Dear keisha

Dear keisha
PART 3



2 TAHUN KEMUDIAN


Kini keisha tumbuh seorang anak remaja, gue sekarang bukan keisya yg dulu, tapi keisya yg tomboi, jutek, emosian, baik, jago bela diri, dan jago balapan motor, dan juga gue mempunyai sebuah geng ( motor sport) yg bernama geng glader, dan Keisha ketuanya, yang beranggota,


louis yaitu seorang cowok yg ganteng, baik, tulus jago balapan, jago bela diri,


Shiren yaitu seorang cewek yang jutek, tomboy, baik jago bela diri dan balapan


Dan juga digo sepupu gue


Setiap geng pasti ada musuh yaitu geng powder (geng mobil) yg bernama devan (ketua geng) yg beranggota tasya, salsa, reza dan dicky


Dan ada 2 orang yg gue benci dalam geng itu, yaitu devan dan tasya (kakak-adik) itu karna mereka saudara tiri gue, karna mereka dan mama telah merebut papa, papa menikah dengan mamanya yg seorang janda, tapi mamanya sangat kaya raya memiliki perusahaan yg terbesar di indonesia dan itu lah sebabnya papanya menikahi mama devan dan salsa, lebih parahnya lagi pada saat mereka menikah mama kandungnya dalam keadaan sakit, itu lah sebabnya keisha benci mereka dan sekarang mereka satu sekolah


Loius dan shiren tidak tahu akan semua itu karna mengingat dirinya menjadi seorang penutup dan sangat sulit dipahami. hanya Keisha, digo dan saudara tirinya yang tahu


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Brrummm


Brrummm


Deru suara klapot motor sport mengema disudut jalan raya ibukota yg masih ramai, ini adalah waktu ya gue berangkat sekolah, di jalan sambil menunggu lampu hijau berlalu, tiba saatnya 3 motor menyusul yaitu anggota gengnya yaitu louis, shiren dan digo


"Lama banget sih lampunya" ucap shiren jengkel


"Gimana, kita balapan sampai ke sekolah, kalau siapa yg sampai duluan, dialah pemenangnya" Ucap digo


"Ok, gue setuju" ucap louis


"Gue juga setuju" ucap keisha dan shiren kompak


Satu......dua.....tiga


dalam hitungan meter telah tegurai jalan ibukota tentunya mereka saling salip menyalip, keisya berada terbelakang, namun tiba-tiba


"KEISYA AWASS"


Sebuah mobil sport putih hampir menabraknya dan tentunya keisya langsung berhenti, dan melihat sekilas pengemudi mobil sport tersebut adalah devan dengan gengnya. ia pun memundur motor untuk menunjukkan aksi motornya dengan meloncat dengan motornya bergabung kembali dengan geng yg kembali dan membuka helm, mengangkat tangan jembolnya kebawah dan mengejeknya


Sampai ke sekolah gue masuk ke kelas bersama louis dan shiren, dan digo pergi ke kelasnya yaitu kelas fisika sedangkan kami ke ke kelas biologi. Ketika masuk kelas, keisha melihat cewek-cewek merias diri dengan bedak dan lipstik diruangan kelas, merapikan rambutnya dan memoles wajah centil mereka,


"Ngapain tuh cewek-cewek dandan kayak gitu" kata louis


"Nggak tau gue" kata shiren


Sedangkan keisha tidak pedulikan mereka dan memilih duduk di mejanya


"WOIIY! INI RUANG KELAS UNTUK BELAJAR BUKAN UNTUK DANDAN" ujah shiren berteriak


Dan anak cewek berhenti melakukan aktifitasnya dan menatap tajam ke arah shiren


"Astaga shiren! Lo nggak tau" ujah dewi salah satu teman sekelasnya


"Tidak, emak kenapa" ujah shiren penasaran


"Di sekolah ini ada 2 cowok baru, salah satunya ada yg masuk ke kelas kita, cowok itu pindahan amerika, dan cowok itu gantenggg dan lebih penting lagi ia anak orang konglomerat" ujahnya menjelaskan


"Ganteng gue kali" ujah louis dengan percaya diri


Dewi hanya melotot tajam dan kembali melakukan aktifitasnya lagi


"Idihh, kepedean banget loe" ujah shiren dan duduk dibakunya bersama keisya


lima menit kemudian seorang guru masuk dengan setumpuk buku yang di gengamnya, semua anak kelas, semua anak dikelas kelas celingukan mencari si anak baru itu katanya tiba hari ini


"SELAMAT PAGI ANAK-ANAK"


seorang guru tersenyum melihat anak didiknya hari ini, wajah mereka tampak berseri-seri, kecuali louis, shiren dan keisya yang tampak jengkel


"sepertinya kalian sudah tahu hari ini kalian mendapatkan teman baru"


"YAA" jawab mereka serentak


"Baik anak-anak ibu akan memperkenalkan kalian dengan anak baru yg akan menjadi teman kalian semoga kalian bisa bersahabat baik dengannya"


Semua anak nampak antutias


"David,silakan masuk"


OH MY GOD


semua anak cewek dikelas ini terbelala saat anak baru masuk ke kelas, begitu pula dengan keisya tampak shock, cowok yg dimaksud dengan dewi adalah david cowok yg bikin jatuh cinta keisya pertama kali meski sekarang ia belum yakin pada perasaannya


Yang kini telah menjadi laki-laki yang sangat tampan, wajahnya nyaris sempurna bagai malaikat, hidung yg mancung, tinggi, putih, dan kedipan matanya yg membuat semua orang terpesona akan ketampanan


Jujur dirinya masih tak percaya bisa bertemu david lagi dan seķelas dengannya, keisha masih ingin melupakannya tapi mengapa dia datang lagi di kehidupannya, merasa dunia sempit Dan jujur Keisha masih cinta sama dia dan juga merindukannya, masih belum melupakannya tapi ia telah berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak memikikan masalah percintaan terlebih dahulu karna ia harus membuat mama bahagia dulu, karna mama sudah menderita terlebih dahulu ketika papa meninggalkan kami


"Baik david perkenalkan diri kamu" perintah sang guru dan david tersenyum


"Baik buk"


"Selamat pagi, nama saya david wiliam biasa dipanggil david, saya pindahan dari amerika, saya harap kita berteman baik"


" iya" semua anak cewek menjawab antusias perkenalan dari anak baru ini


"Baik david, kamu bisa duduk ditempat duduk kosong itu" ujah buk guru


"Baik buk"


David melangkahkan kakinya menuju meja kosong yg diperintahkan guru, sesaat setelah itu david menolek dan menatap mata keisya dengan tatapan dalam-dalam, mata mereka bertemu, sekilas keisya membalas tatapannya sedetik kemudian ia pun mengalikan pandangan ke arah lain, ia tak ingin rasa cinta datang kembali, disini david yg masih menepati keisya itu memperhatikan dirinya dengan seksama


ting ting ting...


Bel istirahat berbunyi. Keisha, louis dan shiren pergi pergi untuk memesan makanan dan minuman, duduk di kursi kantin tapi kecuali keisha tidak memesan makanan karna lagi malas makan


"Woiyy! Dengar-dengar dikelas kalian ada anak baru, anak baru cewek atau cowok!" Ujah digo datang tiba-tiba muncul dan duduk sebelah louis


"Kalau cewek kenapa! Kalau cowok kenapa!" ujah shiren jengkel


"Yaelah kok jawabnya gitu amat, jawab aja pertanyaan gue kenapa" ucap digo


"Digo digo digo" ucap loius geleng-geleng kepala " kita itu udah tau maksud loe apa, kalau cewek pasti loe sikat kan"


"tepat sekali louis" ucap keisya


"Hehehe"ucap digo garuk-garuk kepala yang tidak gatal "kok loe tau sih"


"Ya iya lah loe kan playboy"


"jadi siapa doh cewek atau cowok!" Ucap digo penasaran


"loe mau tau siapa anak baru itu" ucap louis meminum jus nya dan digo mengangguk-gangguk kepalanya "tuh liat "ucap louis mengalikan pandangan mata ke depan juga disusul digo dan begitu pula dengan shiren dan keisya


Ia menepati dua pemuda berjalan memasuki kantin sehingga membuat suara teriakan histeris para wanita yg berada dikantin pemuda itu adalah david dan tunggu....


Seperti keisha mengenali cowok yg ada disebelah david ia adalah rio yg kini tumbuh menjadi pemuda yang tampan, tinggi, putih, cool


"Ok juga" ucap digo memperhatikan mereka,


Digo pun berdiri dari tempat duduk dan melambaikan tangannya ke arah mereka


"HEY, LOE BERDUA ANAK BARU" ucap digo berteriak sehingga semua mata mengalihkan pandangan ke digo


Dan Keisha pun melihat david menunjuk diri sendiri kalau ia merasa digo memanggilnya


"Iya, loe berdua sini" ujah digo mengajak mereka bergabung


"Digo, loe jangan sok abrab deh sama mereka berdua" ujah louis tampak jengkel


ya ampun ngapain nih anak manggil mereka berdua sih


Gue lalu melihat mereka lagi yang sedang mendekat ke arah meja kami


Ya ampun dia mendekat lagi! Tapi kenapa jantung gue degan degan gini yah


"Loe manggil kami" ujah david yg sudah berada disamping louis


"Iya gue manggil loe berdua duduk bareng kita" ucap digo mengeser pantatnya begitu pun dengan kami, memberikan tempat duduk dan david duduk sebelah loius, sedangkan rio sebelah shiren


Sekali-kali gue memandang david sekilas melihat gue, dan sekilas mataku bertemu, tapi matanya langsung mengarah pandangan ke arah lain dan bersikap dingin


"Oh ya, gue digo" ucap digo menjabat tangannya untuk perkenalan


"Gue david" ucapnya membalas jabat tangan digo


Begitu juga dengan rio dan david menjabat tangan kepada loius, shiren membalasnya untuk perkenalan dan terakhir gue. Tanpa sadar lengan shiren menyenggol lengan ku agar aku membalas jabat tangan, gue lihat tangannya menunggu jabatku dan


"Gue keisya" ucap keisha cuek tidak membalas tangannya dan lekas menarik tangannya kembali


Dan loius, digo, shiren menatapnya heran karna tak sepertinya bersikap seperti ini, begitu pula dengan rio dan david


"kok gitu amat sih loe" ucap shiren berbisik kepada keisha


"Sorry keisya emang gitu orangnya, tapi dia baik kok" ucao digo tersenyum pada david dan rio


"Nggak apa-apa kok" ucap david membalas senyuman


Ya ampun senyuman bikin hatiku semakin mencintainya, wanita mana yang tak meleleh hatinya jika ia melihat tampan seperti david


Ya ampun keis loe harus sadar ingat janji loe


"Guy, gue cabut dulu yah" ucapku berdiri dan langsung pergi


"Hei, kemana lo" ucap digo ikut berdiri setengah berteriAk tapi keisya tak pedulikannya


"Udah biarin aja" ucap louis menempuk bahu digo


Mereka pun mengobrol dengan david dan rio, sehingga ada salah satu geng memperhatikan mereka