
Ada apa ini?": batin Lee
Lee begitu terkejut dan juga heran melihat banyak orang di rumahnya.
"Permisi,apa yang sedang kalian lakukan di rumahku?": tanya Lee, kepada salah satu orang yang ada di sana
"Menghias rumah ini nona": jawab orang yang di tanya oleh Lee
"Menghias? untuk apa?": tanya Lee lagi semakin bingung
"Kami di minta datang untuk menghias rumah ini,karena besok adalah pernikahan nona muda keluarga ini": jawab orang itu membuat Lee terkejut
"Apa! pernikahan": ucap Lee begitu shock mendengar pernikahan
Lee lalu dengan cepat pergi dari sana mencari Daddynya,dia benar-benar ingin meminta penjelasan untuk semua ini.
Apa-apaan ini,nona muda keluarga ini aku,tidak ada orang lain selain aku! itu berarti aku yang akan menikah.
Aku hanya ingin menikah dengan Louis bukan dengan orang lain!": batin Lee dia benar-benar bingung saat ini,karena dia mengira akan di nikahkan oleh orang lain ,bukan dengan Louis
"Bibi Anis,apa kau melihat Daddy ada di mana?": tanya Lee yang menghampiri bibi Anis ke dapur
"Nona kenapa kau keluar dari kamar,kenapa tidak istirahat": protes bibi Anis karena Lee keluar dari kamarnya
"Bibi Lee sekarang sudah lebih baik.
Sekarang jawab di mana Daddy,Lee mencarinya sedari tadi?": tanya Lee lagi
"Tuan besar pergi sejak pagi tadi,bibi juga tidak tau tuan besar akan kemana": jawab bibi Anis
"Bibi hiks..hiks pernikahan siapa yang akan di laksanakan di rumah ini? Ayo katakan bibi,kalau ini bukan untuk Lee": ucap Lee tersedu-sedu langsung memeluk bibi Anis
"Nona kenapa kau menangis? bukankah kau bahagia akan menikah?": tanya bibi Anis mengusap lembut air mata Lee
"Lee akan sangat bahagia jika ini pernikahan Lee,tapi dengan Louis bukan dengan orang lain bibi!!": tangis Lee , berpikir jika dia akan di nikahkan dengan orang lain
"Louis sudah melamar Lee,dan juga dia bilang akan segera menikahi Lee setelah orangtuanya datang menemui Daddy,tapi kenapa tiba-tiba rumah ini sudah di hias saja,dengan siapa Lee akan menikah..hiks..hikss Lee tidak mau menikah bibi,Lee hanya mau menikah dengan Louis": lanjut Lee
Sepertinya ini di sembunyikan oleh tuan besar dan tuan muda Louis": batin bibi Anis
"Ya sudah, sekarang bibi antar ke kamar ya.
Kau bisa menanyakan ini kepada tuan besar setelah dia kembali": ajak bibi anis ,membawa Lee kembali ke kamarnya
"Tapi bibi": ucap Lee,begitu gelisah jika memang dia akan dinikahkan oleh orang lain
"Ayo nona,kau perlu istirahat! bibi akan memberitahu mu jika tuan besar sudah kembali": tegas bibi anis dan pada akhirnya Lee hanya bisa menurut
Sesampainya di kamar.
"Istirahatlah nona,jangan buat dirimu terus merasakan sakit": ucap bibi Anis mengelus lembut kepala Lee , menganggapnya seperti anaknya sendiri
"Lee tidak apa-apa bibi,Lee sudah lebih baik. Jangan khawatir": kata Lee, mengelus punggung tangan bibi Anis
"Kalau begitu bibi kembali ke dapur dulu,masih banyak pekerjaan yang harus bibi selesaikan": ucap bibi Anis dan di balas anggukan oleh Lee
"Terima kasih bibi,Lee menyayangimu": ucap Lee tersenyum menatap wanita paru baya yang sudah menjadi pengasuhnya sejak kecil
"Bibi lebih menyayangi mu": balas bibi anis,mencium kening Lee
Lalu bibi anis keluar dari kamar Lee, setelah memastikan jika nona mudanya itu kembali beristirahat.
Sedangkan Lee di dalam kamarnya kembali gelisah dengan menatap langit-langit kamarnya. Berpikir keras dengan siapa dia akan di nikahkan oleh Daddynya.
"Tidak mungkin Daddy tega melakukan itu kepadaku!": gumam Lee, berpikir jika Daddynya tidak akan tega menikahkan dia dengan orang lain
"Louis!! sejak kemarin dia bersikap aneh?
Apa ini ada hubungannya dengan semua ini?": lanjut Lee kembali mengingat tingkah aneh Louis yang di rasakan oleh Lee kemarin saat dia pulang dari rumah sakit
Lee dengan segera mengambil ponselnya yang berada di atas nakas, samping tempat tidurnya.
Lee terus mencoba menghubungi Louis, hingga beberapa panggilan belum juga di jawab oleh Louis.
"Kenapa dia,tidak biasanya dia seperti ini.": gumam Lee bertambah gelisah karena Louis tidak menjawab teleponnya
Lee terus berusaha menghubungi Louis,dia benar-benar tidak ingin jika harus menikah dengan orang lain selain Louis kekasihnya.
"Hallo kau siapa?":tanya seorang wanita yang berasal dari telpon Louis
Lee terkejut mendengar suara wanita yang menjawab telepon Louis.
Lee kembali menatap ponselnya, memeriksa jika dia tidak salah menghubungi orang.
"Hallo kau siapa?": tanya seseorang dari seberang sana
"Maaf,di mana Louis?": tanya Lee
"Buat apa kau mencarinya?": tanya wanita itu lagi
"Aku hanya ingin berbicara sebentar dengannya": jawab Lee, menahan tangisnya setelah mendengar suara wanita yang menjawab ponsel kekasihnya
"Sayang dia ingin berbicara padamu":ucap wanita itu yang terdengar jelas dengan Lee
"Katakan saja padanya,aku tidak ingin berbicara dan juga aku tidak ingin berhubungan dengannya lagi!": jawab seseorang yang sangat Lee kenal siapa pemilik suara itu ,tak lain adalah Louis
"Apa kau dengar itu,dia tidak ingin berbicara denganmu atau berhubungan denganmu lagi!": kata wanita itu lalu mematikan telponnya
Lee merasa hidupnya hancur seketika setelah mendengar langsung dari ucapan pria yang dia cintai.
"Kau tega Louis! aku membencimu, sangat membencimu": histeris Lee hatinya benar-benar sakit dengan apa yang baru saja dia dengar
"Hiks..hiks kenapa kau melakukan ini padaku! Louis kau jahat,aku membencimu": teriak Lee, memukul-mukul dadanya yang terasa sesak
"Lee ada apa sayang?": tanya brilliant yang baru saja masuk ke dalam kamar putrinya
"Daddy, hiks..hikss Louis Daddy": tangis Lee di pelukan ayahnya
"Sayang tenanglah,lalu jelaskan pada Daddy": ucap brilliant menenangkan putrinya kedalam pelukannya
Cukup lama Lee memeluk dirinya, setelah merasa jika putrinya sudah lebih tenang,baru brilliant mencoba untuk bertanya.
"Ayo jelaskan kenapa kau seperti ini?": tanya brilliant menatap lembut putrinya
"Louis dad,dia menghianati Lee,dia mengakhiri hubungannya dengan Lee..hiks..hikss": jawab Lee menceritakan semuanya kepada ayahnya
Keterlaluan kau Louis!": brilliant kesal setelah mendengar cerita anaknya,dia sudah tau jika ini hanya sandiwara Louis, untuk pernikahannya besok bersama Lee
Brilliant baru saja kembali dari rumah Louis, untuk bertemu dengan orangtua Louis,maka dari itu brilliant yang mendatangi kediaman Kertanegara,karena tidak mungkin jika keluarga Louis datang ke rumahnya itu akan membuat Lee curiga.
Karena Louis meminta agar Lee tidak mengetahui jika dia akan menikah esok.
Louis ingin ini menjadi kejutan untuk Lee.
"Jadi kau sudah tau": ucap brilliant
"Apa Daddy sudah tau sebelumnya?": tanya Lee karena melihat reaksi ayahnya seperti sudah mengetahui semuanya
"Daddy sudah tau,maka dari itu Daddy akan menikahkan kau dengan anak dari rekan bisnis Daddy!": jawab brilliant mau tidak mau mengikuti sandiwara Louis agar Lee tidak merasa curiga
"Hiks..hiks. jadi pernikahan itu juga benar": tangis Lee lagi,dia benar-benar tidak mengerti lagi kenapa hidupnya seperti ini
"Ini yang terbaik untukmu sayang,Daddy tidak ingin kau bersedih,Daddy hanya ingin melihat kau bahagia": ucap brilliant mengusap air mata Lee
"Tapi Daddy,kenapa tidak mengatakan ini sebelumnya pada Lee hiks..hiks..apa Daddy yakin jika keputusan Daddy untuk menikahkan Lee kepada orang lain akan membuat Lee bahagia, kenapa Daddy mengambil keputusan itu tanpa bertanya pendapat Lee!!": kata Lee,marah dan juga sedih karena Daddynya tidak mempertanyakan keputusannya terlebih dahulu
"Daddy sangat yakin jika kau akan bahagia bersama calon suamimu,dia anak yang sangat baik dan juga pasti akan sangat mencintaimu! Tidak ada yang membuat Daddy ragu memberikan kau kepadanya": jawab brilliant
"Jangan menangis lagi,kau harus menjaga kesehatanmu untuk pernikahanmu esok.": ucap brilliant mengelus wajah putrinya dengan penuh kasih sayang
Lee tidak menanggapi pertanyaan ayahnya,dia mengalihkan pandangannya kelain arah, agar tidak melihat Daddynya.
"Istirahatlah, Daddy menyayangimu": ucap brilliant mencium kening Lee sebelum keluar dari kamar Lee
Setelah melihat ayahnya keluar dari kamar kamarnya,Lee kembali meratapi nasibnya.
"Louis aku sangat membencimu,aku membencimu!": Lee kembali menangis atas penghianatan yang dia terima dari pria yang sangat dia cintai
"Mommy ajak Lee ikut bersamamu": gumam Lee
"Lee sangat membutuhkanmu mommy, Daddy bahkan lebih tega kepada Lee,menikahkan Lee kepada orang yang tidak Lee kenal sebelumnya,bahkan belum pernah Lee lihat": Lee benar-benar hancur dalam sehari, rasanya dia tidak ingin hidup lebih lama lagi