Doctor Is Mine

Doctor Is Mine
Tidak akan ada wanita lain, selain dirimu Lee!!



2 Minggu sudah Louis masih terbaring koma di rumah sakit. Selama 2 Minggu itu juga Lee , setiap malamnya menjaga Louis di rumah sakit.Jika di siang hari akan ada Karin dan juga Kerta yang menjaga Louis,karena Lee harus melakukan pekerjaannya sebagai dokter.


Terkadang juga Rian datang ke rumah sakit jika pekerjaannya di kantor selesai. Karena selama Louis koma,Rian yang menghandel perusahaan Kertanegara dan di bantu oleh Kerta.


"Kerta": panggil seseorang yang baru saja masuk ke dalam ruang inap Louis


"Brilliant": seru Kerta , melihat siapa yang datang


"Bagaimana kabarmu?": tanya Brilliant,memeluk sahabatnya itu


"Seperti yang kau lihat sekarang! beginilah": jawab Kerta ,melihat ke arah tempat tidur,di mana putranya terbaring koma


Brilliant, menepuk pundak sahabatnya, sebagai tanda dia harus tetap sabar.


"Di mana Karin,aku tidak melihatnya?": tanya Brilliant,tidak melihat sosok wanita yang menjadi ibu dari Louis


"Karin pulang membuatkan makan malam untuk calon menantunya!": jawab Kerta, tersenyum menatap Brilliant


Brilliant mengerti siapa yang di maksud oleh sahabatnya itu.Tak lain Lee putrinya.


"Kau sangat yakin sekali jika Lee akan menjadi menantu mu": cibir Brilliant


"Hanya Lee yang akan menjadi menantu keluarga Kertanegara! tidak ada yang lain": kata Kerta


"Hmmmm! aku dengar dari Lee,sudah 2 Minggu Louis tidak sadar": kata Brilliant,Dan di balas anggukan oleh kerta


"Kerta kau tau bukan, setelah kepergian Lusi! Aku hanya memiliki Lee dalam hidupku.Lee adalah harta paling berharga buatku. Aku tidak pernah rela melihatnya mengeluarkan air matanya!


Saat dia menangis di dalam pelukanku, sungguh aku sangat marah melihat itu.Itu semua karena putramu! Rasanya aku ingin sekali menghajar Louis karena membuat putriku menangis. Aku hanya berharap,Louis bisa sadar secepatnya dan berhenti membuat putriku menangis. Aku tidak pernah melihat Lee begitu mencintai seorang pria,karena Louis adalah pria pertama bagi Lee": kata Brilliant, menatap Louis ,yang masih setia menutup rapat matanya


"Seharusnya kau juga harus tau ini Brilliant. Lee adalah gadis pertama yang bisa membuat Louis jatuh cinta. Setelah kepergian adiknya,Louis menjadi pria yang tidak suka di dekati oleh wanita. Louis juga berubah menjadi sangat dingin dan datar.


Tapi semua itu hilang saat di bersama dengan Lee.Hanya Lee yang pantas menjadi pendamping Louis": kata Kerta,juga melihat putranya yang terbaring koma


"Aku bahagia mendengarnya,jika memang putriku adalah cinta pertama putramu": ucap Brilliant, tersenyum


....


"Lee": teriak Gea , memanggil Lee


"Gea! ini rumah sakit ": tegur Lee, setelah Gea mendekat


"Hehehe..Maaf aku lupa": Gea hanya cengengesan,dengan tingkahnya barusan


"Ada apa memanggil aku?": tanya Lee,dia tidak ingin lama-lama karena di ingin segera ke kamar inap Louis


"Kamu tidak pulang?": tanya Gea,karena sekarang memang sudah menunjukkan jam pulang


"Tidak! aku menginap di rumah sakit": jawab Lee


"Kenapa kau menginap di rumah sakit Lee?": tanya Gea heran ,sudah akan dia ingin menanyakan itu pada Lee


"Kekasihku sedang di rawat di rumah sakit ini! dan aku yang menjaganya": jawab Lee


"Kekasih? Maksudmu tuan Louis?": tanya Gea,karena di pernah mendengar gosip jika Lee dan Louis memiliki hubungan spesial


"Hmmmm": singkat Lee


"Jadi benar kalian berpacaran?":tanya Gea dengan antusias


"Hmmmm": singkat Lee


"Kenapa bisa aku tidak tau. Kenapa tuan Louis bisa masuk ke rumah sakit?": tanya Gea,karena sama sekali tidak tau jika Louis di rawat di rumah sakit ini


"Kecelakaan!": jawab Lee, dengan sedih


"Astaga, bagaimana kondisinya sekarang?": tanya lagi Gea,dia melihat Lee begitu sedih


"Dia koma sudah 2 Minggu!": jawab Lee,menatap sendu


"Lee yang sabar ya,aku yakin tuan Louis akan baik-baik saja. Kamu dokter yang merawatnya,pasti dia akan segera sadar dan pulih": kata Gea, menyemangati Lee


"Terimakasih,Semoga saja apa yang kau katakan benar": ucap Lee, tersenyum pada Gea


"Kalau begitu aku pulang dulu. Besok aku akan menjenguk tuan Louis": kata Gea,pamit untuk pulang dan berjanji akan menjenguk Louis besok


"Iya hati-hati di jalan": kata Lee,dan di balas anggukan oleh Gea


Lalu Lee berjalan menuju ruangan Louis. Karena dia yakin jika orangtuanya Louis pasti masih ada di sana.


Setelah tiba,Lee langsung membuka pintu ruang inap Louis.Dan Lee cukup terkejut melihat Ayahnya berada di sana.


"Dad": panggil Lee,mendekat ,mencium pipi Brilliant


"Sayang bagaimana pekerjaan mu? apa semuanya sudah beres?": tanya Brilliant, menatap sang putri tercinta


"Iya dad, semuanya sudah selesai": jawab Lee, tersenyum


"Om,di mana Tante?": tanya Lee,karena dia tidak melihat Karin


"Tante di sini sayang": jawab Karin ,yang sudah berada di belakang Lee


"Tante dari mana?": tanya Lee, mendekat ke arah Karin


"Kenapa harus repot-repot Tante,Lee bisa memesan makan dari luar": kata Lee,tidak enak pada ibunya Louis


"Sama sekali tidak merepotkan sayang. Ini Tante sengaja membuatkan makanan,karena kamu pasti sangat lelah bekerja seharian di rumah sakit. Dan juga menjaga Louis di malam hari. Tante sangat senang karena,bisa melakukan ini padamu": ucap tulus Karin,pada Lee


"Terimakasih Tante. Tante seperti mengingatkan aku dengan mommy": ucap Lee, memeluk Karin


"Mulai sekarang anggap Tante , sebagai ibumu sendiri. Karena dengan senang hati Tante akan menerima dirimu sayang": kata Karin,membalas pelukan Lee


"Panggil tante dengan sebutan mama,mulai sekarang kau adalah anakku": lanjut Karin, meminta Lee agar memangilnya dengan sebutan mama


"Terimakasih mama": ucap Lee ,belum juga melepaskan pelukannya dari Karin


Brilliant dan Kerta tersenyum melihat Lee dan Karin. Brilliant tau bagaimana putrinya itu sangat merindukan sosok ibunya.


Aku hanya harap putriku bahagia selamanya": batin Brilliant


"Hmmmm! Apa papa di lupakan di sini": kata Kerta , membuat kedua wanita beda usia itu menoleh


"Om": ucap Lee


"Papa sayang,aku juga orang tuamu": kata Kerta,dia ingin Lee memanggil dirinya sebutan papa


Lee menoleh ke arah Brilliant,Dan yang di lihat Brilliant tersenyum dan mengangguk kepadanya.


"Papa, terimakasih": ucap Lee, memeluk Kerta


"Tidak perlu berterimakasih": kata Kerta


"Kalau begitu papa dan mama akan pulang sekarang. Jika ada apa-apa segera hubungi kami": pesan Kerta,dan di balas anggukan oleh Lee


"Mama pulang ya sayang. Mama titip Louis padamu": kata Karin,pada Lee


"Iya mah,Lee akan menjaga Louis dengan baik":jawab Lee , tersenyum pada wanita paru baya yang ada di hadapannya


"Brilliant,Kau masih mau di sini?": tanya Kerta,pada sahabatnya


"Ya kalian duluan saja! aku ingin bersama dengan putriku dulu": jawab Brilliant,pada Kerta


"Baiklah": ucap Kerta,lalu pergi dari sana bersama dengan istrinya Karin


"Daddy, Apa sudah makan?": tanya Lee ,pada Brilliant


"Sudah sayang,kamu pasti belum makan. Makanlah dulu": ucap Brilliant,dia tau jika putrinya belum makan malam


"Aku akan makan nanti dad. Lee belum lapar": jawab Lee


"Kalau begitu jangan lupa untuk makan nanti! Daddy ke sini ingin memberitahu mu,kalau Daddy akan ke luar negeri,karena perusahan yang ada di Amsterdam sedang bermasalah. Jadi Daddy harus turun tangan untuk mengurus semuanya": kata Brilliant,Karena itu dia datang ke rumah sakit,karena dia ingin memberitahu pada Lee jika dia akan keluar negeri


"Berapa lama Dad?": tanya Lee


"Kemungkinan 1bulan atau bahkan lebih dari sebulan. Jika masalahnya cepat selesai Daddy akan pulang lebih awal": jawab Brilliant, menatap putrinya


"Baiklah,tapi Daddy harus jaga diri ,dan jaga kesehatan Daddy selama di sana! Dan jika Daddy ada apa-apa, cepat hubungi Lee": pesan Lee,pada Brilliant


"Pasti sayang. Kamu tenang saja. Justru Daddy khawatir meninggalkan mu sendiri": kata Brilliant,dia khawatir jika harus meninggalkan Lee dalam waktu yang cukup lama


"Daddy,tidak perlu khawatir! Lee bisa jaga diri ,dan juga tidak akan ada yang berani mencelakai Lee ": ucap Lee, menyakinkan ayahnya itu,agar tidak khawatir


"Hmmmm. Kalau begitu Daddy bisa tenang selama berada jauh darimu.Kalau begitu Daddy harus pulang sekarang,besok pagi Daddy harus berangkat ke Amsterdam": kata Brilliant, pamit pada Lee


"Baiklah dad.Hati-hati di jalan,kabari Lee selalu": pesan Lee,pada sang ayah


"Iya. Kamu harus jaga diri baik-baik! Daddy pergi dulu": kata Brilliant, mencium pucuk kepala Lee ,lalu pergi


Lee segera mendekat ke arah Louis. Dia sangat merindukan pria yang ada di hadapannya itu.


"Hey tuan! mau sampai kapan kau hibernasi": kata Lee, tersenyum menatap Louis


"Aku merindukanmu! Sungguh sangat merindukanmu": bisik Lee,di telinga Louis


"Louis,mau sampai kapan kau akan menyiksa aku. Berapa lama lagi yang kau butuhkan untuk menghukum ku": ucap lirih Lee, memeluk Louis


"Aku mencintaimu! hiks..hiks bangunlah,ini sudah sangat menyiksa aku": tangis Lee, setelah dia memeluk Louis,yang masih terbaring koma


"Louis aku mohon cepatlah sadar! aku akan melakukan apapun untukmu. Asalkan kau tetap bersamaku. Maaf karena mengabaikan perasaanmu yang tulus padaku..hiks..hiks": ucap Lee,lalu melepaskan pelukannya dari Louis


"Maafkan aku! Aku mencintaimu": ucap Lee, mencium kening Louis lama


Lee masih memegang tangan kanan Louis,dia duduk di kursi tepat di samping tempat tidur Louis. Dia menyandarkan kepalanya di pinggir tempat tidur,tak lama kemudian Lee sudah tertidur,mungkin karena memang Lee sangat lelah hari ini.


Sebuah tangan mengusap lembut kepala Lee. Dan juga pipi mulus Lee. Pemilik tangan itu tersenyum mengingat semua yang di katakan Lee baru saja.


"Aku juga sangat mencintaimu": gumam pemilik tangan itu


Louis? ya! Louis sudah sadar dari komanya. Saat Lee memeluknya dan mengatakan dia mencintainya,Louis seperti tertarik dari alam bawah sadarnya. Louis juga mendengar semua yang di katakan Lee.


Louis bahagia,karena cintanya terbalaskan.


Tidak akan ada wanita lain, selain dirimu Lee!!": batin Louis , memandangi wajah damai wanita yang sangat dia cintai itu