
"Jadi bagaimana bisa kakak di sini,ayo cepat ceritakan pada Gea?": tanya Gea tak sabar ingin mendengar bagaimana bisa kakaknya gio berada di Filipina
Kini mereka berkumpul di ruang tamu,tapi tanpa Farrel dan Dion.
Karena mereka berdua lebih dulu pamit untuk kembali ke kamarnya masing-masing, setelah kembali dari pantai.
"Kau tidak sabaran sekali baby": gio merasa gemas pada adiknya itu yang tak sabaran
"Rian kau saja yang ceritakan ": kata gio kepada Rian ,di balas anggukan oleh Rian
"Aku, Louis dan gio sudah berteman sejak dulu saat masih di bangku perkuliahan":kata Rian
•Flasback•
"Sudah lama aku tak melihat mu":kata Rian,yang datang kesebuah restoran bersama Louis untuk menemui seseorang
"Senang bertemu lagi dengan kalian": ucap seseorang itu adalah gio
"Ck! berapa lama kau meninggalkan negara X?": tanya Louis
"Hmmm kira-kira 3-4 tahun aku meninggalkan negara X": jawab gio terenyuh
"Dan buat apa kau kembali?": tanya Louis lagi
"Aku telah berusaha melupakannya Louis,aku masih memiliki adik yang harus aku jaga,dan memastikan kebahagiaannya": jawab gio menundukkan kepalanya
"Kau tau! bagaimana kami berdua merasa sedih karena kau pergi tanpa mengabari kami, setelah kepergian adikku,kau juga pergi meninggalkan kami":ucap Louis menatap tajam gio
"Maafkan aku Louis,tapi saat itu aku tak bisa berbuat apa-apa! aku hanya memikirkan perasaanku,saat itu aku benar-benar merasa duniaku telah hancur karena wanita yang aku cintai pergi untuk selama-lamanya":kata gio sedih
"Kenapa kau sedih apa kau masih mencintainya?": tanya Louis
"Jujur aku belum bisa melupakan Alena,dia wanita pertama yang membuat aku jatuh cinta,dengan apa adanya dia": jawab gio,ya selama ini dia menjalani kasih bersama adik Louis yang meninggal karena kecelakaan
"Ck! ": Louis berdecak kesal ,tapi dalam hatinya dia begitu bahagia melihat temannya sekaligus mantan kekasih adiknya kembali
"Gio sejak kapan kau kembali?": kini Rian yang bertanya
"Aku baru saja kembali hari ini,maka dari itu aku meminta kalian kemari": jawab gio
"Gio apa kau tau,kami begitu bahagia setelah kau menghubungi kami, meminta kami untuk menemuimu di sini, Kami sempat mengira jika ini mimpi,tapi setelah berada di sini kami berdua bersyukur karena kau kembali. Jangan pernah pergi lagi kawan": kata Rian dengan tulus ,dia juga sangat bahagia karena temannya yang telah lama pergi kembali setelah waktu yang cukup lama
"Terimakasih,aku hanya akan hidup di negara ini dengan baik, bersama kalian tentunya": jawab gio tertawa menatap Louis dan Rian
"Syukurlah jika kau berpikir seperti itu": kata Louis dengan acuh
"Ya aku harus berpikir panjang lagi,walau sulit tapi aku akan berusaha": kata gio
"Dan untuk kalian terima kasih karena telah menjaga adikku selama aku tak ada": kata gio,karena selama ini dia meminta Louis dan Rian untuk menjaga adiknya selama dia pergi
"Dia juga adikku!": kata Louis dengan tegas
"Ya,ya Gea juga adikmu!":ucap gio mengalah
"Ayolah kita makan sekarang aku telah lapar sejak tadi": kata Rian
•Flasback End•
"Jadi kalian selama ini telah mengenal aku?": tanya Gea masih terkejut dengan semua yang baru saja dia dengar
"Iya baby,mereka yang menjaga mu selama kakak tak ada": jawab gio mengelus lembut kepala Gea
"Dan wanita itu, ternyata adik Louis. Wanita yang selalu datang ke rumah?": tanya Gea benar-benar terkejut ,dia mengingat bagaimana Alena selalu datang ke rumah hanya untuk menemui dirinya
Gea apa kau sudah makan?
Aku membawa makanan kesukaan mu.
Gea kau harus banyak istirahat,jangan terlalu menyiksa dirimu.
Gea aku bahagia bisa mengenal mu.
Gea terima kasih karena menerima aku sebagai kekasih kakakmu.
Semuanya berputar begitu saja di kepala Gea.
"Iya,dia Alena adik Louis": jawab gio tersenyum
"Dia telah meninggal?": tanya Gea , dan di balas senyuman oleh gio
Gea terlihat begitu sedih pada akhirnya dia mengetahui jika wanita yang dulunya sering datang ke rumahnya hanya untuk menemuinya telah pergi selama-lamanya.
"Kenapa kakak tak memberitahu aku? Apa kakak tau aku juga begitu menyayangi dia,dia membuat aku seperti memiliki ibu, walaupun usianya sama dengan ku, dia memberikan aku kasih sayang seperti seorang ibu,..hiks..hikss..": tangis Gea ,dia begitu tak menyangka jika Alena telah meninggal dunia
Alena aku menyayangimu,kenapa kau pergi meninggalkan aku dan kakak": batin Gea
Lee yang ikut sedih mendengar semua cerita itu, lalu dia mendekati Gea,memeluknya memberikan Gea ketenangan.
Alena kau begitu beruntung karena banyak yang menyayangimu,aku cukup tak beruntung karena tak bertemu denganmu": batin Lee
Alena,kau meninggalkan orang-orang yang begitu menyayangi dirimu! kau benar-benar jahat meninggalkan kami semua": batin Louis merasa sesak jika mengingat adiknya yang telah tiada
Louis beranjak pergi dari sana, meninggalkan yang lain.
Lee yang melihat Louis pergi dari sana tau,jika Louis pasti sangat sedih jika menyangkut adiknya.
"Lee sebaiknya kau susul Louis,di saat seperti ini dia sangat butuh seseorang yang bisa meredam kesedihannya": kata Rian kepada Lee
"Iya aku akan menyusul Louis": ucap Lee,lalu menyusul kekasihnya
....
"Louis aku tau jika ini semua masih sangat sesak di sini": kata Lee memegang dada Louis
"Tapi kau harus mengikhlaskan semuanya,kau harus bangkit dari kesedihan itu! Aku sangat yakin Alena pasti sangat sedih melihat mu seperti ini": ucap Lee dengan lembut menangkup rahang Louis
"Dia tega meninggalkan kami Lee,dia benar-benar jahat": kata Louis , untuk sekian kalinya Lee melihat Louis begitu rapuh
"Tak ada yang bisa melawan takdir, apapun itu kau harus menerima kenyataan Louis, justru dengan semua itu kau tak boleh terlihat lemah,kau harus terus semangat untuk hidupmu dan juga kau harus ingat orang-orang yang menyayangimu": kata Lee , mengelus lembut rahang Louis
"Terimakasih,karena kau selalu membuat aku mengerti,dan semangat":ucap Louis mencium kening Lee lalu memeluknya
"Karena kita satu Louis,aku dan kau akan selalu melengkapi, selalu memberikan semangat satu sama lain. Karena itulah kita di persatukan": kata Lee membalas pelukan Louis
"Aku mencintaimu, sangat mencintaimu. Berjanjilah jika kau juga tak akan pernah meninggalkan aku": pinta Louis melepaskan pelukannya lalu menatap Lee
"Aku tak bisa berjanji tidak meninggalkanmu Louis,karena di antara kita tidak ada yang tau kehidupan yang kita jalani kedepannya,tapi aku akan berusaha untuk selalu bersamamu selamanya, sampai maut yang memisahkan kita berdua": kata Lee tersenyum menatap kekasihnya itu
"Aku akan meminta mama,papa untuk segera menentukan hari pernikahan kita": kata Louis tiba-tiba
"Kenapa tiba-tiba?": tanya Lee heran
"Karena aku tak mau jauh darimu,dan aku ingin semua orang tau jika kau hanya milikku,hanya milik Louis Ardana Kertanegara": jawab Louis membuat Lee tersipu malu
"Kau":Lee menyembunyikan wajahnya di dada Louis
"Hahaha,apa kau malu?": tanya Loius menggoda Lee
"Diamlah!": kata Lee
"Apa kau setuju sayang,jika kita menikah secepatnya?":tanya Louis ingin mendengar jawab Lee
"Terserah kau saja": jawab Lee mengeratkan pelukannya dengan Louis
"Aku mencintaimu sayang": ucap Louis mencium pucuk kepala Lee
Terima kasih Tuhan kau mengirimkan wanita seperti Lee kepadaku,aku sangat bersyukur karena memilikinya. Aku percaya padamu, aku hanya meminta satu padamu.
Jangan pernah memisahkan kami berdua, apapun yang terjadi": batin Louis
Apapun yang terjadi,aku akan selalu bersama denganmu Louis, selamanya": batin Lee