Dear keisha

Dear keisha
PART 42



Sesuai dengan rencana david waktu itu, semua sudah mulai melaksanakan dimulai dari David yang sudah pergi dari tadi pagi menjemput mama keisya dan mama digo ke perkampungan tempat mereka berdua keisya berada dan nayla ikut pergi bersamannya. tentunya mama keisya juga ikut mengerjai keisya anaknya untuk tidak datang ke acaranya, membuat keisya sedih jadinya.


Tak sampai disitu semuanya sahabatnya keisya tidak satupun yang datang ke acaranya membuatnya makin sedih. Tapi keisya tidak tahu kalau hanya aldo yang datang ke acaranya itu,


Sedangkan digo, louis, kevin dan felix dan rio berkumpul di ruang tengah di rumah digo mereka berlima pada memasang penak-penik acara ulang tahunnya. sedangkan hazel, cindy, shiren di dapur mereka bertiga lagi memasak untuk persiapan nanti malam dan jason juga ikut membantu mereka. karna tidak hanya mereka yang datang melainkan sebagian teman sekolah mereka datang, dan akan membuat suasana makin meriah nantinya


Kalau keisya, dia sudah dijemput oleh orang suruhan papanya untuk persiapan dirinya ke rumah besar pokapnya itu seperti firting baju, make up, dan lainnya. keisya sempat menolak, ingin dirumahnya saja, tapi papanya terus memaksanya dan mau tak mau ia menurutinya, dan membuat sahabatnya senang karna mereka tak mau kalau sampai ketahuan keisya


Ting  tong  ting  tong


"Siapa lagi sih yang datang"ucap digo protes


"Sudah buka saja, siapa tau penting" ucap kevin berdiri di tangan besi kini ia lagi memasang hiasan balon di atas


"Gue harap bukan keisya yang datang, bisa kacau rencana kita" ucap louis duduk disofa lagi menggunting pita pink


"Gue harap sih gitu" ucap digo berjalan ke pintu utama


Ting  tong  ting  tong


"Woi sab.....lo"ucap digo berhenti, mata ia blalakan melihat orang ia tak patut datang ke rumahnya hari ini


"Hai" cengir aldo dengan wajah polos, lalu berjalan menyingkirkan digo dari hadapan, berjalan masuk nyelonong "minggir"


"Cih, Yang punya rumah siapa, yang masuk duluan siapa" ucap digo tersenyum sidis


"Bodo amat" ucap aldo melambai tangannya berjalan ke ruang tengah dengan santainya


"Hai guyss, bagaimana kabar hari ini? Apakah sudah beres semuanya?"


"Tuh anak kesambet setan apaan" ucap felix dari atas tangga "dia ga gila kan?!"


"Sialan lo fel" ucap aldo berjalan


Ke sofa ia lalu duduk, mengangkat kaki kanan lalu menepuh ke paha kirinya menunjukan gaya bosnya "gue masih waras tau, masih tampan dan rupawan"


Mereka memutar mata malas, malas meladani sikap gila aldo


"Terus lo ngapain kesini? Bukannya tugas lo nanti malam, nemani keisha?" Tanya louis berada dihadapan


"Yaa liat kalian lah, ngapain lagi!" Ucap aldo santai "oh, yaa digo PS lo mana? pinjam dong, gue mau main ni?!"


"Woy, orang disini pada sibuk, lo malah main PS?"ucap rio


"Terserah gue lah, hidup-hidup gue" balas aldo "digo mana?"


"Ga ada buat lo, kita lagi sibuk ga ada main-main atau lo bantu kita disini biar cepat selesainya" saran digo


"Malas" ucap aldo bangkit dari sofa menuju dapur


"Ngapain lagi tuh anak" keluh felix


"Ntah lah"


Aldo pun menuju dapur dan melihat hazel, jason, cindy dan shiren sedang membuat gue didapur


"HAI GUYY" teriak aldo


"Berisik lo" kata cindy


"Ngapain lo kesini?" Kata hazel tanpa melirik aldo


"Mau liat kalian lah mau ngapain lagi" ucap aldo


"Mau liat apa mau ganggu kita?" sindir shiren


"Positif tingking mulu lo terhadap gue"ucap aldo lalu mengambil kue dan lansung mencicipinya yang baru jadi


"AHH PANAS"


Semua orang didapur langsung tertawa melihat aldo yang mencoba mencicipi kue tapi sialaan kue itu panas karna baru saja dikeluarkan dari oven


"Hahaha mampus lo, emang enak"ucap cindy menenawakan


"Hahaha kue baru keluar dari oven aja lo makan. Hahaha enak aldo?" Tanya shiren


"Sialan lo berdua" kesal aldo langsung menuju ruang tengah lagi sambil memegang bibirnya


Sedangkan hazel dan jason hanya geleng-geleng kepala sambil menahan tawanya lalu melanjutkan kerja lagi


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Ting  tong  ting  tong


Aldo kini sudah berdiri seraya merapikan jas di depan rumah mewah keluarga wilson setelah ia memencet bel, ia menatap pemandang takjup rumah itu, rumah benar-benar mewah sekali yang bergaya klasik megah,



"Keisya-keisya, tuh anak kenapa yaa ga mau tinggal di rumah mewah gini? benar-benar gila!!" Guman aldo tidak percaya dengan keisya


Ia selalu menolak tinggal bersama papanya itu, padahal ia bisa hidup mewah disini, apapun ia minta pasti dikabulkan. Tapi itu yang disuka dari keisya yang cantik dan sederhana,


"Maaf, apa ada yang saya bantu"


Perkataan seseorang menyadarkan lamunan aldo dan menyadari kalau pintu sudah terbuka dan berdiri maid disana


"Oh, iya, saya mau ketemu keisya adelia wilson"


"Anda siapa?"


"Saya pacarnya" ucap aldo tersenyum sumringah


"Oh, silakan masuk"


Aldo pun tersenyum mengangguk, lalu maid itu memberi jalan dan dia dibuat kaget dengan para maid berjejer di pintu utama membungkuk hormat, dan melihat tanjup isi pemandangan didalamnya benar-benar mewah dan megah


"Silahkan duduk tuan"


"Tidak, saya langsung ke kamar pacar saya untuk menemuinya Tolong tujukan jalannya"ucap aldo kepada maid itu karna melihat rumah mewah itu membuatnya bingung dimana kamar keisya karna tentunya rumah mewah biasanya memiliki banyak kamar


"Oh begitu, mari ikuti saya" ucap maid berjalan terlebih dahulu dan aldo mengikuti dari belakang naik ke atas tangga


Ketika sudah sampai di atas aldo berpapasan dengan tasya yang sudah berpakaian gaun yang mewah


"Wah ternyata cewek kayak lo, bisa cantik juga yah" sindir manis aldo


"Gue memang cantik selalu" balas Tasya angkuh "ngomong-ngomong lo ngapain kesini" tanya tasya ketus


"Mau nemui pacar gue lah, siapa lagi?"


"Setau gue lo belum punya pacar deh?!" sindir tasya sidis


"Bodo amat" ucap aldo tidak peduli lalu melanjutkan perjalanan ke kamar keisya yang


Ketinggalan oleh maid yang jauh


"Disini tuan kamarnya"


"Oke, baiklah, biar saya saja yang temuinya sendirilah, pergilah" ucap aldo yang sudah berada di pintu kamar keisya,


Maid pun pamit pergi lalu aldo membuka langsung pintu itu dan tersenyum ketika melihat keisya sedang dimake up oleh penata hias


"Hai"


Keisya mendengar suara itu menoleh dan kaget melihat aldo disana dengan senyum sumrigah


"Aldo" ucap keisya tidak percaya kalau sahabat masih ada yang datang "lo datang?"


"Tentu" jawab aldo "boleh gue masuk?"


Keisya mengangguk senang karna masih ada yang mau menemani ke pesta itu, karna sejujurnya keisya tidak mau datang ke pesta kalau tidak ada sahabatnya menemaninya, belum lagi ia akan menghadapi geng power yang pasti datang ke pesta itu dengan sendiri, pasti ia akan dibully habis-habisan disana


Dan aldo dibuat kagum lagi melihat kamar keisya yang begitu mewah dan elegan, barang-barang yang bermerk ternama disana


"Rumah mewah, barang-barang bermerek, tempat tidur mewah,  kamar mandi mewah, mungkin di pesta nanti tak kalah mewahnya?!" ucap aldo duduk disofa single yang tersedia disana


"Lo sindir gue atau muji gue"


"Tidak juga. Gue cuman heran aja sama lo keis, ngapain sih lo ga mau tinggal bersama pokap yang kaya raya itu? liat gue aja  pengen banget tinggal disini dengan barang-barang mewah berjajaran disini. tanpa lo harus susah payah mencari uang untuk diri lo sendiri akan menghilangkan waktu istirahat lo itu. Lebih baik lo tinggal disini, tak perlu lo repot-repot lagi mencari uang karna semuanya sudah dimata lo sendiri" saran aldo


Sejujurnya aldo mengkhawatir diri keisha,  pagi sampai siang di sekolah, siang sampai malam bekerja dicafe, rela membuang waktu untuk istirahatnya itu akan merusak kesehatan nantinya. belum lagi ia pergi-pulang dengan naik motor pasti melelahkan bukan?


"Aldo. untuk hidup kita ini, kita tidak harus nikmati apa yang didepan kita, kita harus berjuang untuk mencapainya, rela berkorban demi apapun itu, agar kita bisa bahagia nantinya. gue memang akui kalau gue pengen banget tinggal disini di rumah mewah ini, apapun gue minta pasti dikabulin, tapi itu belum cukup gue bahagia nantinya, lebih baik gue hidup sederhana yang penting gue bahagia bersama orang-orang kita sayangi, bukan dengan harta ataupun barang mewah" ucap keisya membuat aldo tersenyum


Penuh arti


"Lo benar-benar tipe gue keis" ucap aldo kagum dengan keisya


"Maksud lo?"


"Tipe calon istri gue nantinya" jawabnya santai


"Lo jangan mulai lagi deh" ucap keisya memutar bola mata malas, malas meladani gombalan aldo


"Sudah selesai mbak" ucap penata rias itu yang telah selesai menghias dirinya menjadi cantik secantik mungkin


"Oke, sekarang ganti bajunya mbak" ucap penata hias satunya memajang gaun pesta keisya


"Aldo, lo bisa keluar ga? gue mau ganti baju nih"


"Kenapa gue harus keluar?!" Ucap aldo tersenyum mesum


"Aldoooo!!!" Bentak keisya sambil melotot


Aldo berkekeh geli


"Hahahaha gue cuman bercanda, oke, gue keluar" ucap aldo bangkit keluar lalu menutup pintu


Tiga puluh menit kemudian aldo sudah mulai bosan menunggu keisya yang tak kunjung keluar dari kamarnya, sekali-kali lirik jam tangan ia benar-benar bosan sekarang, wajar saja karna ia sebenarnya tak sabar melihat wajah cantik keisya yang sudah dipoles make up dan ditambah gaunnya nanti yang akan mencantik penampilannya, ia juga tersenyum bangga menjadi orang pertama melihat keisya tampil cantik hari ini


Muncul dibenak untuk memanas-manaskan hati seseorang, ia merogok saku jas mengambil ponsel membuka grup line


Group geng glader


Aldo : aduh senangnya hatinya menjadi orang pertama melihat ketua geng kita tampil cantik malam ini guyy?! 😀😉👅


Louis  : sombong


Hazel : songong


Kevin : pamer ceritanya ini!!😕


Digo : aldo menang banyak 😘


David : nyesal gue!! 😈


Aldo : ohh bahagia diriku 😀


David : lo mau mati aldo!!! 😈👊


Cindy : ada apa nih ribut-ribut!!!


Shiren : aldo menang banyak cindy!!!


Rio : gue merasakan aura peperangan disini!!!


Louis : peperangan yang terjadi karna kecemburuan david yang ia bukan menjadi orang pertama melihat cewek dicintai tampil cantik hari ini, Melainkan aldo yang tampan rupawan, beritanya selesai


Aldo : oh terima kasih infomasinya bro 😎😘


David : diam lo sialan!!! 😈😠


Kevin : kau masih dimana dav?!


David : gue masih di perjalanan. Sekitar 3 jam lagi baru sampai, apakah semuanya sudah beres?!


Hazel : beres 👍


Rio : selesai👍👌


David : gob job guyy😄😘


Aldo : aduh kasihan dirinya bukan menjadi orang pertama melihat dia tampil cantik hari ini


David : diam lo sialan😈


Aldo tertawa terbhahak karna berhasil memanas-manaskan david sampai dia tidak sadar Kalau keisya sudah keluar dari kamarnya


"Sorry nunggu lama"


"Ga....."


Perkataan aldo berhenti karna dia diam terpaku melihat keisya hari ini, penampilan keisya yang biasa tomboy kini berubah menjadi cinderella yang cantik, dengan make up yang tipis, lipstik yang tidak terlalu tebal, serta rambut tergurai indah, dan juga gaun pesta yang pas bagi tubuhnya, sehingga para lelaki melihatnya tanpa berkedip termasuk juga aldo


"Hey, lo kok bengong, kenapa? penampilan gue jelek yaa" ucap keisya bingung dengan arti tatapan aldo kepadanya


"Eh... ga kok, lo cantik" ucap aldo sadar dari tatapannya itu


"Terima kasih"


"Yah udah, yuk kita pergi"


"Ayo"


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Selama perjalanan ke pesta mata aldo tidak berhenti melirik keisya tepat disebelahnya , mampu membuat dirinya terhipnotis akan kecantikannya, seakan tidak melupakan moment ini, ia pun memotret keisya dengan ponselnya lalu meupload ke media sosial


INSTAGRAM


Renaldo bottier



Happy birthday to my beautiful, i hope you always come happiness because


I LOVE YOU❤


100,435,584 likes


Comment


Daniel : aminnnn


Febby : aminn


Fita   : so happy keisya to aminn, I love you to aldo!! big no


Dewi : aminnnnnn!!!!!


Agam : gila!! Ketua geng glader cantik banget 😍


Jason : my beautiful little sister


Arka : my beautiful princess


Daffa : apa maksudnya nih??!!


Shiren : sumpah keisya cantik banget 😙


Rio : wow beartiful


Kevin : very beartiful


Hazel : sumpah sahabat gue cantik banget


Felix : si idiot ternyata cantik juga yaa!!!


Aldo : siapa dulu dong cewek gue


David :ALDOOOOO!!!! LO MAU CARI MATTTTTTI, HAH!!!!  😈👊


louis : david terbakar api cemburu


"Aldo lo upload foto gue?" kata keisha menatap aldo setelah gadis itu memainkan ponselnya yang berada di tangannya


"Emang lo liat?" tanya Aldo polos


"Iya, nih" ucap keisha menunjuk ponselnya kepada aldo "lo mau bikin david terbakar api cemburu hah?"


"Emm bisa bilang begitu sih?" Jawab Aldo asal


"hapus ga?"


"No, gue akan simpan foto nih"


"ALDOOO!!!!" bentak keisya


"Ga, tetap ga"


keisya hanya mendengus kesal benar-benar kesal dengan aldo yang menupload foto dirinya, bukannya dia tidak mau. dia cuman mau menjaga perasaan david terhadap dirinya, ngomong-ngomong tentang david ia juga kesal sama dia yang tidak datang ke acara ulang tahunnya, sejujurnya ia ingin sekali david datang ke acaranya berdampingi dirinya,


Akhirnya mereka pun sampai ditempat acara, dan sontak membuat kaget bukan main karena banyak orang diluar sana, disekitar mobil kami sudah banyak wartawan mengingat papa keisya seorang pengusaha no 1 di negara ini, cabangnya ada dimana, dan perlu diketahui ada juga diluar negeri.


Pastinya keluarga wilson ini akan menjadi incaran berita mana pun, membuat keisya panik sendiri


"Gila!!! Kok ada wartawan sih" ucap aldo tidak percaya


"Mana gue tau"ucap keisha mulai panik "bisa-bisa identitas gue sebenarnya bisa terbongkar nih"


"Yaa mau gimana lagi? Lo harus menerima semuanya kalau lo itu putri anak orang terpandang di negara ini" kata aldo tenang


"Terus gue harus ngapain lagi"


"Yaa turunlah" ucap aldo turun lebih dahulu lalu mengulurkan ke keisya "ayu turun"


"Tapi....."


"Udah ayo" ucap Aldo mengandeng  tangannya lalu berjalan menuju ke tempat papanya yang sudah menunggunya


JEPRET


JEPRET


JEPRET


semua kamera langsung memotretnya, lampu blitz berkilauan di sekitar kami, dan wartawan banyak melontarkan kepada papanya, papanya menjawab kalau itu adalah anak kandungnya dan pria di sampinnya adalah sahabatnya


"Gue kira pokap lo memperkenalkan gue sebagai calon menantunya, tenyata ga"ucap aldo spontan membuat keisya mencubit perutnya "aw sakit"


"Lo jangan gila" jawab keisya kesal


"gila sakit banget cubitan lo" sindir aldo meringis kesakitan


"Bodo amat"


Keisya menipiskan tangan aldo kasar, ia benar-benar kesal dengannya lalu berjalan lebih dahulu, saking kesalnya ia sampai menabrak seorang pria dan membuat hampir terjatuh karna pria itu berhasil menangkapnya dan mata mereka saling bertemu


"Ehhhmmm" deheman aldo membuat mereka berdua sadar


"Kamu ga pa pa" Kata pria muda yang berpakaian formal, wajahnya benar-benar tampan membuat keisya melihatnya tanpa berkedip sekilas


"tidak pa pa dan terima kasih" ucap keisya gugup


"sama-sama. kalau gitu aku pergi dulu, permisi" ucapnya tersenyum lalu pergi begitu saja


"Apakah ada saingan gue sekarang" sindir aldo


"Diam lo"


...❤️❤️❤️❤️❤️...


"Wow amazing" kata aldo takjup melihat dekorasi pesta ulang tahun yang begitu megah dan meriah



"Ini acara gue, atau acara tua-tua yaa!!" kata keisya heran


keisya memandang heran pesta ini, dia kira tamu-tamu anak seusianya tapi yang ternyata hanya ada rekan bisnis papa disini ada luar-negeri dan dalam negeri, pria-pria dan wanita ya yang berpakaian formal yang sangat elegan, dan juga ada anak seusia tidak seberapa


"Udah, nikmati aja" ucap aldo merapikan jas agar ia berwibawa di depan papa keisya


"Bagaimana penampilan gue, ganteng kan?"


"Jelek"


"Yee lo...."


"KAK KEISYA"


Sebuah suara perempuan memotong perkataan aldo, dan mereka berdua sama-sama menoleh ke suara itu, dan membuat keisya kaget jadinya


"Prilly"


Perempuan yang bernama prilly itu menghampiri keisya dan memeluknya dan keisya pun membalas pelukannya, karna ia mengenal prilly sudah lama tak berjumpa Dan dia pun memanggil keisya dengan sebutan kakak umur mereka dua 2 tahun darinya


"Apa kabar kak?"


"Sangat baik, bagaimana kabar kamu prilly?"


"Baik juga kak. Kakak tau ga aku senang ketemu kakak lagi, aku kira nih teman papa yang ulang tuhan. Eh ternyata kakak yang ulang tahun, wah selamat yaa kak" ucap prilly senang memeluk keisya lagi "semoga kakak sehat selalu, panjang umur, selalu bahagia"


"Aminnn" kata keisya tersenyum


"Oh yaa kamu kapan pulang ke indonesia?!"


"Baru beberapa hari ini kak. Rencananya aku akan menetap lagi ke indonesia"


"Wah bagus doh" ucap keisya  senang mengetahuinya


"Oh ya kak? Bagaimana kabarnya?" Ucap prilly


Sukses membuat keisya diam membeku dengan perkataan prilly, seakan tahu apa maksudnya dan dari matanya juga ada kerinduan disana


"Kabarnya...."


"Keisya" panggil tasya tiba-tiba nongol dan memotong perkataan prilly "papa manggil lo tuh"


"Iya, sebentar"


"Jangan pake lama"


"Bawel banget sih lo" geram keisya terhadap tasya yang tidak sabaran dan ia pun tak merasa enak terhadap prilly, ia ingin mengobrol dengan prilly


"Sudah kak temui papa kakak dulu, lain kali kita ngobrolnya oke!" Ucap prilly tahu kondisi keisya


"Tapi...."


"Tak apa-apa. Lain kali aja kita ngobrolnya atau perlu nih aku kasih kartu nama aku supaya kakak bisa hubungi aku" ucap prilly mengeluarkan kartu nama dari dompetnya lalu memberikan ke keisya


"Oke, baiklah, nanti kakak hubungi, kakak pergi dulu" ucap keisya menerimanya dan prilly mengangguk lalu mengandeng tangan aldo lagi yang sudah ia cuekin "ayo aldo"


prilly hanya menatap sendu keisya telah pergi meninggalkannya, jujur dia ingin sekali ngobrol banyak kepadanya, ingin bertanya bagaimana kabarnya? Apa yang dilakukannya? Apa yang terjadi pada dirinya dan lainnya karna dia....


"Aku merindukan dia kak" batin prilly


...❤️❤️❤️❤️❤️...


"Pa, ada apa?" Tanya keisha saat ia sudah dihadapan papanya, istrinya dan dua pasangan suami istri separuh baya


"Ohh, yaa, Yingjie ini perkenalkan ini anakku keisya adelia wilson. Keisya ini perkenalkan mereka rekan bisnis papa dari thailand,  dan juga sekaligus sahabat papa, mereka berdua campuran thailand-indonesia" ucap wilson perkenalkan keisya dan dua pasangan itu


"Malam om, tante" sapa keisya ramah kepada orang itu


"Wah ternyata anak kamu cantik yaa wilson" puji pria yang bernama Yingjie itu kepada keisya


"Makasih om"


"dia siapa wilson?!" ucap Yingjie itu menunjuk aldo


"dia sahabat saya om renaldo bottier" ucap keisya memperkenalkan aldo


Dua pasangan itu mengobrol dengan keisya singkat, mereka bahkan memuji keisya yang cantik dan orangnya yang ramah, sopan, sampai aldo ikut-ikutan mengobrol dengan mereka, namun tiba-tiba ada seorang cowok muda datang memotong obrolan mereka


"Pa, ma" kata cowok itu menghampiri orang tuanya, keisya, aldo dan cowok itu sama-sama kaget karna cowok tadi yang menolong keisya yang hampir jatuh



"Kamu"


"Kamu"


"Kalian sudah saling kenal?!" Tanya papa heran dengan keisya dan cowok itu


"Tidak pa, tadi cowok ini menolong keisya saat keisya hampir terjatuh tersenandung" ucap keisha


"Terjatuh? Sekarang kamu ga papakan?" Tanya papa khawatir


"Tidak pa pa kok pa"ucap keisha melihat papa begitu khawatir


"Makasih yaa nak Radit, telah menolong anak om" kata wilson kepada cowok itu


"Sama-sama om" ucap cowok itu ramah


"kalian belum kenalkan?" Kata Yingjie dan keisya dan cowok itu menggeleng


"Ini kenalkan ini anak om, Raditya Yingjie. Nak ini perkenalkan ini anak om wilson, anak sahabat papa, keisya adelia wilson" ucap Yingjie kepada Radit dan keisya


"keisya"


"Radit"


Kami berdua sama-sama mengulurkan tangan untuk memperkenalan dan tersenyum ramah


"Cantik"


"Oh, yaa, ini perkenalkan ini sahabatku, renaldo bottier" ucap keisya


"Aldo"


"Radit"


mereka berdua sama-sama mengulurkan tangannya, aldo memandang Radit datar, sedangkan Radit memandang tersenyum ramah


"Oh, yaa, nak Radit,  tante dengar kamu mau meneruskan perusahaan papamu yang ada di indonesia yaa?! Tak salah namanya collin group yaa?!" Tanya adriana kepada Radit


"iya tante" ucap Radit tersenyum ramah


"Wah bagus dong, tante bangga sama kamu, kamu itu masih muda, tampan, baik, dan juga seorang CEO lagi di perusahaan papa kamu, wah pasti banyak wanita mengilai-gilai kamu bukan?" Ucap adriana


"Iya jeng, saking banyak wanita yang mengilai-gilainya membuat saya geram sendiri, bahkan ada mengaku-ngaku, pacarnyalah, tunanganlah, istrinya dan sebagainya. Dan saya bahkan sarankan dia untuk cari pacar supaya tidak banyak mengaku-ngaku lagi tapi dianya tidak mau"


"Wah benar begitu Radit" tanya ardiana tidak percaya dan Radit mengangguk malu "lalu kenapa kamu belum punya pasangan sampai sekarang?"


"Saya belum menemukan wanita yang belum tepat untuk saya tante. saya hanya ingin mencari wanita yang mencintai saya apa-adanya, bukan dari harta dan ketampanan saya" jelas Radit


"Kalau tante boleh tahu tipe wanita seperti apa sih?" tanya adriana penasaran


"Emm sederhana kok tan, aku menyukai seorang gadis yang apa adanya"


"Wow sederhana sekali yaa, hmm cocok dengan keisya berarti, yaa kan pa?" ucap adriana menyenggol bahu suaminya dan suaminya menggangguk


Dan juga membuat aldo dan keisya saling tatapan-tatapan


"Apa maksudnya nih?" Batin mereka berdua


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Sementara di rumah keisya semua orang sudah berkumpul, dimulai mamanya, tantenya, omanya, sahabat dan juga teman sekolahnya. Semua berkumpul untuk merayakan pestanya di rumah dan juga ada musik DJ yang dimainkan oleh Hazel dan juga membuat pesta makin seru dan meriah mengingat banyaknya anak muda disana


Di pintu utama berdiri dua pria tampan yang dikerumuni oleh para gadis teman sekolah keisya, siapa lagi kalau bukan arka dan jason yang berpakaian formal, rambut yang ditata rapi mampu memikat hati para gadis di sekelilinnya


Jason dan arka hanya menanggapi sambil tersenyum kepada para gadis itu dan membuat mereka teriak histeris akan ketampanan. Namun tiba-tiba mata jason diam terpaku menyadari sesosok yang baru saja datang


Mata tanpa berkedip melihatnya, sesosok seorang gadis cantik, dengan pakaian gaun panjang, make up tipis, dan rambut yang disanggul indah akan mempercantik penampilannya itu.


Olivia yang kaget dengan tatapan jason itu lalu tersenyum lalu menyapanya


"Hai" sapa Olivia kepada arka dan jason


Jason yang disapa tidak menyahut melainkan terus menatapnya, sedangkan arka tepat itu tersenyum seakan tahu arti tatapan jason


"Cantik yaa!!" Bisik arka


"tentu, very beautiful" guman jason tanpa sadar


Dan tentu saja didengar oleh olivia yang langsung membuat pipi merona merah dapat pujian dari jason. Arka yang mendengar itu langsung menenawakannya, dan beberapa detik kemudian jason sadar akan ucapannya dan langsung menatap tajam arka yang masih menenawakannya. Dan juga tersenyum malu ke olivia


Sedangkan david kini berada dibelakang panggung bersama rio, ia sedang latihan memainkan gitar untuk menyiapkan sebuah kejutan untuk keisya nantinya


"david" panggil cindy


"Hmm"


"Lo telepon aldo gih, suruh keisya kesini sekarang, semuanya sudah berkumpul


Masa orang ulang tahun belum juga datang?" ucap cindy


"Kenapa ga lo aja?" Ucap david malas menelepon aldo, ia tidak ada mood untuk bicara padanya karna sudah berhasil memancing emosi yang awalnya bahagia dengan ulang tahun gadis yang cintainya kini hancur beratakan


"Ayolah dav, lo jangan mulai lagi deh sifat kekanak-kanak lo itu. emang lo mau bikin keisya terus bersedih dengan ketidak hadiran kita di pesta ultah yang diadakan pokapnya itu. Ga kan? Jadi lo telepon dia sekarang, suruh dia kesini secepatnya, lalu bikin dia bahagia bersama kita" jelas cindy


"oke, baiklah gue telepon cowok sialan itu, puas lo!!" cerutu david pasrah lalu menekan nomor aldo


...❤️❤️❤️❤️❤️...


"Happy birthday keisya, happy birthday keisya, happy birthday, happy birthday, happy birthday keisya. Tiup lilinnya, tiup lilinnya sekarang"


Suara riuh dan tepuk tangan bergema di hotel menambah suasana ramai dan meriah


Keisya menutup kedua tangannya dan membuat suatu permohonan, beberapa saat kemudian ia meniup semua lilin itu hingga mati tak tersisa, suara tepuk tangan pun mulai terdengar


"Oke, baiklah siapa orang yang paling beruntung yang kamu kue yang pertama?" Kata Mc acara penasaran


"Tentu saja papaku" ucap keisya tersenyum lalu menghampiri papanya lalu memberikan kuenya, walaupun sejujurnya ia ingin memberikan kue pertama ke mama kandungnya sendiri. tapi karna mama tidak ada maka papanya beruntung


"untuk papa yang paling aku sayang, pa makasih papa udah buat pesta ini untukku, makasih papa selalu ada untukku. Walaupun papa pernah bikin aku kesal, marah, benci sama papa. Tapi percayalah rasaku itu lebih besar dari sayangku ke papa, aku sangat menyayangi papa, I love you my father" ucap keisya tulus lalu memeluknya


Wilson pun membalas pelukan anaknya itu, menangis terharu di pelukannya lalu mengecup pundak kepala anaknya itu


"papa juga sayang sama kamu sayang, sangat menyayangimu"


Dan juga membuat para tamu dan rekan bisnisnya menangis terharu saat melihat seorang ayah menangis terharu di pelukan anaknya, benar-benar tersanjung dengan mereka berdua. Termasuk juga Radit ikutan terharu padanya dan juga tersenyum penuh arti padanya. Lalu beberapa detik kemudian suara tepuk tangan menyadarkan suasana melow mereka berdua


Drrrt


Bunyi deruman ponsel aldo menyadarkan pandangan beralih ke ponselnya dan tertara nama david disana, lalu berjalan menjauh dari kerumunan


"Hello"


"LO DIMANA SEKARANG?"


Aldo menjauhkan ponsel dari telinganya benar-benar sakit kuping mendengar teriakannya


"Lo bisa ga sih pelankan suara lo itu, gue tahu lo kesal sama gue tapi ga usah teriak juga kali"


"Diam lo, cepat katakan dimana lo?"


aldo membuang nafas berat, benar-benar emosi menghadapi ini orang


"Gue masih di hotel"


"Cepat bawa keisya kesini sekarang, rayakan bersama kita"


"Iya, kira-kira 30 menit lagi gue sampai?"


"ALDOOO!!"


"iya bawel" ucap aldo langsung memutuskan sambungan telepon dengan david lalu tersenyum penuh kemenangan


Ia pun menghampiri keisya yang lagi mengobrol dengan papanya setelah pemotongan kue selesai


...❤️❤️❤️❤️❤️...


"Lo mau ajak kemana sih al" ucap keisya bingung karna aldo ke sebuah tempat dengan matanya tertutup saput tangan


"Udah lo tenang aja, bentar lagi kita sampai kok" ucap aldo memegang tangan keisya menuntun ia berjalan


"Iya tapi kemana" ucap keisya kesal


Aldo hanya diam tidak bergeming, benar kewalahan menghadapi dengan kebawelan yang terus bertanya,


"Dan sekarang lepas saput tangannya" ucap aldo telah sampai ke tempat tujuan dan keisya pun melepas saput tangannya dan......


"SUPRISEE!!!"


Semua teriakan dan ledakan conveti membuat keisya menutup mulut dengan telapak tangannya tidak percaya, tidak percaya dengan semua ini, tidak percaya dengan kehadiran sahabat, dan teman-teman yang sudah menyiapkan acara untuknya


"Kalian?!" Ucap keisya masih dengan wajah tidak percaya "Kalian ngerjain gue"


"Tentu" jawab cindy memeluk sahabatnya "Happy birthday keis"


"Lo ini yaa benar-benar" ucap keisya pura-pura kesal lalu mata berbinar saat melihat sesosok orang yang paling ia sayangi


"Mama"


"Happy birthday sayang" ucap mama keisha memeluk anaknya sekilas lali mencium pipi kiri, pipi kanan, dan pundak anaknya gemas memberikan rasa cinta padanya


"Jangan bilang mama juga mengerjai keisya" ucap keisha mengpourkan pipinya kesal dan membuat semua orang menenawakannya


"Lalu siapa lagi yang kerjain gue?" tanya keisha yang masih kesal


"Tuh liat" ucap louis menunjuk ke arah panggung dengan dagunya


Keisya pun mengarah pandangan ke arah panggung dan mata terblalakan tidak percaya saat melihat david duduk di kursi kayu dengan gitar ditangannya


"happy birthday keis" ucap david tersenyum


"Lo"


"Yaa, yaa, yaa, gue tau lo kesal" ucap david berkekeh pelan "tapi percayalah gue sama lainnya kerjain lo karna kami sayang lo dan ingin membuat lo bahagia dihari ulang tahun lo ini. Dan gue akan mempersembahkan sebuah lagu untuk lo keis, untuk seorang gadis yang gue cintai"


Keisha yang dari tadi membuang muka karna juga kekesalan terhadap david kini menatap davis diam terpaku, jantung berdetak cepat seperti kupu-kupu mengelitik diperutnya,


David sadar dengan tatapan itu pun bernyanyi memainkan gitarnya


Heart beats fast


Colors and promises


How to be brave?


How can i love whm i'm afraid to fall


But watching you stand alone?


All off my doubt suddenty goes away somehow


One step close


I have died everday waiting for you


Darling don't be afraid l have loved you


For a thousand years


I'ii love you for a thousand mure


Time stands still


Beuty in all she is will be brave


I will be brave


I will not let anything take awan


What standing in front of me every bereath


Every hour has come to this


I have died every day waiting for you


Daling don't be afrait


I have loved you for a thousand years


I'ii love you for a thousand more


One step closes


One step closes


[REFF]


I have died everday warting for you


Darlin don't be afraid,


I have love you for a thousand years


I'ii love you for a thousand more


And all alom I believed I would find you


I would find you time has brought


your heart to me


I have loved you


For a thousand years


I ii  love you for a thousand more


Suara tepuk tangan bergema di sudut ruangan kagum dengan suara bagus david yang begitu romantis kepada keisha tersenyum sambil menetes air matanya, air mata kebahagiaan terpancar dimata,


David pun turun panggung berjalan mendekati keisya sambil membawa satu burket bunga ditangan kanannya dan kado ditangan kirinya


"ini untuk lo keis" ucap david memberikannya "happy birthday, semoga kamu panjang umur, sehat selalu, selalu bahagia dan selalu mencintaiku"


Keisya tersenyum lebar dan memeluk david langsung


"I love you dav"


"I love you too keis" balas david membalas pelukan


Semua orang memandang kagum dan iri mereka berdua yang begitu romantis, termasuk mama keisya


Yaa tuhan kabulkan keinginan aku ini, aku ingin anakku bahagia bersama orang yang dicintainya, hidup semati bersama orang dicintainya, selalu berjuang mengejar cinta mereka karna doaku akan selalu bersama mereka BATIN MAMA KEISYA


"Eh lo berdua jangan bermesraan dulu kita masih punya acara" ucap felix


Keisya dan david langsung melepaskan pelukan dan tersenyum malu pada semuanya dan mereka pun menertawakan kami berdua


"Oke, sekarang kita mulai acara, kita mulai permotongkan gue" ucap kevin sebagai MC acara


Suara riuh happy birthday bergema di ruangan menambah acara makin meriah dan beberapa detik kemudian keisya meniup semua lilin hingga habis, dan suara tepuk tangan mulai terdengar lagi


"Oke, siapa yang kau kasih kue yang pertama keis" tanya kevin


"Ini untuk mama" ucap keisya memberikan kepada mamanya "Makasih sudah ada untuk semuanya ma, makasih telah melahirkan aku menjadi seorang wanita kuat dan tegar, makasih karna mama selalu ada untukku dalam suka-duka, makasih membuatku bahagia dihari ulang tahunku ini. Dan aku berjanji akan selalu ada di samping mama, melindungi mama dalam jiwa dan ragaku karna aku sangat menyayangi mama, I love you mom" ucap keisya tulus


Mamanya tersenyum bahagia  mendengar ucapan anaknya yang membuat terharu dan langsung memeluk anaknya itu


"Mama lebih menyayangimu sayang" bisik mama keisha


Semua orang yang menyaksikan itu tersenyum haru menyaksikan seorang ibu menangis bahagia di pelukan anaknya, dan juga membuat mereka merindukan ibu mereka masing-masing


Lalu suara tepuk tangan menyadarkan dan melepaskan pelukan mereka berdua


"Oke, aku rasa selesai acara melownya" ucap kevin menghapus air matanya kasar karna ia juga terharu dengan keisya yang sangat menyayangi ibunya, lalu berkekeh dan semua orang pun ikut berkekeh


"SAATNYA KITA BERPESTA" teriak kevin


"YUHUUU" sambut semua orang



Musik DJ mulai dimainkan yang berdentam dentum tidak karuan, semua orang disana  menikmatinya dengan menari-menarikan badan mereka, di acara ini tidak ada minuman alkohol yang layaknya di PUB, disini hanya ada minuman bersirup dan bersoda


"Dav" panggil keisya kepada david yang berada di samping


"Hmm"


"Makasih"


"Buat?"


"Karna lo udah bikin acara ini, bikin gue bahagia dihari ulang tahun gue ini, makasih atas semuanya dav" ucap keisya tersenyum lembut kepadanya


David pun tersenyum lebar dan mengelus pipi keisya lembut


"Keis, gue rela melakukan apapun itu asal bikin lo bahagia, bahagia dihari spesial lo, dan gue berjanji kepada diri gue sendiri akan selalu bikin bahagia lo setiap saat, selalu setia dan melindungi lo dalam jiwa dan raga gue"


Keisya tersenyum melihat ketulusan david lalu memeluknya


"Gue sayang lo dav"


"Gue juga sayang lo keis"


Mereka pun melepaskan pelukan mereka tersenyum penuh arti namun berlahan-lahan wajah mereka mulai dekat


dekat


Makin dekat


Makin dekat


Sangat dekat


Sangat.....


"OH TANTE ADELIA" teriak aldo lantang "david mulai cium bibir keisya nih tan"


"DAVIDDD"


Keisya dan david kompak menatap geram aldo yang sudah merusak ciuman pertama mereka


Aldo sialan batin mereka berdua


Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pesta dansa dengan pasangan mereka masing-masing dan tentu juga david dan keisya juga ikutan dengan musik DJ yang sudah digantikan musik dansa,


Tapi lain dengan hazel yang masih dimeja DJ ia tenyata mahir dalam memainkan musik DJ, ia memandang pasangan itu bahagia, benar-benar bahagia Karna sejujurnya ia masih mencintai keisya, belum bisa melupakan


Yaa tuhan, kirimkan kebahagiaan  selalu kepada orang yang aku cintai, walaupun hati aku sakit nantinya melihat orang yang aku cintai bersama orang yang dicintainya, bukan denganku, aku rela tuhan. Dan hilangkan rasa cintaku ini menjadi rasa sayang seorang sahabat, bukan seorang cowok kepada gadisnya. Aku mohon tuhan, kabulkan permintaanku ini  BATIN HAZEL


"woi ngamul aja lo" tegur aldo menyadarkan lamunan hazel dan berdiri disebelah dengan menyesap sirup ditangannya


"Pikirin apa?!"


"Ga ada"


"Sakit hati?!"


"Ga"


"Terus lo ngalamun sambil liat keisha. david itu apa?" Tanya aldo "Pasti lo sakit hati melihat mereka berduakan? Lo masih mencintai keisya kan?"


"Ga"


"Udalah hazel jujur aja sama gue, lo masih mencintai keisya kan?" Keluh aldo kepada hazel yang tetap keras kepalanya yang tidak mau mengakuinya


"Iya, gue masih mencintai keisya" ucap hazel mulai risih dengan pernyataan Aldo kepadanya lantas membuat aldo kaget "tapi gue lebih bahagia melihat orang yang gue cintai bahagia bersama orang yang dicintainya. Dari pada lo yang terus menganggu mereka berdua" sindir hazel


"wow kata yang bijak" kata aldo menepuk bahu hazel lalu tersenyum miring "gue akan berjuang terus sampai mendapatkan orang yang gue cintai"


"Tapi sampai kapan aldo?"ucap hazel tak habis pikir dengan jalan pikiran aldo


"Lo kan tau mereka berdua saling mencintai, tak akan bisa dipisahkan oleh siapapun"


"yaa mungkin sampai mereka berdua pacaran atau menikah, baru gue berhenti" jawab aldo asal lalu pergi begitu saja


Hazel hanya geleng-geleng kepala melihat


"aldo, aldo lo benar-benar gila"


...❤️❤️❤️❤️❤️...


"hai za?" Sapa cindy kepada kepada seorang pria


pria itu adalah Eza gionino teman lamanya waktu dia smp dan juga keisya karna ia juga diundang ke acara birthday party keisya. dan juga sangat menyukai Keisha diam-diam ketika mereka sama-sama SMP


"Hai" Balas Eza


"Lo apa kabar? Makin ganteng aja lo"


Eza berkekeh pelan mendapat pujian teman lamanya itu


"Gue baik, lo gimana?"


"Sangat baik" ucapnya tersenyum


"Ohh ya cin, cowok yang yang berdansa dengan keisya itu siapa?" Tanya eza kepada cindy ketika melihat keisya berdansa dengan david


"Kenapa, lo cemburu?"


"Ga, gue cuman tanya aja kok, lagi pula gue ga menyukai keisya lagi, lebih tepatnya menyukai sebagai seorang teman"


"Oh begitu" kekeh cindy "dia itu cowok yang cintai keisya sekarang"


"Oh, pacarnya?"


"Bukan, sahabatnya"


"Maksudnya?" ucap eza tidak mengerti dengan perkataan


"Keisya itu mencintai cowok yang bernama david, mereka berdua saling mencintai, tapi mereka hanya menganggap sahabat dulu karna keisya ga mau berpacaran untuk sekarang ini seperti yang dilakukan remaja pada umumnya"


"Kenapa?"


"Lo tahu kan keisya sangat menyayangi mamanya, ia ingin membuat mamanya bahagia terlebih dahulu baru dirinya bahagia bersama orang yang ia cintai"


"Wah makin kagum gue sama tuh anak" ucap eza geleng-geleng kepala  "pasti tuh cowok setia malah"


"Setia banget malah" ucap cindy takjup


"Terus lo kapan? Gue dengar udah putus sama rio yaa, dan rio udah move on dari lo beralih hati ke sahabat keisya sendiri, shiren? Sindir eza membuat cindy kesal


"Sialan lo, lo masih ngukit itu?" ucap cindy kesal "lo aja kali, baru gue"


Eza tertawa melihat kekesalan cindy dan gemas melihatnya


"Lo lucu yaa" ucap eza mencubit pipi cindy gemas


"Sakit za" rengek cindy mengelus pipinya lalu mengpourkan pipinya kesal membuat eza makin gemas melihatnya


Tapi siapa sangka ada orang lain melihatnya tidak suka, tidak suka melihat kedekatan cindy dengan Eza, orang itu adalah louis.


Louis baru sadar kalau ternyata ia sangat menyukai cindy, dan juga mencintainya dan ia tidak suka melihat cindy dekat dengan orang lain selain dirinya. pria itu tak tahan melihat pun mulai melangkah kakinya ke arah mereka berdua


"Cin ikut gue" ucap louis mengenggam tangan cindy kasar


"Apaain sih lo" ucap cindy menipiskan tangan louis kasar


"Lepas"


"Ikut gue" bentak louis membuat cindy dan Eza kaget dan juga semua orang yang ada divpesta ikutan kaget akan bentakan itu dan langsung pusat perhatian


"Lo kenapa hah?" Balas cindy tak terima dengan bentakanya dan juga tidak peduli dengan tatapan semua orang itu


"Gue masih ngobrol Eza"


"Gue ga suka lo dekat sama dia" ucap louis geram


"Emang lo siapa cindy sih" ucap Eza membela Cindy "lo bukan pacarnya bukan? Jadi terserah cindy doh dekat dengan siapapun selama tidak ada orang yang melarangnya"


"Iya louis, lo kenapa sih bentak-bentak gue? Lo cemburu hah?" Kata cindy


"IYA GUE CEMBURU, GUE SUKA LO CINDY"


"Apa?!"


HENING


Louis mengerutu dirinya yang bodoh mengucapkan alasan tidak kesukaan itu, ia sadar mengucapkan isi hatinya di momen tidak tepat


Akan sadar dengan tatapan semua orang ia langsung berbalik badan pergi karna tidak mau menanggung malu lebih lama lagi


"Lo kenapa kabur!" ucap cindy membuat langkah louis berhenti


"Gue juga menyukai lo kok"


Deg


Jantung  louis berdetak cepat, tubuhnya menenggang, hari terpesit bahagia, tapi ia tak mau terlalu berharap dulu


Ia langsung berbalik badan menatap mata cindy


"Cin, gue cuman...."


"Louis gue serius" ucap cindy tersenyum lebar lalu berjalan mendekati mengenggam tangan "Gue juga suka sama lo, lo yang selalu membuat gue nyaman dan bahagia jika berada di dekat lo, lo yang sudah berhasil bikin gue move on dari rio. Gue suka lo louis, juga mencintai lo" ucap cindy tulus karna sejujurnya ia juga menyukai louis walaupun momet tidak tepat mengutarakan isi hatinya


GLEB


louis langsung menarik cindy di pelukannya, ia benar-benar bahagia dengan cinta yang terbalas ini


"I LOVE YOU CIN"


"I LOVE YOU UIS"


Mereka pun melepaskan pelukan dan tersenyum hangat


"Jadi sekarang lo udah move nih cin!" Tanya Eza ikut bahagia melihat pasangan yang baru jadian


"Tentu...Ahh" jerit cindy tiba-tiba louis mengangkat tubuhnya dan berputar-putar kesenangan


"AKHIRNYAA GUE GA SENDIRI, YUHUUU" teriak louis langtang ia benar-benar bahagia sekarang


Semua orang yang memandang melongo tidak percaya ini, karna mereka yang mengenal louis yang selalu dingin dan cuek kini teriak girang kesenangan didepan semua orang,


Para sahabat ikut bahagia melihatnya, melihat louis akhirnya sudah menemukan tatapan hatinya yaitu cindy, dan begitu pula dengan cindy yang sudah move dari rio


Sedangkan keisya tersenyum bahagia, benar-benar bahagia dihari ulang tahunnya ini, ulang tahun yang disiapkan oleh orang yang dicintainya david yang dihadiri oleh mama, tantenya, oma arka, keluarga besarnya, sahabat dan temannya, dan juga bahagia bisa menghadiri ulang tahun diadakan papanya,


ia berjanji kepada dirinya sendiri tak akan pernah melupakan momen, moment yang paling berharga untuknya,


MY VERY HAPPY