
Malam resepsi yang di adakan di salah satu hotel mewah milik Louis.Para tamu undangan telah berdatangan untuk memberikan selamat kepada Louis dan Lee.
Banyak tamu penting yang berdatangan,mereka semua dari kalangan atas,dari rekan bisnis kerta dan brilliant. Kalangan ibu sosialita dari Karin ibu Louis.
Tak hanya itu seluruh rekan kerja Lee yang berprofesi sebagai dokter juga datang.
"Di mana Gea dan Rian?": tanya Lee kepada Farrel dan Doni karena tidak melihat sahabatnya
"Mereka keluar,tapi katanya akan segera kembali": jawab Farrel
Lee mengangguk mengerti,Lee memperhatikan sekitarnya para tamu yang tak hentinya berdatangan.
Berapa banyak yang di undang,aku sungguh lelah": batin Lee , sekarang jam sudah menunjukkan pukul 09.23 malam dam acara resepsi pernikahannya masih ramai berdatangan tamu
"Louis aku lelah!":bisik Lee pada Louis yang sedang asik mengobrol dengan rekan bisnisnya
Louis mendengar keluhan istrinya, langsung mengakhiri obrolannya dengan rekan bisnisnya. Dia langsung menatap lekat wajah istrinya yang terlihat begitu lelah.
"Kita kembali ke kamar saja": ajak Louis melingkarkan tangannya di pinggang Lee
"Tapi tamu masih banyak yang berdatangan,itu tidak akan sopan jika kita meninggalkan acara": ucap Lee
"Tidak apa sayang,kalian istirahat saja. Kalian pasti sangat lelah.": ucap Karin yang datang menghampiri putra dan menantunya
"Kalian tidak perlu khawatir dengan para tamu,kami yang akan mewakili kalian": sambung kerta
"Baiklah,kalau begitu terimakasih mama,papa": ucap Lee kepada mama dan papa mertuanya dan di balas anggukan oleh mereka
"Mah,pah kami istirahat dulu": pamit Louis pada orangtuanya sebelum membawa istrinya kembali ke kamar hotel
"Iya nak": jawab Karin dan kerta
Setelah berpamitan pada orangtuanya dan Doni, Farrel. Louis dan Lee kembali ke kamar mereka.
"Aku lupa berpamitan dengan Daddy": ucap Lee menghentikan langkahnya setelah mengingat jika dia belum bilang pada ayahnya
"Daddy sedang mengobrol dengan rekan bisnisnya sayang,aku juga telah menitipkan pesan kepada papa, untuk Daddy": kata Louis,karena sebelumnya dia menitipkan pesan kepada papanya untuk ayah mertuanya jika mereka sudah lebih dulu istirahat
"Hmmm baiklah": ucap Lee, kembali melanjutkan langkahnya menuju kamar mereka
Louis dan Lee sudah tiba di kamar pengantin mereka. Louis lebih dulu masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Sedangkan Lee membersihkan makeup di wajahnya, sambil menunggu Louis selesai.
Apa ini mimpi? sekarang aku benar-benar telah menjadi seorang istri. Jika ini mimpi aku berharap agar tidak pernah bangun dari mimpi ini": batin Lee menatap dirinya sendiri dari pantulan cermin yang mana saat ini dia telah berubah status menjadi seorang istri
"Sayang,aku telah selesai": ucap Louis yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada,hanya selembar handuk yang bertendeng di pinggangnya
"Hmmmm,iy-a": jawab Lee yang tiba-tiba gugup karena melihat Louis bertelanjang dada
Louis masih sibuk mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil yang berada di tangannya. Sedangkan Lee berjalan dengan cepat untuk masuk ke dalam kamar mandi.
"Astaga! kenapa aku tiba-tiba menjadi gugup seperti ini.": gumam Lee meletakkan tangannya di dadanya yang dia rasa berdetak kencang
Tak ingin berlama-lama berada di dalam kamar mandi,Lee segera berdiri di bawah shower, menguyur seluruh tubuhnya dengan air dingin. Sehingga membuat Lee menjadi lebih rileks, setelah acara pernikahannya yang begitu membuatnya lelah.
Tak lama Lee keluar dari kamar mandi,dengan mengenakan kimono mandi yang masih melekat di tubuhnya.
Lee menatap ke arah tempat tidur, suaminya itu belum tidur. Pria itu sedang asik dengan laptop yang ada di pangkuannya.
"Apa kau tidak lelah bekerja,kenapa kau masih saja memikirkan pekerjaan setelah aktivasi yang kau lakukan hari ini. Louis kau juga butuh istirahat,kau harus menjaga kesehatan mu!": kata Lee yang tiba-tiba mengoceh karena melihat suaminya masih saja bekerja bukannya istirahat
"Kenapa kau melihat aku seperti itu?": tanya Lee,karena melihat Louis hanya diam menatapnya
Louis menutup laptop yang ada di pangkuannya,lalu meletakkannya di atas nakas samping tempat tidur.Lalu kembali menatap istrinya.
"Hmmm,hmmm apa kau sudah selesai?": tanya Louis,terasa tenggorokannya tiba-tiba kering
"Sudah,tapi aku ingin minta tolong padamu": ucap Lee menatap Louis
"Minta tolong apa?": tanya Louis tak mengalihkan perhatiannya dari Lee
"Koper yang berisi bajuku, sepertinya tertinggal di kamar Gea.Bisakah kau mengambilnya": pinta Lee pada Louis
"Buat apa?": tanya Louis,itu membuat Lee kesal karena menurutnya Louis terus saja bertanya,karena sedari tadi dia menahan dingin karena hanya memakai kimono mandi
"Aku kedinginan Louis! aku tidak mungkin tidur mengunakan kimono mandi. Apa kau masih tidak mengerti": jawab Lee sudah terlanjur kesal pada pria yang telah menjadi suaminya
Loius tiba-tiba menarik Lee, sehingga kini Lee sudah berada di atas pangkuan Louis.
"Lo-uis apa yang kau lakukan?": tanya Lee , terlihat begitu gugup
"Kau kedinginan bukan. Aku hanya ingin membuatmu hangat": jawab Louis tersenyum menatap Lee
"Lepaskan aku": pinta Lee,dia merasa sangat risih karena dia hanya memakai kimono mandi yang membalut tubuhnya
"Aku sendiri yang akan mengambilnya ke kamar Gea": lanjut Lee,dia yang akan mengambil sendiri kopernya yang tertinggal di kamar Gea
"Tidak perlu memakai baju! apa kau lupa aku di sini sebagai suamimu akan selalu menghangatkan tubuhmu.": kata Louis mendekatkan wajahnya kepada Lee dan mencium bibir wanita yang sudah menjadi bagian dari kehidupannya
Louis menuntun Lee untuk berbaring di tempat tidur.
"Louis apa yang akan kau lakukan?": tanya Lee benar-benar gugup dan takut
"Ini malam pertama kita sayang": jawab Louis menatap Lee dengan tatapan yang mendamba
Louis kembali mencium bibir Lee. Menciumnya dengan sangat lembut hingga membuat keduanya terbawa suasana yang semakin memanas.
"Aku takut": ucap Lee, menahan tangan Louis yang ingin membuka kimono yang membalut tubuhnya
"Kau hanya perlu percaya padaku": kata Louis menatap mata Lee dengan lama
"Aku tidak akan melakukannya jika kau belum siap": lanjut Louis menatap lekat istrinya,dia tidak ingin melakukannya jika istrinya belum siap
Lee memejamkan matanya sesaat,lalu kembali membukanya dia menatap mata pria yang berstatus suaminya.
"Kau boleh melakukannya,aku milikmu": ucap Lee membiarkan suaminya melakukan apapun padanya
Cup.cup.cup
Louis mencium kening,pipi dan bibir Lee.
Louis dan Lee akhirnya melakukan hubungan yang semestinya terjadi antara suami dan istri. Malam ini Louis dan Lee menyatuhkan seluruh cinta mereka, berharap untuk selalu bersama selamanya.
"I love you my wife, you are everything": ungkap Louis mencium seluruh wajah istrinya
"I love you too, my husband ": balas Lee tersenyum menatap suaminya