Doctor Is Mine

Doctor Is Mine
Bram dan Rosa,Lena



“Dimana mereka?”: tanya Lee yang masih berada dalam mobil bersama Louis


“Mereka masih berada di dalam rumah itu nona,tidak ada pergerakan yang mereka lakukan sejak pria tua itu datang”: jawab anak buah Lee yang selalu memata-matai kedua mantan suster itu


“Baiklah! Aku harus mengobati rasa penasaran ku”: ucap Lee keluar dari mobil di susul oleh Louis


“Kau mau apa?”: tanya Louis yang sudah berdiri di samping kekasihnya


“Aku ingin masuk ke sana, membuat kejutan untuk pria tua itu!”: jawab Lee melangkah mendekati rumah kedua mantan suster Respiratory Hospital


Louis mengikuti Lee dari belakang,dia ingin tau apa yang akan di lakukan oleh kekasihnya itu.


Prokkk..prokkk


Ketiga orang itu terkejut saat mendengar suara tepukan tangan seseorang yang ada di ambang pintu.


“Wahh..ternyata kita kedatangan tamu”: ucap Bram melihat Lee,tanpa dia tau jika Louis berada tepat di belakang Lee


“Aku tidak menyangka dokter Bram yang terhormat berada di sini. Apa kalian sedang membicarakan tentang kematian ibuku?”:kata Lee melipat tangannya ke dada dengan menyandarkan tubuhnya ke pintu


“Kau tidak akan bisa mendapatkan apa yang kau cari! Karena itu semua sudah lenyap. Kau tidak akan bisa berbuat apa-apa pada kami”: ucap bram dengan santai menatap tidak suka pada Lee


“Lenyap? Apa kau yakin jika buktinya benar-benar sudah kau lenyapkan?”: tanya Lee meremehkan bram


“Iya aku sangat yakin! Jadi berhentilah mencari bukti-buktinya. Karena itu akan hanya membuatmu lelah nona Lee “: jawab bram ,karena sebelum dia ke Italia dia sudah memformat semua data Lusi di rumah sakit Respiratory , setelah mendapat kabar dari kedua wanita yang terlibat dalam operasi saat itu, berhasil di temukan oleh Lee


“Kenapa kau begitu yakin direktur Bram?”: tanya Louis yang kini sudah berdiri tepat di samping Lee,ya sebelumnya dia tetap berada di belakang Lee


“Tu_uan Louis! Kau di sini”: kata seketika menciut Bram ,dia sangat terkejut melihat Louis ada di sana juga


“Oh halo direktur Bram! Sepertinya kau belum mendengar jika Respiratory hospital kini sudah beralih atas nama Lee annezela brilliant. Bagaimana bisa kau sebagai direktur tidak mengetahuinya”: kata Louis begitu santai merangkul pundak Lee


Ya Louis sudah mengalihkan nama Lee sebagai pemilik resmi rumah sakit Respiratory setelah pertemuan pertama Lee dengan Bram saat itu,di mana Louis mendengar semua pembicaraan Lee dan bram.Louis melakukan itu demi Lee,dia mau jika kekasihnya mendapatkan apa yang menjadi tujuannya dengan mudah,di tambah Louis mendapatkan banyak bukti bagaimana kinerja bram selama menjabat sebagai direktur. Banyak hal kriminal seperti saat dia melakukan kesalahan dia dengan tega menipulasi data-data pasien dan juga korupsi yang di lakukan oleh Bram.


Lee dan Bram terkejut mendengar pengakuan Louis. Terlebih Lee dia begitu terkejut mendengar Louis mengatakan jika rumah sakit tempatnya bekerja beralih atas namanya.


“Tidak mungkin! Itu tidak bisa di lakukan tanpa persetujuan dari ku”: bantah Bram,dia shok mendengar jika Lee pemilik resmi rumah sakit itu


“Kenapa tidak mungkin! Aku pemegang saham terbesar di rumah sakit itu. 57% sahamku ada di sana,itu sangat mudah bagiku untuk memilikinya,mengalihkan pemilik resmi rumah sakit itu atas nama kekasihku”: jawab santai Louis


Lee bungkam dia menatap Louis tidak percaya! Apa yang sedang di lakukan oleh Louis,kenapa bisa dia memberikan rumah sakit itu atas namanya.


Sedangkan kedua wanita paru baya itu memperhatikan mereka dengan diam,dia tidak tau siapa Louis.Tidak ada yang perlu mereka katakan,diam lebih baik bagi mereka,jangan sampai mereka salah bicara.


“Jadi aku tanya sekali lagi,apa kau sudah yakin jika bukti kematian calon mertuaku sudah hilang?”: tanya Louis


“Ya aku yakin! Karena itu hany bisa di akses olehku”: jawab Bram dengan lantang,dia sangat yakin jika buktinya sudah benar-benar lenyap


“Bagiamana dengan ini”: ucap Louis


“Ba_agaimana bisa kau mendapatkannya!”: tanya bram dengan gugup


“Sepertinya kau lupa siapa aku! apa yang ku inginkan sangat mudah kudapatkan! Hanya menjentikkan jari saja. Tidak ada yang sulit bagiku”: jawab Louis,berjalan mendekati bram dan kedua wanita itu


“Kalian berdua,kenapa diam saja? Apa tidak ada yang akan kalian katakan?”: tanya Louis menatap kedua wanita itu secara bergantian


Lee berjalan mendekati Louis dengan menggandeng lengan kanan Louis,tapi tatapannya berada pada ketiga orang itu.


“Aku siap jika harus bertanggung jawab!”: tak di sangka Rosa mengatakan hal itu , membuat bram dan Lena terkejut dan menatap tajam Rosa


“Rosa apa yang kau katakan!”: ucap Lena menyenggol lengan Rosa dan memberikan tatapan tajam


“Tentu saja kalian akan bertanggung jawab! Karena kali ini kalian tidak akan bisa lari lagi. Hari ini kalian akan kembali ke negara X. Ingat jangan berani-beraninya kalian kabur!,karena di manapun kalian bersembunyi pasti aku akan menemukan kalian”: kata Lee dengan tatapannya yang begitu tajam pada ketiga orang itu


“Kalian bertiga akan terus berada dalam pengawasanku! 2 hari lagi kita akan bertemu di rumah sakit. Kalian harus mengakui kejahatan yang pernah kalian lakukan di hadapan publik”: sambung Louis


“Sayang sepertinya sudah cukup untuk hari ini,ayo kita bersenang-senang sebelum menyaksikan persidangan mereka bertiga 2 hari lagi”: ucap Louis menatap lembut kekasihnya yang berada di sampingnya


“Hmmm..”: singkat Lee mendekat Bram,dan membisikkan sesuatu padanya


“10 tahun lalu mungkin kau memandang aku hanya anak kecil yang tidak tau apa-apa! Tapi kau salah dokter bram, mungkin usiaku masih kecil tapi aku mengerti semua yang terjadi,maka sejak kematian ibuku aku berjanji atas kematian ibuku jika aku akan membuat orang yang menyebabkan kematian ibuku akan merasakan penderitaan.Dan aku akan melihat itu sebentar lagi,di mana kau akan berada di balik jeruji besi untuk waktu yang lama,tapi kesalahan yang kau buat cukup mengerikan itu bisa membuat mu berada di dalam penjara seumur hidupmu!.”:bisik Lee pada bram, membuat bram mengepalkan tangannya menahan amarahnya menatap Lee


“Ayo kita pergi dari sini”: ajak Lee pada sang kekasih dengan senyumannya yang begitu terlihat natural


Di balas anggukan oleh Louis,mereka pergi dari rumah itu setelah Lee memberikan perintah kepada anak buahnya untuk membawa Bram dan kedua wanita itu kembali ke negara X.


“Akhirnya semua ini akan berakhir”: ucap Rosa , setelah kepergian Lee dan Louis


“Rosa apa yang kau katakan! Sadarlah kita sekarang tidak aman,kita akan di penjara”: teriak Lena,dia kini sudah sangat frustasi menerima kenyataan bahwa dia akan ada di dalam penjara 2 hari mendatang


“Seharusnya ini terjadi 10 tahun lalu,sudah cukup kita melarikan diri dari kejahatan yang benar kita lakukan. Aku sudah sangat lelah jika harus terus bersembunyi,di asingkan ke negara orang,dan di jauhkan dari keluargaku”: kata Rosa ,dia begitu sedih selama ini kabur dari kesalahannya yang dia lakukan mengorbankan semuanya,wanita itu ingin mengakhiri semuanya


Plakkk..


“Diam! Atau aku akan membunuhmu!”: ucap Bram,dia menampar wajah Rosa dengan sangat keras


Rosa hanya bisa menangis mendapatkan perlakuan itu dari Bram. Tak jarang dia mendapatkan itu dari pria yang ada di hadapannya, kekerasan fisik mau pun batin sangat membekas di dalam dirinya. Tidak hanya Rosa tapi Lena juga mendapatkan perlakuan yang sama dengannya tapi entah kenapa wanita satu itu tidak pernah memperdulikan itu, seakan Lena hanya menganggap itu hanya angin lalu.


“Jika memang kita akan di penjara! Sebelum itu terjadi aku akan mengirim wanita itu kepada ibunya”: gumam Bram tersenyum licik


“Apa yang akan kau lakukan?”: tanya Lena penasaran melihat Bram tersenyum licik seperti merencanakan sesuatu


“Hal yang tidak terduga tentunya!”: jawab Bram tertawa


Tidak apa jika aku harus di penjara,tapi sebelum itu terjadi aku akan mengirim wanita untuk bertemu ibunya.Dan juga bila perlu aku akan menghabisi Louis juga”:batin Bram sudah merencanakan sesuatu yang jahat untuk Lee dan Louis