
•Flashback•
"Ini hadiah pernikahanmu dari Daddy, hanya ini yang bisa Daddy berikan padamu nak": kata brilliant memberikan sebuah amplop coklat kepada Lee
Lee menerimanya,dan segera membuka amplop yang di berikan oleh ayahnya.
"Surat warisan,tapi Daddy Lee belum siap untuk mengantikan posisi Daddy": kata Lee setelah membaca isi amplop itu yang berisi surat warisan
"Dan apa-apaan ini dad! kenapa seluruh aset yang Daddy punya, beralih menjadi nama Lee?": lanjut Lee karena melihat di surat itu tertulis bahwa seluruh aset kekayaan ayahnya beralih atas namanya
"Itu hak mu sayang, semuanya untukmu. Kau satu-satunya pewaris Daddy, itu juga bukan seluruhnya milik Daddy tapi juga milik mommy yang memberikannya padamu": kata brilliant menjelaskan kepada putrinya
"Tapi Daddy,Lee masih belum siap jika harus mengantikan posisi Daddy.": ucap Lee menatap ayahnya itu
"Tidak apa sayang,kau bisa belajar untuk mengelolanya. Daddy juga tidak akan lepas tangan begitu saja, Daddy akan selalu berada di belakang mu": kata brilliant menyakinkan putrinya agar menerimanya untuk ikut bergabung dalam perusahaan, belajar untuk mengelolanya
"Kau tenang saja,aku juga akan membantumu": sambung Louis berjanji untuk membantu istrinya mengelola perusahaan keluarganya
"Suamimu orang yang tepat,banyak belajar darinya agar kau bisa mengelola perusahaan dengan baik": kata brilliant setuju jika Louis membantu putrinya
"Baiklah,jika itu keinginan Daddy": akhirnya Lee menerimanya demi ayahnya
"Terimakasih Daddy,aku sangat menyayangimu. Lee akan berusaha untuk mengembangkan perusahaan yang telah Daddy dirikan dari nol": janji Lee memeluk ayahnya
"Daddy percaya padamu nak,kau anak yang pintar. Kau pasti bisa melakukan yang terbaik": kata brilliant mencium pucuk kepala putrinya
"Pembukaan hotel baru perusahaan kita dan Louis akan di laksanakan 2 hari lagi. Daddy akan memperkenalkan dirimu sebagai pewaris tunggal Daddy di acara itu": lanjut brilliant berencana akan memperkenalkan putrinya pada seluruh dunia sebagai pewaris tunggalnya
"Tapi semua orang juga sudah mengetahui itu Daddy,apa perlu itu di lakukan?": kata Lee karena menurutnya semua orang sudah tau jika dia putri dari brilliant dan sudah pasti akan menjadi satu-satunya pewaris tunggal brilliant
"Daddy hanya ingin meresmikannya. Jika kau tidak keberatan": jawab brilliant menatap putrinya
"Baiklah apapun demi Daddy": Lee mengikuti keinginan ayahnya,hanya untuk membuat ayahnya itu bahagia
"Kau akan semakin terkenal kak Lee, sebagai dokter spesialis bedah yang hebat, Sebagai putri satu-satunya yang menjadi pewaris tunggal Brilliant Anzzer Jhon dan sebagai nyonya Louis Ardana Kertanegara": seru Jeniffer merasa bangga pada kakak iparnya
"Benar yang di katakan oleh Jeniffer,kau akan mendongkrak popularitas dalam dunia bisnis. Pasti akan banyak pria yang mencoba mendekatimu untuk mengambil keuntungan.
Karena kau tak hanya berprestasi tapi kau juga sangat cantik nak": sambung Karin memikirkan jika menantunya menjadi incaran para pria yang ingin mengambil keuntungan dari Lee
"Dan di sanalah kau akan di uji, untuk melihat siapa yang benar-benar bisa kau ajak untuk bekerja sama. Peraturan dalam dunia bisnis adalah melawan,jangan pernah menganggap sebagai teman karena untuk masalah uang tidak pernah mengenal yang namanya teman": sambung kerta
"Itu tidak akan terjadi! aku tidak akan membiarkan istriku menjadi incaran para pria lain di luar sana": tegas Louis mendengarnya saja sudah membuat kupingnya panas
Ah mendengarnya saja sudah menakutkan bagiku": batin Lee
•Flashback end•
"Kenapa kau melamun?": tanya Louis mendapati istrinya diam menatap keluar jendela
"Kau sudah selesai": kata Lee tak menjawab pertanyaan suaminya
"Jawab aku, kau kenapa? apa yang sedang kau pikirkan?": tanya Louis yakin jika ada yang sesuatu yang di pikiran oleh istrinya
"Tidak ada! hmm,aku sudah siap kita berangkat sekarang saja": kata Lee tidak yakin jika memberitahu suaminya tentang apa yang sedang menganjal pikirannya saat ini
"Kita ke rumah sakit terlebih dahulu,ada seseorang yang ingin bertemu denganku": lanjut Lee karena tadi Gea menelponnya mengatakan jika ada seseorang yang ingin bertemu dengannya. Lee sudah menanyakan siapa yang ingin menemuinya tapi Gea tidak menjawabnya
"Siapa?": selidik Louis
"Aku juga tidak tau,Gea tidak menyebutkan siapa orangnya": jawab Lee menatap suaminya
"Baiklah": kata Louis juga penasaran siapa yang ingin bertemu dengan istrinya
Louis dan Lee sudah berada di perjalanan,mereka kini sudah menuju rumah sakit.
"Sayang": panggil Louis karena melihat istrinya hanya diam saja
"Ada apa? kenapa kau diam saja?": tanya Louis
"Louis apa kau yakin jika aku bisa mengembangkan perusahaan Daddy?": tanya Lee dia sudah bingung memikirkan itu sendiri
"Apa itu yang kau pikirkan dari tadi?":tanya Louis
"Hmmm,aku takut jika aku tidak bisa mengelola perusahaan Daddy dengan baik": kata Lee mengatakan kekhawatirannya
"Sayang kau harus yakin,aku sebagai suamimu saja sangat yakin jika kau adalah wanita yang cerdas, untuk mengelola perusahaan pasti kau bisa":ucap Louis dia yakin jika istrinya itu bisa
Kau bahkan belum menyadari kecerdasan mu sayang": batin Louis
Sebagai suami Louis bisa melihatnya jika Lee bukan hanya cantik tapi juga seorang wanita yang cerdas. Untuk mengelola perusahaan tidak akan sulit bagi Lee.
"Aku yakin ada yang kau takutkan lebih dari itu": kata Louis menebak isi pikiran istrinya
Ah bahkan di bisa menebak isi pikiran ku!": batin Lee
"Kau benar! selain dari itu aku juga takut jika ada orang yang masuk kedalam kehidupan kita.Aku takut ada orang yang ingin memisahkan kita Louis": ucap Lee mengatakan ketakutan terbesarnya
Louis menghentikan mobilnya.
"Kenapa berhenti?": tanya Lee
Louis beralih menatap istrinya dengan serius. Dia bisa melihat kekhawatiran darai mata Lee.
"Sayang kita hanya perlu saling percaya satu sama lain. Selalu terbuka tentang masalah apapun itu.": kata Louis memegang kedua tangan Lee
"Aku takut kehilanganmu Louis": ucap lirih Lee menatap suaminya
"Itu tidak akan pernah terjadi! aku dan kau akan selalu bersama selamanya. Jika suatu saat terjadi sesuatu dalam hubungan kita, aku hanya ingin kau dan aku mengingat jika kita berdua saling mencintai. Kita berdua hanya perlu saling percaya,agar kita bisa selalu bersama selamanya": kata Louis meyakinkan jika tidak akan terjadi apapun dengan hubungan mereka
"Aku akan selalu percaya padamu": kata Lee menatap lekat suaminya
"Aku pun hanya akan selalu percaya padamu sayang": balas loui mencium kening Lee cukup lama
Louis lalu melanjutkan perjalanannya menuju rumah sakit. Setelah menyakinkan istrinya jika tidak akan terjadi apa-apa pada hubungan mereka.
Tak lama kemudian Louis dan Lee sudah tiba di rumah sakit. Louis dan Lee lalu berjalan bersama memasuki rumah sakit dengan tangan Louis yang menggandeng tangan Lee.
*Pasangan yang sangat serasi*
*Mereka begitu terlihat manis*
*Setelah menikah mereka begitu, terlihat bersinar*
Semua mata tertuju pada Louis dan Lee.Tak sedikit yang memuji pasangan yang baru saja menikah itu.
Menyebalkan! kenapa semua orang memperhatikan aku dan Louis": batin Lee
Lee dan Louis segera menuju ruangan Gea.Lee sudah tidak sabar ingin mengetahui siapa yang ingin bertemu dengannya.
"Gea siapa yang ingin bertemu denganku?": tanya Lee yang langsung saja masuk kedalam ruangan Gea tanpa mengetuk pintu terlebih dulu
"Kau sudah datang, bagaimana malam pertama kalian?": tanya Gea menggoda sahabatnya
"Ck! kau,cepat katakan Gea! siapa yang ingin bertemu denganku?": tanya Lee karena Gea malah mempertanyakan hal lain
"Istrimu sangat galak Louis,kau apakan dia?": tanya Gea semakin membuat Lee kesal
Louis tidak menanggapinya,dia hanya mengangkat bahunya tanda tak tau.
"Gea!": ucap Lee kesal dengan sahabatnya karena semakin membuat dirinya penasaran