Doctor Is Mine

Doctor Is Mine
Aku cuman berharap Daddy dan Louis ada di ulang tahunku kali ini



“Dimana mereka?”: tanya Lee,yang baru saja masuk ke dalam rumah tua itu


“Mereka ada di dalam nona,mereka sudah menunggu anda”: jawab anak buah Lee


“Baiklah! Kalian di sini saja. Aku sendiri yang akan menemui mereka”: kata Lee,pada ketiga anak buahnya


“Tapi nona,bagaimana jika mereka melakukan sesuatu pada nona”: ucap salah satu anak buahnya,takut jika orang yang akan di temui bosnya itu berbuat macam-macam


“Kalian tidak perlu khawatir,aku bisa jaga diri!”: jawab Lee,lalu masuk ke dalam ruangan yang di mana orang yang ingin dia temui ada di dalam ruangan itu


Ceklek...


“Siapa kau?”: tanya salah satu wanita yang berusia sekitar 40 tahun


“Apa kau yang menyuruh orang-orang itu untuk membawa kami ke rumah tua ini?”:tanya wanita satunya lagi yang sepertinya berusia sama dengan wanita satunya


“Aku tidak menyangka ternyata selama ini kita tinggal di satu negara yang sama,sudah lama sekali aku mencari kalian berdua! Tapi tuhan sekarang memberikan aku jalan dan petunjuk menemukan kalian”: kata Lee dengan tenang,tapi sorot mata yang tajam menatap kedua wanita paru baya yang ada di hadapannya


“Apa kau mengenal kami?”: tanya wanita yang bernama Rosa


“Menurut kalian berdua, untuk apa aku mencari kalian selama bertahun-tahun jika aku tidak mengenal kalian”: jawab Lee, melipat tangannya ke dada


“Siapa kau? Kami sama sekali tidak mengenalmu”: kata wanita yang bernama Lena yang terlihat sudah kesal


“Suster Rosa dan suster Lena! Kalian ternyata lupa siapa aku”: kata Lee, menyebutkan nama kedua wanita itu


Rosa dan Lena terkejut mendengar Lee menyebutkan nama mereka. Terlebih lagi Lee menyebutkan suster.


“Siapa kau?”: tanya Lena , menatap Lee


“Baiklah aku tidak mau membuang waktuku lama-lama dengan kalian!”: ucap Lee


“Apa kalian lupa dengan anak yang riwayat ibunya yang kalian rekayasa,ibu anak yang kalian bunuh di meja operasi!”: lanjut Lee , terlihat wajahnya sudah memerah menahan amarahnya menatap kedua wanita yang selama ini dia cari


Rosa dan Lena, sungguh terkejut dan kini wajah mereka sudah berubah menjadi pucat dan gugup. Mereka tidak mungkin lupa dengan operasi itu,dan juga keluarga yang menjadi pasiennya 10 tahun lalu. Karena kejadian itu mereka akhirnya harus berhenti menjadi seorang suster di rumah sakit Respiratory Hospital dan rela di kirim ke Italia untuk mengasingkan diri.


“Apa yang kau katakan! Kami tidak pernah membunuh ibumu”: kata rosa menyangkal,jika kematian ibu Lee bukan kesalahan mereka


“Kalian masih menyangkalnya! Sangat jelas jika kalian bekerja sama dengan dokter Bram, untuk menghilangkan bukti kematian ibuku!”: teriak Lee,dia sudah sangat marah karena kedua wanita itu masih saja menyangkalnya


“Kalian harus ingat ini baik-baik! Aku akan mencari semua bukti untuk menyeret kalian ke penjara. Aku tidak pernah ikhlas dengan kematian ibuku jika kalian semua belum mendapatkan hukumannya. Kalian akan selalu berada dalam pengawasanku selama aku mencari bukti-buktinya!”: lanjut Lee, menunjuk kedua wanita itu dengan sorot mata yang tajam


“Kau tidak akan mendapatkannya! Karena buktinya telah di hapus oleh dokter Bram”: kata Lena , tersenyum menatap Lee


“Jangan sebut aku Lee Annezela Brilliant jika aku tidak bisa menemukan buktinya!”: jawab Lee, menatap Lena


Rosa dan Lena terdiam mendengar ancaman Lee, mereka bahkan takut melihat tatapan Lee. Terlebih apa yang Lena katakan tentang buktinya telah di hapus itu tidak benar,sudah di pastikan Lee akan mendapatkan buktinya.


“Kenapa kalian diam? Takut!!”: lanjut Lee, tertawa melihat kedua wajah pucat kedua mantan suster itu


“Ambil amplop itu,kalian pasti sudah tau apa yang akan aku lakukan jika kalian berbuat macam-macam”: ancam Lee, melemparkan amplop coklat yang dia dapat dari anak buahnya tadi


Lee lalu keluar dari ruangan itu, meninggalkan kedua wanita itu yang sedang melihat isi amplop coklat yang di berikan oleh Lee.Isi amplop coklat yang di berikan oleh Lee,tak lain adalah foto-foto keluarga Rosa dan Lena yang berada di negara mereka berasal.


Rosa dan Lena mengerti dengan ancaman yang di berikan Lee pada mereka,jangan berbuat macam-macam yang bisa membuat nyawa keluarga mereka terancam.Begitulah kira-kira bentuk ancaman lee.


“Kita harus menghubungi pak Bram”: kata Rosa


“Iya kau benar, aku tidak mau jika keluarga ku menjadi korban karena kesalahan yang ku perbuat. Sudah cukup selama 10 tahun aku tidak bisa menemui mereka,karena masalah ini”: ucap Lena, terlihat sedih karena memang Rosa dan Lena sudah 10 tahun ini tidak di perbolehkan oleh Bram menemui keluarganya


“Kalian awasi mereka,jangan sampai lengah. Kabari aku siapa saja yang mereka temui”: pesan Lee pada ketiga anak buahnya


“Baik nona,kami akan selalu mengabari anda”: ucap salah satu anak buah Lee,ya mereka bertiga sudah lama menjadi anak buah Lee


“Aku percaya pada kalian”: kata Lee, tersenyum ramah pada anak buahnya yang menjadi orang-orang kepercayaan Lee selama ini


“Siap nona”: ucap ketiga anak buah Lee


Lee lalu pergi meninggalkan lokasi itu,dia ingin segera kembali ke apartemennya.Cukup untuk hari ini dia sangat lelah dengan aktivitasnya.


Dari arah belakang Louis masih mengikuti Lee, Louis bahkan melihat semua apa yang Lee lakukan di dalam rumah tua itu. Louis tersenyum bangga melihat sisi lain Lee.


Kau sering mengatakan aku suka mengancam! Tapi kau lebih menyeramkan sayang,saat mengancam orang lain”: batin Louis tersenyum


Louis mengikuti Lee hingga ke apartemennya, setelah memastikan Lee sudah benar-benar masuk ke dalam apartemen,Louis segera kembali ke hotel tempat dia menginap bersama Rian dan Gea.


Lee baru saja selesai mandi,kini dia sudah merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya.Menatap langit-langit kamarnya,dengan pandangan kosong dengan pikirannya ke satu orang.


“Louis kau bilang akan membantu aku mencari bukti kematian mommy! Tapi kini kau malah melupakan aku”: gumam Lee,tanpa sadar meneteskan air matanya


“Kenapa di saat kau mengejar aku,aku tidak bisa mencintaimu. Tapi saat kau menjauh aku malah terjebak oleh semua yang pernah kau lakukan padaku”:ucap Lee, tersenyum miris


“Louis apa aku harus menyerah,untuk mencintaimu”: gumam Lee lagi, berpikir apa dia harus menyerah dengan cintanya pada Louis


"Mommy Lee merindukanmu, rasanya Lee ingin sekali berada di dalam pelukanmu dan meluangkan semua yang di rasakan Lee saat ini":tangis Lee,juga sangat merindukan mommynya


Dring..dring..dring


Ponsel Lee berdering itu membuat Lee terkejut.


“Hallo,siapa?”: tanya Lee,tanpa melihat siapa yang menelponnya


“Baby ini Daddy,kau sedang apa?”: tanya brilliant, menelpon putrinya


“Daddy. Lee baru saja kembali dari luar”: jawab Lee


“Apa kau habis menangis Lee?”: tanya brilliant, mendengar suara serak Lee


“Tidak dad,Lee hanya radang tenggorokan”: bantah Lee, tidak mau jika Daddynya itu khawatir karena dia menangis


“Jangan berbohong pada Daddy Lee! Daddy tau kau habis menangis. Jawab Daddy dengan jujur kenapa kau menangis?”: tanya brilliant,dia tau jika putrinya itu berbohong


Lee menghela nafas kasarnya, seharusnya dia sudah tau jika Daddynya bukan orang bodoh yang bisa dengan gampang di bohongi olehnya.


“Daddy,aku merindukan mommy”:jawab Lee,dia berkata jujur karena memang dia sangat merindukan ibunya


Daddy tau kau pasti sangat merindukan mommymu sayang,maaf ini semua salah Daddy yang tidak bisa menjaga mommy dengan baik”: batin brilliant,dia tidak tau harus berkata apa jika Lee sudah merindukan sosok ibunya Lusi


“Maaf Lee bukan bermaksud membuat Daddy ikut sedih,tapi Lee bersyukur dan bahagia karena masih ada Daddy yang Lee punya”: ucap Lee karena Daddynya hanya diam saja, setelah dia mengatakan jika merindukan mommynya


“Iya sayang,Daddy juga sangat bersyukur karena ada kamu yang menjadi penyemangat hidup untuk Daddy”: jawab brilliant, terharu mendengar ucapan putri tunggalnya


“Hmmm apa yang sedang Daddy lakukan?”: tanya Lee, mengalihkan pembicaraan


“Daddy tidak melakukan apapun,Daddy hanya ingin memberitahu mu jika Daddy akan kembali 2 Minggu lagi,masih banyak pekerjaan yang harus Daddy selesaikan di sini”: jawab brilliant


“2 Minggu”: kata Lee, terdengar sedih karena Daddynya akan kembali setelah 2 Minggu


“Iya Lee,tidak apa-apakan?”: tanya brilliant


“Tidak apa-apa dad. Jaga kesehatan Daddy selama di sana”: pesan Lee pada sang Daddy


“Iya kamu juga harus jaga kesehatan mu.Kalau begitu Daddy tutup dulu telponnya”: kata brilliant pada putrinya


“Iya dad,by”: ucap Lee


Aku cuman berharap Daddy dan Louis ada di ulang tahunku kali ini”: batin Lee,dia begitu sedih karena Daddynya akan kembali setelah 2 Minggu