anda!!": kata Louis , menatap tajam jenny yang sudah berani menyentuhnya
"Maaf tuan Louis": kata jenny , melepaskan lengan Louis
"Maaf saya masih ada urusan yang lebih penting!!
Jadi saya harus pergi sekarang": kata Louis berlalu pergi begitu saja meninggalkan ruangan itu
"Tuan Louis!!" panggil Jon,masih ingin menahan Louis untuk tetap berada di sana
"Tuan Jon, sebaiknya anda tidak menahan tuan Louis.
Apa anda tau,ini sudah membuang waktunya dengan sia-sia": kata rian menatap tajam Jon dan jenny
"Baiklah tuan,saya mengerti.
Saya akan mengirimkan proposalnya ke perusahaan tuan Louis": kata jon pada Rian
"Baiklah jika anda mengerti.
Saya permisi!" balas Rian lalu meninggalkan kedua orang itu dengan menyusul Louis
Jon dan jenny masih berada di dalam restoran itu.
"Bagaimana jika tuan Louis tidak menerima proposal kita ayah?": tanya jenny, khawatir jika proposalnya di tolak oleh Louis
"Jika dia menolak kita pakai cara kedua!!
Pokoknya jika tuan Louis menerima kerja sama perusahaannya dengan kita.
Kamu harus bisa mengambil hatinya.
Kamu harus bisa masuk ke dalam keluarga Kertanegara": jawab jon
Ya ayah dan anak itu sedang merencanakan untuk bisa masuk ke dalam keluarga Kertanegara.
Di ingin menjadi bagian keluarga itu,dengan cara jenny menikah dengan Louis.
Aku bahkan sudah tertarik padanya.
Aku tidak akan melepaskan yang aku sukai,Louis harus menjadi milikku.
Hanya milik jenny!!" : batin jenny,saat pertama kali dia bertemu dengan Louis,di sudah tertarik pada Louis
...
"Cari tau tentang mereka!!": perintah Louis, dia bahkan sangat kesal dengan pemilik perusahaan JG company itu
"Aku yakin mereka punya tujuan tertentu!!
Akan aku cari semua tentang mereka.": kata rian ,yang sudah melajukan mobil menuju Respiratory Hospital
Tak berapa lama kemudian Louis dan rian sudah tiba di rumah sakit.
"Rian kembalilah ke kantor tidak usah menungguku": kata Louis, pada rian setelah tiba di parkiran rumah sakit
"Hmmm baiklah":jawab rian
Louis turun dari mobil,dan Rian pun langsung meninggalkan rumah sakit,menuju perusahaan Kertanegara Company.
Seperti biasa,setiap Louis datang ke rumah sakit itu.
Pasti semua orang menunduk hormat padanya, sebagai salah satu pemegang saham terbesar.
Louis terus menyusuri rumah sakit itu, untuk menuju ruangan sang kekasih tercinta.
Louis kini sudah berada di depan ruangan Lee,tanpa mengetuk lebih dulu Louis masuk begitu saja.
Tapi saat Louis masuk ke dalam ruangan Lee,dia tidak melihat siapa-siapa di ruangan itu.
"Kemana Lee?": gumam Louis,lalu keluar dari ruangan Lee
"Suster": panggil Louis,pada seorang suster yang lewat di dekat ruangan Lee
"Iya tuan": jawab suster itu
"Apa kau melihat dokter Lee?": tanya Louis
"Saya tidak melihatnya tuan": jawab suster itu, menundukkan wajahnya
"Baiklah.
Terimakasih": kata Louis,lalu pergi mencari Lee
Astaga tuan Louis, benar-benar tampan": batin suster itu , melihat Louis
Louis mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Lee.
Berkali-kali Louis menghubungi Lee,tapi Lee tidak mengangkat telpon darinya.
"Dia kemana?": gumam Louis, berkeliling rumah sakit untuk mencari Lee
Sampai mata Louis menuju taman rumah sakit.
Louis melihat orang yang dia cari sedang asik mengobrol dengan seorang pria yang berseragam dokter.
"Bahkan dia tidak mengangkat telpon dariku.
Ternyata dia sedang asik bersama dengan pria lain": gumam Louis, terbakar emosi , cemburu melihat Lee duduk berdua di taman bersama pria lain
Cukup lama Louis memperhatikan Lee dengan pria itu.
Louis sudah tidak tahan lagi melihatnya.
Dia cemburu melihat Lee bersama pria lain.
Dengan cepat Louis melangkah ke arah Lee dan pria itu.
"Apa kau sedang sibuk?": tanya Louis,dengan dingin dengan matanya menatap tajam pria yang ada di samping Lee
"Louis!!
Kau di sini": Lee cukup terkejut melihat Louis,dia pun segera bangkit mendekat ke Louis
"Kenapa tidak mengabari aku dulu?": tanya Lee
"Di mana ponselmu?": tanya balik Louis
Lee lalu mengambil ponselnya dari dalam saku seragam dokternya.
Saat Lee melihat ponselnya, terdapat panggilan tak terjawab 67 kali.
Dan itu dari Louis.
"Segitu asiknya kau mengobrol dengan teman priamu!
Sampai kau tidak mengangkat satupun telpon dariku": kata Louis, menatap tajam pria yang berseragam dokter itu
"Louis jangan salah paham!!
Dia adalah dokter Harry.
Dia hanya mengajak aku mengobrol, setelah melakukan operasi": jelas Lee,bahkan saat ini dia sangat takut jika Louis salah paham
Ya pria itu adalah dokter Harry.
Setelah melakukan operasi bersama dengan Lee,dia mengajak Lee untuk istirahat sambil mengobrol di taman rumah sakit.
"Dia siapamu dokter Lee ?": tanya Harry, yang sama sekali tidak tau siapa Louis
Lee diam mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Harry.
Sedangkan Louis diam,dia ingin mendengar jawaban Lee .
Kenapa juga dia bertanya seperti itu !!": kesel Lee, mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Harry
Ayo Lee aku ingin mendengar jawabanmu": batin Louis , menatap serius Lee yang kini terlihat bingung untuk menjawabnya
"Dokter Lee,kenapa diam saja?
Siapa pria ini?": tanya Harry lagi dengan memegang tangan Lee
Louis melihat itu menjadi sangat marah,dan mengepalkan tangannya.
Lee dengan cepat melepaskan tangannya dari Harry.
Dia sudah melihat Louis seperti menahan amarah.
"Dia sahabat ku": akhirnya Lee menjawabnya, menatap Louis
Maafkan aku Louis.
Aku harap setelah ini, kamu bisa mendengar penjelasan dariku": batin Lee
Louis masih belum merubah ekspresi wajahnya.
Louis kecewa karena Lee mengakui dirinya sebagai sahabatnya.
"Sahabat?": tanya lagi Harry,dan di balas anggukan oleh Lee
"Hy aku Harry,aku teman dokter lee": kata Harry, mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Louis
Louis hanya diam saja ,tanpa membalas tangan Harry.
Lee yang melihat itu tidak bisa berbuat apa-apa,dia tau saat ini pasti Louis sangat kecewa padanya.
Harry menarik tangannya kembali, tersenyum kikuk pada Louis dan Lee.
"Hmmmm.
Baiklah, dokter Lee dan tuan saya duluan": kata Harry
"Iya dokter Harry": jawab Lee, juga tidak enak pada Harry
Harry lalu pergi meninggalkan taman rumah sakit, meninggalkan Louis dan Lee berdua.
"Louis maaf.
Dengarkan penjelasan aku dulu": kata Lee, menatap Louis
"Apa artinya aku bagimu?": tanya Louis, menatap Lee dengan serius
"Kenapa kamu bertanya seperti itu Louis?": tanya balik Lee
"Apa aku begitu merepotkan bagimu?
Jika memang kamu tidak bisa mencintai aku, katakanlah dengan jujur.
Aku tidak akan memaksamu untuk tetap bersamaku!!": kata Louis, menatap Lee
"Louis kenapa kamu berbicara seperti itu.
Dengarkan penjelasan aku dulu": ucap Lee , menatap balik Louis
"Aku hanya ingin kamu menjawab,apa kamu mencintai aku atau tidak sama sekali?": tanya Louis lagi
Lee diam ,tidak menjawab pertanyaan Louis .
Dia tidak tau ada apa dengan hatinya.
"Diammu bisa aku artikan,jika memang kamu tidak mencintai aku sama sekali!!": kata Louis
"Hari ini aku sendiri yang akan memutuskan hubungan di antara kita.
Aku tidak mau jika kamu merasa tertekan karena aku, mengikat dirimu sebagai kekasihku.
Aku akan tetap membantu dirimu untuk mencari tau kebenaran kematian ibumu":lanjut Louis,lalu pergi begitu saja meninggalkan Lee sendiri di taman
"Louis!!": panggil Lee,tapi Louis sama sekali tidak menoleh ke belakang
"Louis hiks..hiks..maafkan aku!!
Aku tidak mengerti dengan perasaanku sendiri.
Pasti kamu sangat kecewa padaku": tangis Lee, menatap punggung Louis pergi menjauh meninggalkan dirinya
"Louis": gumam Lee,merasa ada sesuatu yang hilang dari dirinya, setelah Louis mengatakan hubungan mereka berakhir
Aku tidak akan membiarkan dia meninggalkan aku.
Aku bahkan sudah mencintai dirinya.
Maafkan aku Louis,karena terlambat menyadari perasaan ku sendiri padamu": batin Lee
Lalu Lee segera ke parkiran rumah sakit, mengambil mobilnya.
Dia ingin memperbaiki semuanya dengan Louis.
Lee tidak akan membiarkan Louis pergi dari kehidupannya.
Louis aku mencintaimu!!
Aku mohon, kembalilah padaku": batin Lee
Setelah tiba di parkiran,dengan cepat Lee melajukan mobilnya,menuju perusahaan Louis.
Lee yakin jika Louis akan ke sana.