
"Lee ayo kita pulang sayang": ajak tuan Brilliant pada putrinya Lee
"Daddy..
Bisakah daddy pulang lebih dulu,Louis menunggu Lee di parkiran": jawab Lee
"Ya sudah, setelah bertemu dengan Louis , pulanglah ke rumah, Daddy menunggumu dan ajak kekasihmu itu": kata tuan Brilliant
Lee mengangguk lalu mencium pipi tuan Brilliant,lalu segera menuju parkiran restoran dimana Louis menunggunya sedari tadi.
Setibanya di parkiran,Lee langsung saja masuk ke dalam mobil Louis.
Louis melihat Lee masuk ke dalam mobilnya,dia diam menunggu sampai Lee mengucapkan sesuatu, sesuai perkataannya sebelum Lee menemui tuan Brilliant,dia akan menerima semua keputusan Lee tentang hubungannya.
"Louis": panggil Lee melihat Louis
"Iya Lee ": jawab Louis balik menatap Lee
"Hubungan yang kamu buat antara kamu dan aku, aku ingin sampai di sini saja": kata Lee menatap Louis
Louis mengalihkan pandangannya dari Lee, menatap lurus ke depan,kini hatinya benar-benar sesak karena Lee meminta mengakhiri semuanya.
"Louis,jangan diam saja katakan sesuatu": sambung Lee karena Louis hanya diam saja
"Tidak ada yang bisa aku katakan lagi Lee,kamu meminta semuanya berakhir.
Aku sudah berjanji akan menerima semua keputusan yang kamu mau setelah menemui paman Brilliant.
Aku akan menepati ucapan ku,jika itu yang kamu mau":jawab Louis untuk kedua kalinya dia meneteskan air matanya demi seorang wanita ,tapi dengan cepat Louis menghapus air matanya
Pertama kalinya Louis menangis saat wanita yang sangat dia sayangi pergi meninggalkan dirinya,dan yang kedua kalinya Louis meneteskan air matanya karena cinta pertamanya,yaitu Lee.
Lee melihat Louis menangis dan itu membuat hatinya terenyuh.
Dia menangis karena aku,demi wanita yang baru saja dia kenal,tapi kenapa hatiku sakit melihatnya meneteskan air mata seperti itu?
Apa aku benar-benar sudah mencintai dirinya,apa secepat ini aku jatuh cinta padanya?": batin Lee melihat Louis
"Louis apa alasanmu memilih aku?": tanya Lee pertama kalinya memberanikan memegang wajah Louis mengusap sisa air matanya
"Lee aku tidak mempunyai alasan untuk memilih mu,aku memilih mu karena aku mencintaimu,cintaku padamu tidak memiliki alasan apapun": jawab Louis balik menatap manik mata Lee dengan penuh kelembutan, menggenggam tangan Lee
Jantung Lee berdetak dengan sangat cepat,untuk kesekian kalinya Lee merasakan itu selama bersama Louis.
Lee terharu mendengar semua yang di katakan oleh Louis,Lee merasakan semua yang di ucapkan Louis penuh dengan keyakinan.
"Louis aku bersyukur bisa di cintai dengan setulus ini seperti mu,aku memintamu untuk mengakhiri hubungan yang kamu paksakan padaku untuk menjadi kekasihmu,tapi aku tidak memintamu untuk meninggalkan aku": kata Lee menatap Louis
Louis belum mengerti dengan apa yang di katakan Lee padanya.
"Lee maksudmu apa?": tanya Louis
"Apa kamu lupa?
Kamu masih punya waktu 3 bulan untuk membuat aku jatuh cinta padamu.
Bahkan dengan percaya dirinya kamu mengatakan jika aku akan jatuh cinta padamu sebelum 3 bulan": jawab Lee tersenyum
Louis tersenyum itu artinya Lee memberikan peluang untuk Louis bisa masuk ke dalam kehidupannya, mencintainya.
Refleks Louis menarik Lee kedalam pelukannya, Louis sangat bahagia.
Louis berjanji akan berusaha untuk membuat Lee jatuh cinta padanya.
Lee dengan sadar membalas pelukan Louis ,itu membuat Louis tersenyum karena Lee membalas pelukannya.
"Terima kasih,aku mencintaimu.
Kamu hanya milikku selamanya,hanya aku": kata Louis melerai pelukannya dari Lee
"Percaya diri sekali anda tuan, buktikan dulu baru anda bisa bilang kalau saya adalah milik anda": cibir Lee tapi sesaat dia tersenyum
Louis hanya tersenyum menanggapi perkataan Lee.
"Bagaimana dengan paman Brilliant?": tanya Louis
"Daddy meminta aku untuk kembali ke rumah": jawab Lee
"Apa jawaban mu?": tanya Louis
"Aku mengiyakan permintaan Daddy,aku tidak mau jika harus berpisah dengan Daddy lagi": jawab Lee
"Daddy juga mengatakan jika dia ingin menemui kekasih putrinya":lanjut Lee tanpa sadar mengatakan jika Louis kekasihnya
"Jadi kamu mengakui aku sebagai kekasih mu pada paman Brilliant?": tanya Louis menaikkan satu alisnya menatap Lee
Lee baru sadar dengan apa yang dia katakan.
Bodoh apa yang kamu katakan baru saja Lee!!": batin Lee kesal pada dirinya sendiri
"Tidak jangan salah paham dulu.
aku..aku mengatakan itu karena.. karena Daddy sebelumnya mengatakan jika dia temu janji dengan mu,tapi malah aku yang datang,aku belum mengakuimu sebagai kekasih ku,paham!!": jawab Lee dengan terbata-bata
"Jadi,apa sekarang aku sudah menjadi kekasih mu?": goda Louis memainkan satu alisnya menatap Lee
"Louis!!
Daddy sudah menunggu di rumah!!": serkas Lee salah tingkah dengan tatapan Louis
Louis tersenyum melihat Lee salah tingkah padanya.
Louis berhenti menggoda Lee,dia menyalakan mobilnya lalu menuju ke rumah keluarga Lee.
Dalam perjalanan hanya ada keheningan antara kedua manusia itu,Lee lebih fokus menatap ke luar jendela, sedangkan Louis sendiri fokus menyetir dengan sesekali melirik Lee.
Tak membutuhkan waktu yang lama untuk tiba di kediaman keluarga Brilliant,saat mobil memasuki halaman luas rumah mewah itu, semua bayangan masa kecil Lee berputar kembali.
Mommy aku kembali ": batin Lee saat keluar dari mobil melihat sekelilingnya
Ternyata tuan Brilliant sudah berada di depan pintu utama bersama semua para pekerja yang ada di rumah itu,untuk menyambut kembalinya nona muda Lee.
"Terima kasih dad":jawab Lee tersenyum memeluk tuan Brilliant
"Selamat datang kembali nona Lee": kata Aron yang berada tepat di samping tuan Brilliant
Lee melerai pelukannya pada tuan Brilliant, beralih memeluk Aron yang sudah seperti ayah kedua baginya.
"Terima kasih paman aron": balas Lee
"Sama-sama nona": jawab aron membalas pelukan Lee
Para pekerja rumah keluarga Brilliant, menatap Lee ada yang mengenal ada pula yang sama sekali tidak mengenalnya.
"Nona Lee": panggil seseorang dari belakang Lee
Lee menoleh ke belakang,dia melihat sosok yang sangat dia rindukan,wanita yang sudah di anggap seperti keluarganya sendiri.
"Bibi Anis": kata Lee berlari memeluk wanita paru baya yang berusia sekitar 50 tahun
"Nona sekarang sudah tumbuh menjadi wanita dewasa,cantik dan cerdas,bibi bangga padamu sayang,bibi sangat merindukanmu": kata bibi Anis memeluk erat Lee
"Hiks..hiks..aku sangat merindukan bibi": Lee menangis di pelukan bibi Anis
Bibi Anis adalah salah satu pekerja di rumah keluarga Brilliant,dia bekerja menjadi pengasuh Lee sejak bayi,jadi wajar saja jika bibi Anis sangat menyayangi Lee,apa lagi sejak Lee meninggalkan rumah selama 7 tahun dia tidak bertemu dengan nona mudanya.
"Sekarang nona sudah kembali,bibi bahagia rumah ini tidak akan sepi lagi": kata bibi Anis mengusap air mata Lee
Brilliant dan aron memperhatikan Lee dengan bibi Anis ,kedua orang itu sudah tau kedekatan bibi Anis dengan Lee.
Semua para pekerja memberikan selamat pada Lee,atas kembalinya ke rumah selama 7 tahun meninggalkan rumah.
Lee memasuki rumah bersama yang lain,Lee memperhatikan rumahnya yang sudah dia tinggalkan selama 7 tahun,tidak ada yang berubah sama sekali,semua masih sama saat ibunya yang merawat rumah itu.
"Louis aku tidak menyangka jika putriku adalah kekasih mu,sejak kapan kamu mengenalnya?": tanya Brilliant memandangi Louis yang duduk di samping Lee sudah berada di ruang tamu
"Paman tau dari mana jika aku kekasih putrimu?": tanya Louis sebenarnya sudah tau jika Lee yang memberitahunya
Lee seketika menatap ke arah tuan Brilliant,agar tidak menjawab pertanyaan Louis.
Do not say Daddy": batin Lee
"Lee mengatakan padaku jika kalian berpacaran": jawab tuan Brilliant
Daddy!! kenapa kau menjawabnya": batin Lee
Louis mengangguk mengerti,lalu melirik ke arah Lee.
Haha..kamu bahkan sudah mengakui aku sebagai kekasihmu pada paman Brilliant": batin Louis
"Saat pertemuan kita di mall waktu itu,hari itu juga aku bertemu dengan putri mu paman,tapi aku tidak tau sama sekali jika Lee adalah putrimu": jawab Louis menjelaskan pertemuannya dengan Lee pada tuan Brilliant
"Bagaimana kamu tau jika Lee adalah putriku, identitas Lee bahkan sangat susah untuk di dapatkan?":tanya tuan Brilliant
Lalu Louis menceritakan semuanya, bagaimana dia mencari identitas Lee yang sangat susah untuk di dapatkan, tapi asistennya Rian berhasil mendapatkan identitas Lee,dan saat itu Louis baru mengetahui jika Lee adalah seorang dokter dan juga putri dari keluarga Brilliant.
Bahkan Louis menceritakan jika dia sudah membawa Lee untuk bertemu dengan orangtuanya,dan orangtuanya sudah mengetahui jika Lee adalah anak tuan Brilliant,Louis juga mengetahui jika Lee memiliki masalah pribadi dengan tuan Brilliant sehingga dia merencanakan pertemuan Lee dengan tuan Brilliant tanpa sepengetahuan Lee atau tuan Brilliant terlebih dahulu.
"Oow jadi seperti itu,tapi kenapa Kerta tidak mengabari aku sama sekali,jika dia sudah bertemu dengan Lee?": tanya tuan Brilliant
"Itu aku yang meminta om Kerta agar tidak memberitahu Daddy ": kata Lee menjawab pertanyaan daddynya
Tuan Brilliant diam,dia mengerti maksud dari jawaban putrinya itu,saat itu Lee belum siap bertemu dengannya,maka dari itu Lee meminta pada sahabatnya Kerta agar tidak memberitahu tentang pertemuannya dengan putrinya Lee.
"Dad,apa kau marah?": tanya Lee melihat daddynya diam setelah dia yang menjawab pertanyaannya
"No,baby.
Daddy tidak akan bisa marah padamu,Daddy juga mengerti dengan jawaban mu": jawab tuan Brilliant tersenyum pada putrinya
Lalu mereka berempat melanjutkan mengobrol,sampai Louis pamit untuk pulang,karena sudah larut malam.
"Paman Brilliant,dan paman aron kalau begitu Louis pamit pulang": kata Louis pamit
"Baiklah Louis hati-hati di jalan": jawab Brilliant dan hanya di anggukin oleh Aron
"Daddy,Lee akan mengantar Louis ke depan": kata Lee dan dia balas anggukan oleh tuan Brilliant
Lalu Lee mengikuti Louis menuju keluar dari rumah.
"Bagaimana menurutmu aron tentang hubungan mereka?": tanya tuan Brilliant saat Lee dan Louis sudah pergi
"Aku hanya ini yang terbaik untuk Lee,hanya itu.
Louis anak yang baik, bertanggung jawab.": jawab aron
"Kau benar aron.
Aku bersyukur karena Lee mendapatkan seseorang seperti Louis yang akan menjaganya": kata tuan Brilliant bisa melihat Louis jika dia sangat menyayangi dan mencintai putrinya Lee
Sedangkan Lee mengantar Louis sampai depan pintu rumah.
"Lee besok hari weekend,apa kamu punya waktu untuk besok?": tanya Louis
"Kenapa?": tanya balik Lee
"Aku ingin mengajakmu jalan-jalan": jawab Louis
"Hemm baiklah, jemput aku besok": kata Lee
Louis tersenyum Lee mau di ajak olehnya jalan-jalan esok harinya.
"Kalau begitu aku pulang dulu": kata Louis lalu mencium kening Lee untuk yang kedua kalinya
Lee terkejut karena Louis mencium keningnya lagi,tapi dengan cepat dia menetralkan semuanya.
"Hemm, baiklah hati-hati di jalan": jawab Lee dan di balas senyuman Louis
"By": lambai Louis setelah masuk ke dalam mobilnya lalu meninggalkan rumah Lee
Dua kali dia mencium kening ku,tapi anehnya aku merasa nyaman": batin Lee