
“Kau harus membantu aku!”:kata jenny dengan tegas kepada pria yang menjadi sepupunya itu
“Aku tidak mau!”: jawab pria itu acuh
“Kau mencintainya bukan? itu akan sangat gampang untuk memisahkan mereka,kau dapatkan Lee dan aku dapatkan Louis”: kata jenny, mencoba membuat sepupunya itu mau membantunya untuk mendapatkan Louis
“Aku memang mencintainya,tapi kebahagiaannya ada bersama dengan Louis”: ucap pria itu dengan sedih ,sejak awal mengenal Lee dia sudah memiliki perasaan dengan Lee
“Maka berusahalah untuk membahagiakan dia,aku yakin jika kamu juga bisa Harry!”:kata jenny terus memprovokasi sepupunya tak lain adalah Harry
Sejenak Harry diam, sepertinya dia sudah mulai termakan oleh ucapan Jenny. Jenny tersenyum puas melihat kebimbangan Harry.
“Yakinlah Harry, bantu aku untuk mendapatkan Louis.Dan kau mendapatkan Lee”: lanjut jenny
“Baiklah, bagaimana caranya? Aku akan mendapatkan Lee,dia akan bahagia bersamaku”: ucap Harry menyetujui rencana Jenny untuk memisahkan Louis dan Lee
“Bagus!”:seru jenny tersenyum puas,karena akhirnya Harry mau membantunya
....
Ponsel Lee sedari tadi berdering,tapi Lee mengacuhkannya,karena itu dari nomor yang tidak dikenal. Tapi itu membuat Lee merasa terganggu,dengan terpaksa Lee menjawabnya.
“Hallo,dengan siapa?”: tanya Lee
“Hallo Lee,ini aku jenny”: jawab seseorang dari seberang sana,tak lain adalah jenny
“Ooh hy Jenny, maaf baru menjawabnya aku tidak mengenal nomormu”:kata Lee pada jenny
“Tidak masalah,oh ya Lee aku ingin mengajakmu jalan-jalan besok. Apa kau punya waktu?”: tanya jenny
“Hmm,maaf jenny aku tidak bisa. Aku sudah ada janji”:tolak Lee secara halus
“Kemana,apa sangat penting?”: tanya jenny, berusaha untuk mendekatkan dirinya kepada Lee
“Ahh iya,aku dan para sahabatku akan liburan”:jawab Lee jujur
“Liburan,bolehkah aku ikut. Aku harap boleh ya Lee”: ucap jenny memaksa untuk ikut
Lee diam sesaat,di tidak tau harus menjawab apa? Dan juga dia teringat dengan perkataan Louis jangan terlalu dekat dengan jenny. Walaupun Lee belum mengerti maksud perkataan Louis.
“Lee bagaimana apa aku boleh ikut? Aku hanya ingin kita saling mengenal, bukankah kita sudah menjadi teman?”:tanya jenny lagi dengan nada sedih
“Ahh sepertinya tidak boleh ya, baiklah tidak apa!”:lanjut jenny membuat nada bicaranya seolah-olah sedih
“Bu..bukan seperti itu jenny! Ah ya sudahlah kamu boleh ikut”:kata Lee tidak tega dengan terpaksa mengijinkan jenny untuk ikut
Dari seberang sana, jenny tersenyum puas. Dia yakin jika liburan kali ini Louis pasti berada di sana.
“Lee bolehkah aku membawa sepupuku?”: tanya jenny dia akan membawa Harry untuk melaksanakan rencananya
“Terserah kau saja,datanglah ke bandara esok pagi”:kata Lee
“Baiklah Lee , terima kasih”: ucap jenny
“Hmmm iya”: ucap Lee,lalu menutup telponnya
“Apa yang harus aku katakan pada mereka?”: gumam Lee bertanya pada dirinya sendiri
Lee bingung alasan apa yang harus dia berikan kepada sahabatnya terutama Louis, Lee yakin jika Louis akan marah jika jenny bersama mereka.
Dring.dring.dring
Tiba-tiba ponsel Lee berdering kembali itu membuatnya terkejut, apalagi saat melihat siapa yang menghubunginya.
“Hallo sayang,apa yang sedang kau lakukan?”: tanya Louis,ya dialah yang menelpon Lee
“Tidak ada yang aku lakukan,hanya tidur,makan, menonton film! Itu semua karena mu.”: jawab Lee
“Apa?”: tanya Louis bingung
“Kau bertanya apa? Ini semua karena mu Louis,kau melarang aku kembali bekerja, melarang aku keluar tanpa adanya kau,itu membuat aku seperti tahanan di rumahku sendiri!”: jawab Lee ,ya karena semenjak Lee keluar dari rumah sakit dia tidak di perbolehkan oleh Louis kembali bekerja di rumah sakit, sebelum luka yang di miliki Lee benar-benar kering
“Itu karena aku mencintaimu,aku tidak mau kehilangan mu. Mengertilah”: kata Louis,dengan lembut kepada sang kekasih
Lee terenyuh mendengar ucapan Louis,ya dia juga sadar apa yang di lakukan Louis kepadanya semata-mata hanya karena Louis berusaha menjaganya dengan baik,dan bukti cinta Louis kepadanya.
“Ya aku tau itu,aku juga mencintaimu”:balas Lee
“Terimah kasih,sayang”: ucap Louis
Seketika Lee mengingat alasan apa yang harus dia berikan kepada Louis dan sahabatnya yang lain, tentang jenny.
“Semuanya sudah siap”: jawab Lee
“Baguslah,aku akan menjemputmu besok”: kata Louis
“Hmm, Louis ada yang ingin aku katakan”: kata Lee dengan sedikit gugup
“Apa, katakanlah sayang”: jawab Louis,siap mendengar yang ingin dikatakan Lee
Lalu dengan gugup Lee menceritakan semuanya,jika jenny ingin ikut dengan mereka liburan bersama.Dan Lee mengatakan jika dia mengijinkan jenny untuk ikut.
“Louis aku tidak tau menolak keinginannya,aku.ak..u”: ucap Lee terbata-bata
“Tidak masalah,tapi ingat jangan sampai kau terluka. Dan yang harus kau tau aku sangat mencintaimu,dan aku minta padamu untuk selalu percaya padaku apapun yang terjadi”: kata Louis,tak di sangka oleh Lee ternyata Louis tidak marah
“Aku akan selalu percaya padamu, apapun yang terjadi”: ucap Lee, walaupun begitu tidak mengerti apa maksud ucapan Louis
“Tapi bagaimana dengan yang lainnya,aku takut mereka marah padaku?”: tanya Lee
“Mereka tidak akan pernah bisa marah padamu": jawab Louis
“Aku mencintaimu”: ungkap Louis
“Me too”: balas Lee
Sedangkan Louis yang sedang berada di kantor, setelah menelpon kekasihnya dia segera meminta rian untuk ke ruangannya.
“Ada apa kau memanggilku?”: tanya Rian setelah masuk ke dalam ruangan Louis
“Jenny ikut dalam liburan kita,aku tidak tau apa yang dia rencanakan”:jawab Louis
“Ikut,kenapa bisa?”:tanya Rian tidak suka
Lalu Louis menceritakan apa yang di katakan oleh Lee kepadanya.
“Hmm baiklah,yang terpenting kau harus lebih hati-hati terhadap wanita itu,kau tau bukan jika dia terobsesi padamu”:kata Rian mengingatkan sahabatnya itu
“Ya aku tau itu,yang aku khawatirkan jika jenny sampai mencelakai Lee”:ucap Louis dia hanya takut jika jenny memiliki niat jahat kepada Lee
“Kau tidak perlu khawatir,ada kau,aku. Kita tidak akan membiarkan siapapun mencelakai Lee,dan jangan lupa jika Dion dan Farrel juga bersama kita”:kata Rian ,karena mereka tidak akan membiarkan siapapun mencelakai Lee
“Ya”: singkat Louis
“Sudahlah, sekarang bersiap 20 menit lagi kau ada meeting dengan dewan direksi”: kata Rian,pada Louis
“Hmmm”: anguk Louis
Aku tidak akan membiarkan siapapun mencelakai wanitaku,aku akan menghabisnya jika ada yang berani melakukan itu kepadanya”: batin Louis berjanji kepada dirinya sendiri
Lalu Loius keluar dari ruangannya,di luar rian sudah bersiap untuk meeting yang akan segera di lakukan.
“Ayo Rian”: ajak Louis kepada Rian ke ruangan meeting,dan di balas anggukan
Mereka pun berjalan beriringan menuju ruangan meeting,saat tiba di sana semua anggota dewan direksi.
“Selamat siang”: ucap Louis saat masuk ke dalam ruang meeting, lalu duduk di kursi kebesarannya
“Selamat siang,presdir”: jawab semua anggota
“Kita mulai sekarang”: kata Louis dan di balas anggukan oleh semua anggota
Meetingpun berlangsung dengan lancar, terlihat Louis sangat berwibawa memimpin meeting dengan para anggota dewan direksi.
Setelah hampir satu jam Louis memimpin meeting, akhirnya selesai.
“Terimah kasih,atas meeting kali ini. Saya sangat puas dengan performa kerja kalian”: ucap tegas Louis
“Sama-sama tuan”: jawab semua anggota dewan direksi
“Kalau begitu meeting kali ini di tutup,dan sampai jumpa di meeting selanjutnya”: kata Louis menutup meeting,lalu berjalan keluar di ikuti oleh Rian
“Rian katakan kepada sekertaris ku, untuk membatalkan agendaku selama satu minggu ke depan,Tapi selama kita liburan tetap pantau perkembangan perusahaan selama kita berdua tidak ada.Papa juga akan ikut memantau perusahaan”: kata Louis pada Rian
“Baiklah”: patuh Rian lalu keluar dari ruangan Louis